Endang Muchtar
Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:55 WIB

Polisi Imbau Tetap Fokus Belajar: Keterlibatan Pelajar SMA Aksi Demo di DPR Karena Ajakan Media Sosial

Sejumlah pelajar SMA memanjat pembatas besi rel kereta api St. Palmerah di area belakang gedung DPR/MPR RI. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Sejumlah pelajar SMA memanjat pembatas besi rel kereta api St. Palmerah di area belakang gedung DPR/MPR RI. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sejumlah pelajar SMA terlibat dalam unjuk rasa di area belakang gedung DPR/MPR RI hingga berakhir ricuh.

Polisi menyebut kedatangan massa pelajar dipicu oleh ajakan yang tersebar melalui media sosial.

"Ini pelajar ya, pelajar yang karena mendapat informasi dari media sosial," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (28/8/2025).

Ade Ary menjelaskan para pelajar sengaja hadir di lokasi aksi hanya untuk menonton jalannya demonstrasi.

Polisi menyesalkan kehadiran mereka di jam sekolah yang seharusnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

"Setelah ditanya sama rekan-rekan kami di lapangan, apa maksud dan tujuan adik-adik pelajar yang datang? Ingin menonton, menonton aksi unjuk rasa. Ini tidak perlu sebenarnya ya," jelasnya.

Ade Ary meminta para pelajar untuk memprioritaskan kegiatan belajar dan mengimbau orang tua agar melakukan pengawasan lebih ketat.

"Di sisi lain, ajakan-ajakan yang dari medsos beredar beberapa hari yang lalu itu, mohon juga kita sikapi dengan bijak, kita pilah, kita komunikasikan, jangan mudah terprovokasi, kita harus cerdas dan bijak bermedsos," imbuhnya.

Pantauan di lapangan, Kamis (28/8), massa pelajar melakukan aksi dari sisi kiri, tepatnya arah Palmerah, sementara masa aksi bergerak dari sisi kanan, arah GBK.

Hingga kini masih melakukan orasinya di depan Gerbang Pancasila.

Aksi sempat memanas namun akhirnya kembali kondusif setelah orator masa meminta pelajar untuk tertib.

Sementara itu, aksi yang didominasi pelajar berseragam SMA masih berlangsung memanas.

Mereka terlihat melempari petugas dengan batu dan botol kaca sehingga petugas menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Massa pelajar sudah dipukul mundur ke arah Palmerah dan sebagian terlihat berlarian menuju Stasiun Palmerah.

Beberapa orang berhasil diamankan petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi di depan gedung DPR mulai terurai, namun sisa bentrokan meninggalkan kerusakan parah.

 

 

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
7 jam yang lalu
Solusi Tekanan Air Rendah: WizFlo Hand Shower dari American Standard
Budaya Mandi dan Pentingnya Arus Air Stabil bagi Kesehatan
 
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Sikapi Perbedaan soal Polemik Aturan Outsourcing Antara Buruh dan Pengusaha
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 7/2026 tentang Pekerjaan Alih Daya yang diterbitkan Menaker Yassierli menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, awal Mei lalu.
 
Nasional
12 jam yang lalu
Industri Kosmetik Menghadapi Jalan Buntu Diproyeksikan Melampaui US$10 Miliar pada 2026.
Ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor hingga potensi kenaikan harga, seiring tekanan geopolitik yang belum mereda menjadi hambatan nyata untuk mencapai potensi besar tersebut.
 
Nasional
07/05/2026 06:17 WIB
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Rekonstruksi Hukum Transfer Pricing Berbasis Kepastian Hukum untuk Mendukung Optimalisasi Penerimaan Negara Indonesia
 
Nasional
06/05/2026 15:24 WIB
Perry Ambil Langkah BI Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Berkaitan dengan dua hal penting mengenai nilai tukar usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka Selasa (5/5/2026).
 
Nasional
06/05/2026 14:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I/2026 Mencapai 5,61% (yoy), Tertinggi Sejak Kuartal I/2013
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan realisasi belanja APBN hingga Maret 2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen.
 
Nasional
06/05/2026 11:18 WIB
Aksi Nyata Canon: Ubah Sampah Botol Tinta Plastik Menjadi Harapan bagi Anak Prasejahtera
Bekerja sama dengan ATMI Recycle Studio dan didukung oleh Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ), inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi dampak sampah plastik sekaligus memberikan kontribusi edukatif bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Telkomsel