Endang Muchtar
Jumat, 17 Juni 2022 - 18:19 WIB

Pluang Perkenalkan Kemudahan Akses Dana Pensiun Berbasis Teknologi

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dana pensiun merupakan investasi jangka panjang yang perlu disiapkan sejak dini. Pluang sebagai aplikasi investasi multi-aset terdepan di Indonesia turut mendukung Rakernas Perkumpulan DPLK (PDPLK) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertajuk “Optimalisasi Pemasaran dan Edukasi DPLK dalam Memfasilitasi Kebutuhan
Program Pensiun Pekerja di Indonesia” pada 9-11 Juni lalu. Rakernas PDPLK ini juga dihadiri oleh Kepala Departemen IKNB OJK Ahmad Nasrullah dan Ketua Umum PDPLK Nur Hasan Kurniawan.

Director of Business Development and Partnerships Pluang Andreas Agung Hendrawan menuturkan pentingnya memiliki strategi finansial menjelang masa pensiun. "Masa pensiun sejahtera dan bebas dari beban finansial merupakan idaman semua orang. Dengan menentukan tujuan pensiun sedari dini dan mengenal bentuk investasi di platform digital, para
peserta dana pensiun bisa memiliki pilihan lebih luas untuk mendiversifikasi aset investasinya dan memilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko masing-masing. Misalnya peserta dana pensiun bisa memilih instrumen investasi yang laju keuntungannya lebih cepat dari laju inflasi untuk terhindar dari depresiasi nilai aset.Para pelaku industri DPLK berfokus untuk untuk menggalakan digitalisasi akses layanan dana pensiun untuk mempermudah akses menjadi peserta dana pensiun.

Pada momen ini Pluang berkesempatan memperkenalkan inovasi produk dana pensiun berbasis teknologi yang dapat
meningkatkan daya tarik layanan dana pensiun untuk masyarakat Indonesia. "Rakernas ini merupakan wadah koordinasi para pelaku industri DPLK agar mampu menjaga pertumbuhan yang bagus selama ini. Kedepannya DPLK harusnya bisa memfasilitasi edukasi literasi keuangan dan mengembangkan inovasi produk digital, termasuk perlindungan konsumen” ujar Kepala Departemen IKNB OJK Ahmad Nasrullah.

Sementara itu, Ketua Umum DPLK Nur Hasan Kurniawan menekankan bahwa dukungan teknologi dan edukasi menjadi agenda penting bagi para pelaku industri DPLK. "Digitalisasi DPLK memang jadi keharusan di tengah era digital seperti sekarang. Perkumpulan DPLK sangat mendukung realisasi kemudahan akses DPLK melalui digitalisasi program pensiun yang berbasis teknologi. Agar peserta DPLK terus bertambah dan aset yang dikelola tumbuh signifikan”.

Harapannya strategi digitalisasi di industri DPLK ini juga dapat sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia akan pentingnya layanan dana pensiun. Rata-rata umur pensiun di Indonesia adalah 57 tahun dengan angka harapan hidup di rentang 69 hingga 73 tahun, menurut Badan Pusat Statistik. Para masyarakat Indonesia perlu menyiapkan bekal hidup di jeda waktu belasan tahun tersebut, termasuk biaya kesehatan, kebutuhan rumah
tangga sampai dana darurat.

Untuk diketahui, per Desember 2021 lalu, industri DPLK telah mengelola aset Rp. 114 triliun dengan lebih dari 3,1 juta peserta. Namun bila dibandingkan jumlah pekerja di sektor formal yang mencapai 56 juta dan informal 70 juta, angka kepesertaan DPLK tergolong masih rendah. Peningkatan literasi terkait Layanan Dana Pensiun juga akan berdampak positif pada jumlah peserta Layanan Dana Pensiun di Indonesia. Terbukanya akses informasi terkait dana pensiun diharapkan dapat membantu lebih banyak masyarakat mencapai kemandirian finansial di masa tua.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12 jam yang lalu
Ikuti Fit and Proper Test DPR, Cagub BI Destry Damayanti Tawarkan Sinergi Merah Putih
Uji kelayakan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Komisi XI DPR RI dalam memproses pengisian jabatan strategis di sektor keuangan nasional.
 
Nasional
12 jam yang lalu
Pertahankan Opini WTP 18 Tahun Berturut-Turut, Kemenko Perekonomian Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan Negara
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kemenko Perekonomian kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Tahun 2025.
 
Nasional
12 jam yang lalu
BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan
BNI memperkuat dukungan kepada Rumah Makan Pagi Sore melalui layanan transaksi digital, pengelolaan keuangan
 
Nasional
13 jam yang lalu
CIMB Niaga Gelar Wealth Xpo 2026 di Jakarta: Hadirkan Solusi Finansial Lebih Besar dan Navigasi Investasi di Tengah Dinamika Pasar
Melalui Wealth Xpo 2026, CIMB Niaga berkomitmen mengedukasi masyarakat, investor pemula, hingga nasabah High Net-Worth Individuals (CIMB Preferred dan CIMB Private Banking) dalam membangun fondasi keuangan yang kokoh.
 
Nasional
14 jam yang lalu
BTN Gandeng Relawan Bakti BUMN Topang Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan Masyarakat Langowan, Sulawesi Utara
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama Relawan Bakti BUMN Batch IX menghadirkan program pemberdayaan masyarakat di Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara
 
Nasional
24/08/2026 19:19 WIB
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melanjutkan pertumbuhan kinerja positif hingga Juli 2026, sekaligus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat. Perseroan bersama entitas anak, Bank Syariah Nasional (BSN), membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,51 triliun
 
Nasional
24/08/2026 19:16 WIB
TelkomGroup Salurkan Bantuan Kemanusiaan Hingga Rp1,3 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama operating company TelkomGroup menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan nilai mencapai Rp1,3 miliar (di luar dukungan konektivitas) bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Ad Placholder