BNI
Senin, 01 Februari 2021 - 15:19 WIB

Ekosistem Keuangan BNI Sentuh Ponpes di Bondowoso, Ikan Nelayan Bisa Diekspor

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus mengembangkan pelayanannya dengan lebih inovatif untuk membantu usahawan mikro kecil dan menengah agar segera bangkit setelah didera pandemi Covid - 19. Pelayanan ekstra yang melampaui jasa keuangan standar ini diberikan BNI dengan bekerjasama dengan berbagai pihak, kali ini diterapkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al - Ishlah Bondowoso, Jawa Timur. Ponpes ini tepat sebagai lokasi percontohan pengembangan ekosistem keuangan BNI pada sektor perikanan darat.

Pembentukan ekosistem keuangan ini ditandai dengan kunjungan  Direktur Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ines Rahmania ke Ponpes Al - Ishlah, akhir pekan ini. Pada kesempatan tersebut BNI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada sejumlah nelayan Bondowoso dan sekitarnya. Hadir pada kesempatan tersebut  Wakil Pemimpin BNI Wilayah Malang Yugo Heriawan dan secara visual dari Jakarta, VP Divisi Hubungan Kelembagaan BNI Ahmad Salman Somantri. 

Dengan adanya ekosistem keuangan ini, upaya membantu para nelayan perikanan darat dan laut menjadi lebih lengkap dan menyeluruh. Sebelumnya, pelayanan keuangan masih sebatas transaksi keuangan Agen46 standar seperti pembukaan rekening para santri, sistem e-collection untuk penerimaan pembayaran santri, dan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) kepada mitra yang tergabung dalam ekosistem pondok pesantren Al - Ishlah. Kini, dengan adanya sinergi BNI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan mitra start-up pelayanan mencakup seluruh kebutuhan nelayan perikanan darat, mulai dari kebutuhan benih ikan, menjamin penyerapan hasil panen, hingga menghubungkan produk-produk perikanan darat ke pasar ekspor.

Selain itu juga tersedia akses layanan perbankan lain dan juga pendampingan melalui Program Kemitraan. Petambak dapat mengakses pembiayaan dengan mudah dan murah, disertai pendampingan yang akan diberikan untuk meningkatkan produktivitas petambak. 

Terdapat juga tambahan pelatihan keterampilan bagi Ibu-Ibu Nelayan dalam mengolah hasil laut, pelatihan pemasaran dan packaging, literasi keuangan, serta penjualan hasil perikanan darat di pasar ekspor melalui jaringan pasar mitra BNI. Agar berbagai fasilitas tersebut terpenuhi, BNI berperan dalam menginisiasi adanya kolaborasi berbagai pihak lain, termasuk dengan Kementerian Pertanian RI. 

Pada kesempatan ini, KKP memberikan bantuan berupa gudang beku, dan paket peralatan pengolahan ikan kepada beberapa kelompok usaha perikanan di daerah Pasuruan dan Bondowoso. Selain itu KKP juga membagikan 500 paket Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) kepada santri Ponpes Al-Ishlah yang berisi olahan makanan ikan dan materi tentang kandungan gizi dan manfaat ikan.

Ines menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program Gemarikan yang dilaksanakan oleh KKP. Diharapkan hasil panen yang akan dihasilkan akan dibeli Pesantren untuk dikonsumsi oleh para Santri.

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menambahkan, “BNI akan tetap terus mensukseskan pembangunan perekonomian Indonesia melalui peningkatan inklusi keuangan dengan memanfaatkan layanan perbankan baik pembiayaan, hingga penyimpanan, guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera,” ujarnya.

Pembentukan ekosistem finansial di pondok pesantren ini merupakan bentuk dukungan BNI dalam meningkatkan Inklusi Keuangan di segala sektor. Dengan adanya bantuan yang diberikan oleh KKP, potensi pengembangan bisnis pondok pesantren semakin besar. Begitu pula BNI dalam  menjawab kebutuhan dan permintaan pasar serta selaras dengan program DigiKU yang digaungkan pemerintah, maka implementasi Pengembangan ekosistem digital ini juga didukung dengan penggunaan teknologi digital berbasis aplikasi & data base yakni berupa BNI MOVE.

Komitmen BNI dalam mendukung kesejahteraan para pelaku UMKM khususnya di sektor kelautan dan perikanan tercermin dengan realisasi penyaluran KUR di BNI secara besaran yang telah disalurkan selama tahun 2020 sebesar Rp 21,26 triliun serta menyentuh 239.527 penerima KUR di seluruh Indonesia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
28/07/2021 17:55 WIB
Stasiun Jakarta Kota dan Rangkasbitung Siapkan Vaksinasi Pengguna KRL dan Masyarakat Umum
PT KAI Comuter terus menambah lokasi vaksinasi bagi pengguna KRL dan masyarakat umum sekitar stasiun. Jika kemarin sudah dilaksanakan di dua stasiun yaitu Stasiun Duri dan Angke, maka mulai hari ini ditambah lagi di dua stasiun yaitu Stasiun Jakarta Kota dan Rangkasbitung.
 
Nasional
27/07/2021 21:32 WIB
Laba Bank BJB Tumbuh 14,42 Persen di Semester Pertama 2021
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (Bank BJB) sukses memetik pertumbuhan laba sebesar 14,42 persen pada semester pertama tahun 2021.
 
Nasional
27/07/2021 21:21 WIB
Belanda Geser Nilai Investasi Jepang di Indonesia
Belanda menggeser Jepang sebagai negara investor terbesar ketiga di Indonesia pada kuartal II 2021 dengan nilai mencapai USD 1,1 miliar. Jepang yang pada kuartal sebelumnya berada di urutan tiga turun ke posisi ke-4 dengan nilai investasi USD 700 juta.
 
Nasional
27/07/2021 21:13 WIB
Pemerintah Terima Donasi 17 Ribu unit Oksigen Konsentrator
Pemerintah menerima donasi 17 ribu unit oksigen konsentrator dari berbagai pihak yang akan segera didistribusikan ke sejumlah rumah sakit yang menangani pasien covid-19.
 
Nasional
26/07/2021 16:23 WIB
XL Axiata Terus Perluas Jaringan Jaringan XL Axiata Jangkau 5.102 Desa di Provinsi Aceh
Seiring dengan terus meningkatnya trafik data di seluruh area Provinsi Aceh, PT. XL Axiata Tbk (XL Axiata) juga terus memperkuat jaringan di wilayah tersebut.
 
Nasional
26/07/2021 15:58 WIB
Usai Karyawan Terinfeksi COVID-19, KIA Tutup Salah Satu Pabrik
Puluhan pekerja Kia Motor Korea Selatan terinfeksi COVID-19 berapa hari terakhir ini. Akibatnya sejak Senin (26/7) produsen otomotif asal Korea Selatan itu menghentikan operasi di salah satu dari delapan pabrik domestiknya.
 
Nasional
26/07/2021 15:49 WIB
Luhut Ajak Bangsa Solid Hadapi Varian Delta
Koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa -┬áBali, Luhut Binsar Pandjaitan mengajak seluruh komponen bangsa solid dalam mengatasi penyebaran virus Covid-19 varian Delta menyusul keputusan pemerintah untuk melanjutkan PPKM Level 4 dan Level 3 hingga 2 Agustus…
Telkomsel