Endang Muchtar
Rabu, 10 Juni 2026 - 16:21 WIB

Muruarar Ajak  BPK Bahas Penguatan Tata Kelola Program Perumahan

Foto/dok, kemen PKP/ECONOMICZONE
Foto/dok, kemen PKP/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Nyoman Adhi Suryadnyana guna membahas penguatan tata kelola dan akuntabilitas pelaksanaan program-program perumahan pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri PKP menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dan pengawasan yang selama ini dilakukan BPK dalam mendukung pelaksanaan program perumahan yang transparan dan akuntabel.

“Terima kasih kepada Pak Nyoman dan jajaran BPK atas berbagai masukan yang diberikan kepada Kementerian PKP. Saat ini tanggung jawab kami semakin besar seiring meningkatnya anggaran Kementerian PKP dari sekitar Rp5 triliun menjadi lebih dari Rp10 triliun. Selain itu, kuota rumah subsidi juga meningkat dan berbagai program pembiayaan perumahan seperti Kredit Program Perumahan terus diperkuat,” ujar Menteri PKP.

Ia menjelaskan bahwa Kementerian PKP saat ini tidak hanya fokus pada pembangunan rumah subsidi tapak, tetapi juga mulai menyiapkan berbagai skema pembangunan rumah susun sebagai solusi pemenuhan kebutuhan hunian di kawasan perkotaan.

“Karena itu kami ingin terus berkonsultasi agar tata kelola seluruh program berjalan dengan baik. Sesuai arahan Presiden Prabowo, kami harus bekerja dengan benar, efektif, dan cepat, namun tetap menjaga akuntabilitas dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku,” katanya.

Menteri PKP juga menyampaikan bahwa capaian rumah subsidi pada tahun sebelumnya menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah. Menurutnya, berbagai target yang lebih besar ke depan dapat dicapai selama seluruh pelaksanaan program dilakukan sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola yang baik.

“Kami optimistis target-target perumahan dapat tercapai selama dijalankan sesuai aturan dan tata kelola yang baik. Karena pada akhirnya yang terpenting adalah bagaimana program-program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Menteri PKP.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
10 jam yang lalu
Sektor Pangan Penyelamat Alat Berat di Kala Lesu di Tengah Perlambatan Pasar Pertambangan
Produksi alat berat anggota Hinabi turun sekitar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurutnya, penurunan tersebut terutama dipengaruhi melambatnya permintaan dari sektor pertambangan, sementara sektor non-tambang justru menjadi penyumbang terbesar terhadap penjualan.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Sinergi Kemenhut Hidupkan Kembali Ratusan Hektare Lahan Kritis di Sumut seluas 14.827 hektar.
Pada tahap awal, kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi 100.000 batang mangrove, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui Festival Adat dan Agama yang melibatkan masyarakat dari desa-desa di sekitar kawasan serta penandatanganan Maklumat dan Kesepakatan Konservasi sebagai…
 
Nasional
15 jam yang lalu
BTN dan BSN Kuasai Penyaluran FLPP Nasional Tembus 74% hingga Juni 2026
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bersama entitas anaknya, PT Bank Syariah Nasional atau BSN, menyalurkan sebanyak 67.518 unit rumah
 
Nasional
16 jam yang lalu
Hattrick Mitchell Baker Hancurkan Kamboja 5-1 di Pakansari!
Keunggulan cepat ini membuat para pemain Indonesia semakin percaya diri.
 
Nasional
27/07/2026 19:31 WIB
KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
program literasi keuangan bertajuk “Belajar Finansial Bareng KB Bank” di Jakarta bagi ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudhatul Azhar
 
Nasional
27/07/2026 11:37 WIB
BNI Antar Prestasi Indonesia Mendunia, Fajar/Fikri Pertahankan Gelar China Open 2026
Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mempertahankan gelar China Open
 
Nasional
27/07/2026 10:07 WIB
Peri Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia
Pengumuman tersebut disampaikan dalam keterangan resmi kepada media pada Senin (27/7/2026).
Ad Placholder