CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani bersama istri Ayu Heni Rosan, CIO Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir bersama jajaran pimpinan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia saat potong pita pada pembukaan Indonesia Pavilion di World Economic Forum (WEF), di Davos, Swiss (21/01/2026) (dok Danantara Indonesia)
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani memberikan sambutan pada pembukaan Indonesia Pavilion di World Economic Forum (WEF), di Davos, Swiss (21/01/2026) (dok Danantara Indonesia)
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani memberikan sambutan pada acara Indonesia Night di WEF Davos di Davos, Swiss (21/01/2026) (dok Danantara Indonesia)
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Vice Chairman of Roche Holding AG and Interim Co-Chair, World Economic Forum Andre Hoffmann, Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie, para pimpinan dan pendukung RGE Group, Pertamina, Indofood, Grab, Gajah Tunggal, Barito Pacific, BRI, Mandiri, EMTEK, Astra International, Lippo Group foto bersama pada acara Indonesia Night di WEF Davos di Davos, Swiss (21/01/2026) (dok Danantara Indonesia)
Penampilan kesenian tradisional Indonesia pada acara Indonesia Night di WEF Davos di Davos, Swiss (21/01/2026) (dok Danantara Indonesia)
ECONOMIC ZONE - CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, resmi membuka Indonesia Pavilion dalam rangkaian World Economic Forum (WEF) yang berlangsung di Davos, Swiss. Hadir selama sepekan pada 20–23 Januari 2026, Indonesia Pavilion menjadi wadah diplomasi ekonomi Indonesia untuk memperkenalkan potensi investasi serta peluang kemitraan strategis kepada pelaku usaha dan investor global.
Dalam acara peresmian tersebut, Rosan didampingi oleh Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, bersama jajaran pimpinan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, serta sejumlah Duta Besar Republik Indonesia. Mengusung tema **“Indonesia Endless Horizons”**, Indonesia Pavilion menampilkan berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Indonesia, termasuk kemitraan publik-swasta, diplomasi ekonomi, serta pembangunan yang inklusif dan berdampak.
Usai peresmian, rangkaian kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan penyelenggaraan **Indonesia Night**. Acara ini menghadirkan pertunjukan budaya, sajian kuliner khas Indonesia, hiburan, serta kesempatan berjejaring dengan mitra dan pemangku kepentingan dari berbagai negara. Kehadiran Indonesia Pavilion di WEF Davos 2026 sekaligus menandai debut Danantara Indonesia dalam forum ekonomi global tersebut.
World Economic Forum merupakan forum ekonomi internasional yang didirikan pada 1971 oleh Profesor Klaus Schwab. Forum ini dikenal sebagai platform kolaborasi publik-swasta yang mempertemukan para pemimpin negara, pelaku bisnis, dan organisasi internasional untuk membahas berbagai isu strategis global, dengan pertemuan tahunan yang rutin diselenggarakan di Davos, Swiss.
Komentar