Asep Saefudin
Selasa, 27 Juli 2021 - 21:21 WIB

Belanda Geser Nilai Investasi Jepang di Indonesia

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.Foto/Dok-BKPM/ECONOMICZONE
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.Foto/Dok-BKPM/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Belanda menggeser Jepang sebagai negara investor terbesar ketiga di Indonesia pada kuartal II 2021 dengan nilai mencapai USD 1,1 miliar. Jepang yang pada kuartal sebelumnya berada di urutan tiga turun ke posisi ke-4 dengan nilai investasi USD 700 juta.

Naiknya Belanda ke posisi ketiga disambut sumringah Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Naiknya realisasi investasi Belanda memberikan sinyalemen bahwa kepercayaan negara-negara Uni Eropa terhadap Indonesia mulai naik. 

"Di kuartal I yang masuk lima besar Swiss, di kuartal II Belanda nyodok ke tiga besar, ini artinya sebuah pesan yang positif bagi dunia internasional khususnya Eropa kepada Indonesia," jelas Bahlil.

Menurut Bahlil, paska hengkangnya Inggris dari Uni Eropa atau yang dikenal dengan istilah Brexit, sebagaimana Singapura, Belanda menjadi hub investasi negara-negara eropa ke Indonesia.

Ia menjelaskan pada kuartal II tahun 2021 ini total investasi asing yang masuk ke Indonesia adalah sebesar Rp116,8 triliun. 26,4 persennya berasal dari Singapura dengan nilai mencapai US$2,1 miliar. Selanjutnya, Hong Kong US$1,4 miliar atau setara 18,1 persen. Selasa, 27 Juli 2021.

Sebagian besar investasi itu, lanjut Bahlil, masuk ke provinsi Jawa Barat. Total nilai investasi yang masuk ke daerah ini mencapai Rp1,58 miliar dengan jumlah proyek 1.987.

Selanjutnya adalah ke DKI Jakarta senilai Rp962,4 juta dengan proyek sebanyak 3.925, diikuti Maluku Utara Rp952,2 dengan proyek 59 dan Sulawesi Tengah senilai Rp523,3 triliun dengan proyek sebanyak 100.

Bahlil mengatakan, Presiden Joko Widodo sangat konsern untuk menggenjot masuknya investasi. Hanya saja Presiden berpesan agar investasi yang masuk juga menyentuh sektor UMKM.

"Perintah pak presiden harus investasi yang inklusif, jangan yang besar-besar aja tapi UMKM juga diurus, jangan urus investasi di Jawa aja, tapi juga di Luar Jawa, makanya kami konsisten," ujar Bahlil.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Layanan KRL Pagi Ini Berjalan Tertib, Pengguna Mulai Beradaptasi Dengan Layanan di Stasiun Manggarai
Pengguna KRL pada Senin pagi (27/9) tercatat meningkat jumlahnya dibanding Senin pekan lalu. Namun pengguna dapat tertib mengikuti penyekatan dan protokol kesehatan di stasiun maupun KRL. Para pengguna juga mulai beradaptasi dengan penyesuaian layanan di Stasiun Manggarai.
 
Nasional
4 jam yang lalu
Dua Proyek Listrik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai, TKDN Capai 65 Persen
PT PLN (Persero) berkomitmen mendukung pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang digarap PT Kereta Cepat Indonesia – China (KCIC) dengan pasokan listrik yang andal.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Dukung Nelayan Naik Kelas, BUMN Klaster Pangan Ekspor Perdana Gurita ke Amerika Serikat
BUMN Klaster Pangan melakukan ekspor perdana Gurita Steam (ready to eat) dan Gurita whole frozen Volume 132 ton atau sebanyak 6 (enam) container 40 feet ke Amerika Serikat melalui PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Rawat Satwa yang Terluka, KPI Bangun Klinik Karantina Taman Wisata Alam Sorong
Sejumlah petugas di Taman Wisata Alam (TWA) Sorong, Papua Barat terlihat sibuk menerima kedatangan warga. Para warga datang ke TWA dengan membawa sejumlah satwa ilegal liar dalam kondisi terluka, seperti burung Kakak Tua Raja, Cenderawasih, Lau Lau, berbagai jenis kadal, dan lain-lain.
 
Nasional
22 jam yang lalu
BRI Dorong Pemberdayaan Ekosistem Bisnis Klaster
BRI terus mengambil peran dalam mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pemulihan UMKM selama masa pandemi baik di wilayah perkotaan hingga ke pelosok-pelosok daerah.
 
Nasional
23/09/2021 17:42 WIB
Penumpang dari Luar Negeri Wajib Tes PCR di Bandara Soetta
Berdasarkan surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 77/2021, salah satu ketentuan yang harus dipenuhi oleh seluruh penumpang dari luar negeri adalah menjalani tes COVID-19 yakni tes molekuler isotermal (NAAT/jenis lainnya) di bandara kedatangan yang hasilnya dapat diterbitkan…
 
Nasional
23/09/2021 17:30 WIB
Asyik, Rapid Test Antigen di Stasiun Kini Cukup Bayar Rp45.000
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di seluruh stasiun yang memiliki layanan antigen dari sebelumnya Rp85.000 menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaan. Tarif baru ini berlaku mulai 24 September 2021.
Telkomsel