Endang Muchtar
Minggu, 30 November 2025 - 18:18 WIB

Denny JA Tekankan Suara Asia–Afrika di BRICS Award

Foto/dok. Denny JA/ECONOMICZONE
Foto/dok. Denny JA/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Penulis dan inovator sastra Indonesia, Denny JA, menegaskan pentingnya suara Asia, Afrika, dan Amerika Latin dalam peta sastra dunia ketika menerima BRICS Award for Literary Innovation 2025. 

Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada kreator yang dinilai membawa perspektif baru dan terobosan konseptual dalam dunia sastra global.

Dalam pidato kemenangannya, Denny JA menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya bentuk apresiasi terhadap karya peribadinya, tetapi merupakan pengakuan atas kekuatan narasi Global South—wilayah yang selama ini jarang didengar dalam kanon sastra arus utama.

-000-

Mengapa Sastra Global South Harus Didengar

Dalam pernyataannya, Denny JA menyoroti ketimpangan representasi dalam sastra dunia. 

“Kanon sastra global selama ini terlalu condong pada satu belahan dunia,” ujarnya. “Padahal, manusia tidak bernafas dari satu paru-paru saja.”

Ia menekankan bahwa imajinasi manusia juga tumbuh dari:

 • sawah-sawah di Jawa,

 • township di Johannesburg,

 • favela di Rio de Janeiro,

 • desa-desa kuno di sepanjang Sungai Yangtze dan Gangga.

“Di wilayah Global South, milyaran manusia hidup dengan sejarah yang penuh luka, keajaiban, dan paradoks. 

Suara-suara inilah yang layak berdiri sejajar dengan karya-karya terbesar dunia,” tegasnya.

Penghargaan BRICS, menurutnya, adalah upaya menyalakan “mercusuar baru” yang menyinari karya-karya yang selama ini menunggu untuk diakui.

-000-

Inovasi Sastra sebagai Kebutuhan Moral

Lebih jauh, Denny JA menekankan bahwa inovasi dalam sastra bukan sekadar gaya artistik, tetapi merupakan kebutuhan moral zaman.

“Setiap generasi memerlukan bahasa baru untuk memahami dukanya, harapannya, dan kontradiksinya,” tuturnya.

Di tengah dunia yang berubah cepat—teknologi melesat, ketimpangan membesar, dan luka sosial muncul dalam bentuk baru—sastra wajib menemukan cara baru untuk menyuarakan kebenaran.

“Inovasi sastra adalah jembatan antara kebenaran yang kita rasakan dan kebenaran yang akhirnya kita berani ucapkan,” katanya.

-000-

Puisi Esai: Suara Luka Sosial dari Indonesia

Denny JA juga menjelaskan alasan ia menciptakan genre Puisi Esai lebih dari satu dekade lalu. Genre ini menggabungkan investigasi faktual dengan imajinasi liris, sehingga tragedi nyata dapat naik menjadi karya sastra.

“Bagaimana memberi suara pada luka sosial yang tak dapat ditampung angka statistik, tetapi tidak cukup pula jika hanya dengan puisi?” tanya Denny JA.

Melalui puisi esai, isu-isu seperti perundungan, utang digital, korupsi, ketidakadilan gender, dan pergulatan hidup masyarakat biasa menjadi kisah yang bukan hanya didengar, tetapi dirasakan.

“Di sini, fakta tidak lagi dingin; emosi tidak lagi terisolasi. Penderitaan yang dialami menjadi makna bersama—dan karenanya, menjadi kemanusiaan bersama,” ujarnya.

Penghargaan BRICS ini, menurutnya, menunjukkan bahwa eksperimennya menemukan resonansi jauh di luar Indonesia.

-000-

Pesan Harapan untuk Penulis Muda Global South

Menutup pidatonya, Denny JA memberikan pesan yang kuat kepada generasi baru penulis Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

“Jika sastra mampu melakukan satu hal, biarkan ia mengingatkan kita bahwa setiap luka adalah pintu, dan setiap cerita adalah jembatan,” katanya.

Ia mengajak penulis muda untuk tidak meremehkan suara mereka:

“Realitasmu penting. Imajinasi kalian bukan catatan kaki dalam sastra dunia—tetapi masa depannya.”

-000-

Tentang BRICS Award for Literary Innovation

BRICS Literature Award merupakan penghargaan internasional yang menyeleksi karya dari negara-negara BRICS dan wilayah Global South, berfokus pada inovasi bentuk, nilai budaya, dan kontribusi terhadap lanskap sastra global. 

Tahun ini, Indonesia meraih penghargaan khusus untuk inovasi sastra melalui karya-karya dan gagasan Denny JA.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
6 jam yang lalu
Solusi Tekanan Air Rendah: WizFlo Hand Shower dari American Standard
Budaya Mandi dan Pentingnya Arus Air Stabil bagi Kesehatan
 
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Sikapi Perbedaan soal Polemik Aturan Outsourcing Antara Buruh dan Pengusaha
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 7/2026 tentang Pekerjaan Alih Daya yang diterbitkan Menaker Yassierli menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, awal Mei lalu.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Industri Kosmetik Menghadapi Jalan Buntu Diproyeksikan Melampaui US$10 Miliar pada 2026.
Ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor hingga potensi kenaikan harga, seiring tekanan geopolitik yang belum mereda menjadi hambatan nyata untuk mencapai potensi besar tersebut.
 
Nasional
07/05/2026 06:17 WIB
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Rekonstruksi Hukum Transfer Pricing Berbasis Kepastian Hukum untuk Mendukung Optimalisasi Penerimaan Negara Indonesia
 
Nasional
06/05/2026 15:24 WIB
Perry Ambil Langkah BI Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Berkaitan dengan dua hal penting mengenai nilai tukar usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka Selasa (5/5/2026).
 
Nasional
06/05/2026 14:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I/2026 Mencapai 5,61% (yoy), Tertinggi Sejak Kuartal I/2013
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan realisasi belanja APBN hingga Maret 2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen.
 
Nasional
06/05/2026 11:18 WIB
Aksi Nyata Canon: Ubah Sampah Botol Tinta Plastik Menjadi Harapan bagi Anak Prasejahtera
Bekerja sama dengan ATMI Recycle Studio dan didukung oleh Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ), inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi dampak sampah plastik sekaligus memberikan kontribusi edukatif bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Telkomsel