Endang Muchtar
Senin, 01 September 2025 - 20:44 WIB

Data BPS Angka Kunjungan Wisman Capai 8,53 juta, Meningkat 10,04% di Januari-Juli 2025

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2025 tercatat mencapai 1,48 juta kunjungan atau naik 13,01% dibandingkan dengan Juli 2024 yang sebanyak 1,31 juta kunjungan.

Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), mengatakan secara kumulatif sepanjang Januari hingga Juli 2025, total kunjungan wisman mencapai 8,53 juta kunjungan, atau meningkat 10,04% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Secara rinci, lanjutnya, kunjungan wisman pada Juli 2025 paling banyak dilakukan oleh wisatawan berkebangsaan Malaysia (14,32%), Australia (11,69%), dan China (9,76%).

BPS juga mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus), pada Juli 2025 tercatat mencapai 100,20 juta perjalanan, atau naik 29,72% dari Juli 2024.

Secara kumulatif, sepanjang Januari sampai Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 713,98 juta perjalanan, atau meningkat 19,25% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pada Juli 2025 jumlah penumpang angkutan udara internasional mencapai 1,8 juta orang, atau naik 14,56% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan keberangkatan penumpang juga terjadi pada moda kereta dan angkutan laut domestik.

Jumlah penumpang kereta yang berangkat tercatat 50,1 juta orang, naik 9,78% dibandingkan Juli 2024. Adapun penumpang angkutan laut domestik mencapai 2,9 juta orang, atau naik 11,55% dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, penumpang angkutan udara domestik tercatat sebesar 5,5 juta orang atau turun 9,41% dibandingkan Juli 2024. Dan penumpang ASDP mencapai 4,4 juta orang, atau turun 3,42%.

BPS juga mencatat, pada Juli 2025 jumlah barang yang diangkut menggunakan moda angkutan laut domestik mencapai 42,8 juta ton, atau naik 14,55% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah barang yang diangkut kereta tercatat sebesar 6,2 juta ton atau turun 3,43%. Adapun jumlah barang yang diangkut angkutan udara domestik tercatat sebesar 54.600 ton atau turun 0,18 % dibandingkan Juli 2024.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/03/2026 22:49 WIB
LPS Lantik Pejabat Baru, Perkuat Reorganisasi dan Kesiapan Penjaminan Polis
embaga Penjamin Simpanan (LPS) melantik sejumlah pejabat baru untuk mengisi posisi strategis sebagai Direktur Eksekutif, Direktur Group, Kepala Divisi, dan Kepala Tim
 
Nasional
03/03/2026 22:53 WIB
Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Indonesia Enterprise Risk Management dan Indonesia Best CFO Awards 2026
Bank Jakarta kembali memperoleh apresiasi atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan kinerja berkelanjutan dengan meraih dua penghargaan pada hari yang sama, yakni Indonesia Enterprise Risk Management 2026
 
Nasional
27/02/2026 10:38 WIB
Honda Bandung Center Bidik Pertumbuhan 15 Persen, Segmen SUV Jadi Tumpuan
Direktur Honda Bandung Center, Iwan Tjandradinata, menyatakan segmen SUV hingga kini masih menjadi penopang utama penjualan Honda di Jawa Barat.
 
Bisnis
26/02/2026 16:10 WIB
DBS Foundation dan UNICEF Bangun Sistem Pendidikan dan Gizi di NTT
UNICEF dan DBS Foundation dukung ribuan anak NTT lewat penguatan sistem pendidikan dan gizi terpadu.
 
Nasional
18/02/2026 22:52 WIB
Membangun Peradaban Digital dari Gerbang Wisata
Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antara sektor pariwisata dan perbankan. Kehadiran BTN dengan solusi digitalnya akan memberikan kemudahan bagi pengunjung dan mitra usaha di kawasan Ancol
 
Nasional
18/02/2026 21:36 WIB
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Bank Jakarta menghadirkan acara inklusi keuangan bertema “From the Pitch to the Branch”
 
Nasional
13/02/2026 11:10 WIB
Bank Jakarta Siap Dukung Pelita Jaya Jakarta Arungi Musim Kompetisi Bola Basket 2026
Bank Jakarta menjalin sinergi dengan Tim Bola Basket Pelita Jaya Jakarta untuk berlaga pada musim kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2026
Telkomsel