Roni Mawardi
Kamis, 08 Maret 2018 - 12:16 WIB

PTBA Fokus Garap Proyek Jangka Panjang

Proyek gasifikasi batu bara
Proyek gasifikasi batu bara
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) konsisten menjalankan beberapa proyek pengembangan jangka panjang sebagai wujud keberlanjutan perusahaan. Proyek tersebut di antaranya proyek coal bed methane yang berlokasi di Tanjung Enim dengan nilai investasi mencapai US$14,46 juta dan beroperasi komersial pada 2022. Di lokasi yang sama, perusahaan juga menggarap proyek gasifikasi batu bara yang terdapat di Tanjung Enim ini diperkirakan berkapasitas 2.600 ton per hari dan membutuhkan investasi sebesar US$1,6 miliar.

Selanjutnya, PTBA tengah mengejar peningkatan jalur kereta api di Tanjung Enim-Kertapati dan Tanjung Enim-Tarahan yang diproyeksikan dapat mengangkut masing-masing 5 juta ton (2019) dan 25 juta ton (2020).  Ada juga proyek pengembangan baru jalur kereta api di Tanjung Enim-Prajun dengan kapasitas angkut 10 juta ton (2022), Tanjung Enim-Srengsem 20 juta ton (2022), serta Tanjung Enim-Lampung 7,5 juta ton (2022).

Di bidang kelistrikan, PTBA membangun pembangkit listrik di Bangko Tengah berkapasitas 2x620 megawatt. Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai US$1,6 miliar dan beroperasi komersial sekitar 2021. Proyek pembangkit listrik lainnya adalah PLTU Pranap berkapasitas 2x300 MW (investasi US$1,2 miliar), PLTU Sumsel 6 dengan kapasitas 2x300 MW (US$900 juta), PLTU Kuala Tanjung 2x350 MW (US$780 juta), serta PLTU Halmahera 2x40 MW (US$150 juta).

Direktur Utama Arviyan Arifin mengatakan, pihaknya memproyeksikan volume penjualan selama 2017 mencapai 23,62 juta ton atau lebih tinggi 13,83%, dari capaian tahun sebelumnya 20,75 juta ton. Sementara itu, produksi batu bara diperkirakan sebanyak 24,23 juta ton pada tahun lalu atau naik 23,05%, dibandingkan realisasi tahun lalu 19,69 juta ton. 

“Kami optimistis, dengan perkiraan kinerja operasional tersebut dapat mendongkrak perolehan laba bersih dan pendapatan sepanjang 2017. Namun, angka detailnya masih dalam audit,” pungkas Arviyan. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
13 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
13 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
17 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel