Endang Muchtar
Selasa, 14 Juni 2022 - 16:28 WIB

Survei LSI Denny JA: Prabowo dan Ganjar Teratas, Anies Tercecer di 14,6%

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Lembaga survei LSI Denny JA merilis survei elektabilitas calon presiden (capres) pada Pilpres 2024. Hasilnya Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan menjadi tiga besar paling atas.

Survei LSI Denny JA menggunakan metodologi multistage random sampling, jumlah responden ada 1.200 responden. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini +- 2,9%, waktu riset dilengkapi riset kualitatif pada 24 Mei-7 Juni 2022.

"Kita memotret kira-kira siapa sebenarnya secara elektabilitas yang paling tinggi elektabilitasnya penerimaan masyarakatnya di survei terbaru kita, kita tahu bahwa ini ada 10 capres yang kita uji mulai dari Pak Prabowo sampai dengan Pak Moeldoko dan ini adalah hasilnya dan Prabowo Subianto ini masih menjadi yang terunggul di angka 28,9%," kata Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, dalam konferensi pers yang digelar virtual, Selasa (13/6/2022).

"Jadi dari data ini bisa kita bilang bahwa di luar dua tokoh yang sudah memegang tiket, Prabowo, Ganjar dan Anies 3 tokoh tertinggi elektabilitasnya sehingga tadi kita lihat bahwa ada 5 calon divisi utama untuk capres atau cawapres di 2024 nanti," kata Ardian.

Ardian mengatakan dari segi tingkat pengenalan Prabowo meraih 95,9%, tingkat kesukaan 76,4% dan elektabilitas 28,9%. Namun jika dibandingkan elektabilitas saat ini dengan Pilpres 2019, elektabilitas Prabowo dinilai cenderung menurun. Diketahui pada Pilpres 2019, Prabowo mendapat elektabilitas 44,59%.

"Sehingga kita membuat catatan untuk Prabowo sungguhpun Pak Prabowo kini tertinggi, tapi elektabilitasnya sudah jauh berkurang dibandingkan dukungan Pilpres 2019," ujarnya.
Sementara Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo meskipun memiliki elektabilitas yang tinggi tetapi tidak menguasai partai. Sedangkan masa jabatannya sebagai kepala daerah akan segera berakhir.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22/05/2026 19:58 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 19:52 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 15:02 WIB
Medco Memprediksi Gas Berpotensi Menggantikan Batu Bara Sebagai Transisi Energi Dunia
Roberto juga memprediksi transisi energi di Indonesia dan sebagian besar di kawasan Asia akan ditopang oleh keberadaan gas.
 
Nasional
22/05/2026 14:55 WIB
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
22/05/2026 14:27 WIB
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 11:23 WIB
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
 
Nasional
22/05/2026 10:36 WIB
S&P kritisi skema ekspor Danantara, IHSG anjlok, sovereign rating dipertaruhkan
IHSG anjlok 3,54% ke 6.094 dipimpin saham tambang pasca-pengumuman Danantara oleh Prabowo, sementara rupiah tetap melemah ke Rp17.678/USD meski BI menaikkan suku bunga 50bps ke 5,25%.
Telkomsel