Hendra Wiradi
Kamis, 28 Maret 2024 - 16:45 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan di Sulawesi XL Axiata Resmikan Jaringan Backbone Gorontalo – Palu

Foto/Dok-XlAxiata/ECONOMICZONE
Foto/Dok-XlAxiata/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - GORONTALO, 28 MARET 2024. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meresmikan beroperasinya jaringan backbone fiber optic jalur Gorontalo – Palu untuk melayani lonjakan trafik layanan seluler di seluruh Sulawesi dan mendukung layanan internet rumah. Dalam pembangunan jaringan tulang punggung ini, XL Axiata bekerja sama dengan PT Alita Praya Mitra. Direktur & Chief Technology Officer (CTO) XL Axiata, I Gede Darmayusa dan Direktur Utama PT Alita Praya Mitra, Teguh Prasetya meninjau langsung ke lokasi keberadaan infrastruktur backbone tersebut di Desa Isimu Raya, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Rabu (27/3).

Jaringan backbone Gorontalo – Palu yang menghubungkan dua provinsi di Sulawesi ini mulai dibangun pada tahun 2023. Jaringan ini memiliki keunggulan untuk memberikan proteksi guna memenuhi semua kebutuhan kapasitas dan meningkatkan kehandalan yang dibutuhkan oleh Masyarakat di Sulawesi.

I Gede Darmayusa mengatakan, "Sangat penting keberadaan akses internet yang merata di Indonesia dalam mendukung program inklusi akses internet. Di era serba digital ini, penyediaan infrastruktur penunjang layanan digital menjadi sangat urgen untuk dibangun hingga ke pelosok daerah agar kualitas layanan ke masyarakat juga maksimal. XL Axiata berkomitmen untuk memberikan layanan telekomunikasi yang terbaik bagi pelanggannya, salah satunya dengan jaringan backbone lintas provinsi sepanjang 1.150 km dari Kabupaten Gorontalo hingga ke Palu di Sulawesi Tengah.”



Gede menambahkan, keberadaan backbone jaringan fiber optic Gorontalo – Palu ini akan memperkuat infrastruktur jaringan yang sudah ada di Sulawesi, termasuk untuk kebutuhan perluasan ke area baru, maupun untuk meningkatkan kualitas jaringan yang sudah ada. Backbone fiber optic ini juga akan membantu memperkuat upaya XL Axiata untuk mendorong penetrasi layanan Fixed Broadband (FBB) dan juga Fixed Mobile Convergence (FMC) serta melayani kebutuhan pasar korporasi di wilayah Sulawesi dengan kualitas pengalaman jaringan yang lebih baik. Hal ini juga selaras dengan fokus perusahaan untuk terus memperluas bisnis layanan konvergensi di berbagai wilayah di Indonesia serta mendukung pemerintah dalam pemerataan penyediaan layanan Internet cepat bagi Masyarakat.

Teguh Prasetya menyatakan, "Dalam rangka mendukung kemajuan transformasi digital melalui pengembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, Alita terus mendukung operator seluler dalam melayani kebutuhan pelanggannya untuk meningkatkan kualitas jaringan backbone yang andal dan berkualitas, salah satunya adalah pembangunan dan peresmian penggunaan jalur Gorontalo – Palu dengan serat optik sepanjang 1.150 km ini untuk XL Axiata.”

Teguh Prasetya menambahkan, Alita percaya bahwa infrastruktur telekomunikasi yang berkualitas sangat penting dalam mendukung percepatan transformasi digital, kemajuan pertumbuhan ekonomi serta penerapan teknologi terkini di Indonesia. Dengan terus mendukung pengembangan jaringan backbone yang handal dan berkualitas, Alita Praya Mitra berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat konektivitas jaringan telekomunikasi berkualitas di berbagai wilayah, termasuk sepanjang Gorontalo dan Palu.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Alita Praya Mitra dalam memberikan dukungan untuk penyediaan layanan telekomunikasi yang berkualitas dan andal bagi masyarakat Indonesia. Dengan adanya jaringan backbone yang berkapasitas besar, stabil dan andal, diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna dalam menggunakan layanan telekomunikasi, termasuk akses internet yang berkecepatan tinggi dan berkualitas. Alita Praya Mitra berharap kolaborasi ini dapat menjadi pendorong bagi upaya bersama dalam pembangunan dan pemanfaatan infrastruktur telekomunikasi yang berkapasitas tinggi, andal, berkualitas serta tangguh guna menjawab tantangan perkembangan teknologi di masa depan.

Saat ini XL Axiata telah memiliki jaringan backbone di Sulawesi total sepanjang lebih dari 10 ribu km. Jaringan tersebut menopang lebih dari 9.800 BTS, termasuk lebih dari 6.400 BTS 4G di seluruh Sulawesi, di mana XL Axiata melayani total lebih dari 2.4 juta pelanggan. Sementara itu, di seluruh Indonesia, XL Axiata memiliki jaringan backbone sepanjang total lebih dari159 ribu km.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
1 jam yang lalu
Telkomsel Dorong Pertumbuhan Ekosistem Kreator AI Indonesia melalui AI Cinefest 2026
Capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI untuk berkarya sekaligus mengindikasikan tumbuhnya komunitas kreator AI di Indonesia.
 
Nasional
7 jam yang lalu
Sektor Garmen Indonesia Berpeluang Raih Tambahan Ekspor US$2 Miliar
Laporan ini menawarkan perspektif baru terhadap daya saing industri garmen Indonesia,
 
Nasional
8 jam yang lalu
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Integrasikan Investasi Saham ke OCTO Mobile
Kehadiran fitur investasi saham ini melengkapi instrumen pengelolaan kekayaan yang telah tersedia sebelumnya di OCTO, seperti reksa dana, obligasi (SBN Ritel dan obligasi sekunder), hingga jual beli emas.
 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Ad Placholder