Endang Muchtar
Kamis, 26 Januari 2023 - 17:31 WIB

PKB, NasDem Bertemu Gerindra Bentuk Kualisi

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - NasDem tengah mengunjungi Sekber koalisi Gerindra dan PKB di Jakarta Pusat, Kamis (26/1). Padahal, NasDem siap berkoalisi dengan PKS dan Demokrat.Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tak masalah dengan kunjungan NasDem tersebut. Mardani mengatakan tak ada yang salah dari silaturahmi antarpartai politik.

"Silaturahmi bagus. Dan kita juga terus mematangkan koalisi perubahan bareng Demokrat dan NasDem," kata Mardani kepada wartawan, Kamis (26/1).

"Semoga dalam waktu dekat bisa segera diumumkan bersama," lanjutnya.

Dia pun berpandangan tak menutup kemungkinan NasDem juga menawarkan Bacapres Anies Baswedan ke Gerindra dan PKB.

"Monggo saja. Bisa jadi untuk mengajak dukung Mas Anies juga," tandas dia.

Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali mengatakan, penjajakan koalisi dengan Demokrat dan PKS sudah hampir rampung. Pertemuan NasDem dengan Gerindra dan PKB diklaim bukan untuk mencari koalisi alternatif.

"Hari ini kami belum berpikir untuk mencari alternatif karena pembicaraan kami dengan PKS dan Demokrat juga sangat serius dan juga hampir rampung," ujar Ali. 

NasDem telah merencanakan bertemu dengan Gerindra-PKB sejak lama. Tidak ada hubungannya dengan pernyataan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait Sekretariat Perubahan dan dukungan Demokrat kepada Anies sebagai bakal calon presiden.

"Kebetulan merencanakan ini sebelum ada pertanyaan itu, jadi kami merencanakan ini sudah seminggu yang lalu, jadi sebelum ada pertanyaan itu, pernyataan juga saya baru baca tadi pagi kan," kata Ali.

Sehingga, pertemuan siang ini bukan untuk mengecilkan komunikasi yang telah dijalin NasDem dengan Demokrat dan PKS.

"Jadi saya pikir tidak mengurangi juga substansi pernyataan, kunjungan hari ini tidak mengurangi apa-apa gitu, kami tetap bersama Demokrat dan PKS," tegas Ali.

Dia menyebut pertemuan dengan Gerindra-PKB merupakan hal yang wajar. Sebab NasDem merupakan partai koalisi pemerintah yang mendukung Presiden Joko Widodo.

“Koalisi Gerindra dan PKB ini kan sahabat daripada Partai NasDem di pemerintahan. Tentunya menjadi hal yang wajar kalau kemudian hari ini kita berkunjung," ujar Ali.

Sehingga, pertemuan siang ini bukan untuk mengecilkan komunikasi yang telah dijalin NasDem dengan Demokrat dan PKS.

"Jadi saya pikir tidak mengurangi juga substansi pernyataan, kunjungan hari ini tidak mengurangi apa-apa gitu, kami tetap bersama Demokrat dan PKS," tegas Ali.

Dia menyebut pertemuan dengan Gerindra-PKB merupakan hal yang wajar. Sebab NasDem merupakan partai koalisi pemerintah yang mendukung Presiden Joko Widodo.

“Koalisi Gerindra dan PKB ini kan sahabat daripada Partai NasDem di pemerintahan. Tentunya menjadi hal yang wajar kalau kemudian hari ini kita berkunjung," ujar Ali.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
9 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel