Aldhi Chandra
Jumat, 14 Agustus 2020 - 07:44 WIB

Naik Bluebird Makin Mudah dan Aman Pakai QRIS GoPay

Foto/Dok-BlueBird/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BlueBird/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kini semakin mudah dan aman bagi masyarakat untuk membayar layanan Taksi Bluebird tanpa kontak langsung melalui GoPay. Uang elektronik terdepan di Indonesia tersebut sudah hadir di lebih dari 11 ribu armada taksi Bluebird di seluruh Indonesia dengan memanfaatkan kode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank Indonesia. QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata “Memasuki era adaptasi kebiasaan baru, masyarakat semakin sadar akan pentingnya meningkatkan kebersihan dan keamanan dalam beraktivitas termasuk saat bertransaksi. Pembayaran digital lewat QRIS ini mampu menjadi pilihan utama untuk memudahkan masyarakat beraktivitas tanpa khawatir tentang resiko penyebaran COVID-19, karena transaksi QRIS dilakukan tanpa adanya sentuhan fisik. Ini juga sejalan dengan inisiatif J3K (Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan) Gojek yang mendorong pengguna aplikasi mengutamakan pembayaran digital lewat GoPay. Kami ingin agar kemudahan dan kenyamanan transaksi digital tanpa kontak melalui QRIS ini bisa
dimanfaatkan lebih banyak orang termasuk pengguna setia Bluebird.”

Budi melanjutkan, “Sejak awal diluncurkannya QRIS oleh Bank Indonesia, kami terus mendorong penggunaannya di berbagai sektor mulai dari donasi, kuliner, groceries, UMKM, hingga layanan transportasi. Hingga saat ini, metode pembayaran GoPay menggunakan QRIS telah dapat digunakan di lebih dari 400.000 mitra usaha GoPay. Kami percaya penggunaan metode QRIS dapat memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, terutama di masa adaptasi kebiasaan baru seperti saat ini.”

Direktur Bluebird Adrianto Djokosoetono mengatakan “Pandemi COVID-19 telah mengubah gaya hidup sebagian besar masyarakat di dunia. Penerapan protokol kebersihan dan kesehatan di seluruh aspek kehidupan termasuk mobilitas semakin meningkat. Di era adaptasi kebiasaan baru ini, kami terus berinovasi untuk mendukung masyarakat menjalankan aktivitasnya dengan mengedepankan kebersihan dan kesehatan di seluruh armada kami. Lewat teknologi QRIS yang terhubung ke GoPay, kami berharap dapat semakin memberikan rasa #PercayaYangAman tak hanya bagi pelanggan dan masyarakat luas tetapi juga para pengemudi armada kami.”

Adrianto melanjutkan, melalui kolaborasi ini, pengguna Bluebird hanya perlu memindai kode QR yang terdapat dalam taksi dengan layanan GoPay yang berada di aplikasi Gojek. Tanda bukti pembayaran juga langsung masuk ke aplikasi Gojek sehingga pengguna tak perlu lagi meminta struk ke pengemudi. “Selain mengutamakan kebersihan dan keamanan karena tanpa kontak langsung, proses pembayaran antara pengguna dan pengemudi melalui metode QRIS ini menjadi lebih cepat efisien karena tidak perlu repot menyiapkan uang pas ataupun kembalian.”

Kemudahan ini turut dirasakan oleh public figure dan juga pengguna setia GoPay, Patricia Gouw. “Sebagai
pengguna setia GoPay saya senang sekali sekarang GoPay sudah bisa digunakan di armada Bluebird.

Selama ini GoPay telah memudahkan saya bertransaksi dari bayar tagihan, berbelanja kebutuhan sehari-
hari hingga berdonasi. Nah dengan metode pembayaran digital GoPay di Bluebird makin mempermudah aktivitas saya sehari-hari. Terlebih ada kegiatan yang mengharuskan saya untuk beraktivitas di luar rumah, dengan GoPay dan Bluebird saya bisa semakin tenang bepergian, karena untuk bayar tinggal scan kode QR. Benar-benar minim sentuhan, selain bersih dan aman juga praktis dan efisien,” ujar Patricia.

Selain memaksimalkan pembayaran digital tanpa kontak dengan GoPay di armadanya, Bluebird juga menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna Bluebird selalu melakukan penyemprotan cairan desinfektan di seluruh armada taksi, melakukan pengecekan temperatur bagi pengemudi sebelum beroperasi.

Tak hanya itu, seluruh armada taksi Bluebird juga telah dilengkapi hand sanitizer serta dilakukan pengaturan tempat
duduk dalam mobil untuk menjaga jarak aman. Pengemudi Bluebird juga diwajibkan memakai masker dan dipastikan kesehatannya lewat pemeriksaan kesehatan secara bergulir termasuk rapid test sebelum

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/06/2026 14:51 WIB
Krom Bank Catat 1 Juta Rekening Hingga DPK Tembus Rp10 Triliun
Selain mencatat pertumbuhan jumlah rekening dan DPK, Krom juga menyatakan mampu mempertahankan profitabilitas secara konsisten sejak beroperasi sebagai bank digital.
 
Nasional
04/06/2026 14:00 WIB
Pemerintah Klim Penerimaan Pajak Mei 2026 Tumbuh 22%
Lonjakan penerimaan itu turut mendorong keseimbangan primer bulan Mei kembali ke zona positif.
 
Nasional
04/06/2026 11:21 WIB
Glodok Sentra Elektronik "Hidup Segan Mati Tak Mau" 
Para pedagang mengeluhkan pembeli yang semakin hilang membuat omzet penjualan turun drastis dan tidak sebesar seperti dahulu saat masih ramai, meski mereka kini mengandalkan pelanggan langganannya.
 
Nasional
03/06/2026 18:32 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
03/06/2026 15:51 WIB
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
03/06/2026 15:15 WIB
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
03/06/2026 14:32 WIB
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
Telkomsel