Endang Muchtar
Jumat, 25 September 2026 - 19:08 WIB

Dana Pensiun RI Tembus Rp1.699 T, OJK Soroti Rendahnya Literasi

Foto/ok. OJK/ECONOMICZONE
Foto/ok. OJK/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah peserta dana pensiun di Indonesia mencapai 30,67 juta orang hingga Juli 2026. Di sisi lain, tingkat literasi dan inklusi dana pensiun masih tergolong rendah.

Total aset dana pensiun tercatat mencapai Rp1.699,99 triliun, tumbuh 6,70% secara tahunan. Namun, tingkat literasi dana pensiun pada 2026 baru mencapai 22,21%, sedangkan inklusinya sebesar 5,10%.

Kondisi tersebut menjadi perhatian OJK dalam penguatan industri dana pensiun. Hal ini dibahas dalam Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026 di Jakarta, 24-25 September 2026.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan penguatan industri dana pensiun tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan aset.

“Tidak cukup hanya fokus pada pertumbuhan industri, tetapi harus secara bersamaan memastikan bahwa sistem dana pensiun semakin kuat, terintegrasi, inklusif, dan mampu memberikan manfaat yang memadai bagi masyarakat,” kata Friderica, Jumat (25/9/2026).

Dia juga mengingatkan masyarakat agar mulai mempersiapkan dana pensiun sejak memasuki usia produktif.

“Kalau kita bicara tentang persiapan pensiun, bukan nanti menjelang-menjelang, tetapi justru dari first day seseorang itu bekerja, sudah harus bisa memikirkan tentang retirement plan-nya seperti apa,” ujarnya.

*Replacement Ratio Masih Rendah*

OJK mencatat replacement ratio atau rasio manfaat pensiun terhadap penghasilan sebelum pensiun di Indonesia masih berada di kisaran 15-20%. Angka tersebut masih di bawah standar 40%.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan kondisi ini menunjukkan perlunya kolaborasi antara pemerintah, regulator, pemberi kerja, pekerja, asosiasi, dan penyelenggara program pensiun.

“Pengembangan dan pendalaman pasar industri dana pensiun tidak bisa kita lakukan sendiri-sendiri. Kita harus berkolaborasi,” kata Ogi.

OJK mengidentifikasi empat tantangan utama dalam memperluas kepesertaan dana pensiun, yakni literasi, kemampuan masyarakat menyisihkan pendapatan, akses, dan kepercayaan.

Perluasan kepesertaan juga diarahkan kepada pekerja informal dan pekerja mandiri yang memiliki karakteristik pendapatan berbeda dengan pekerja formal.

OJK mendorong pengembangan produk pensiun yang lebih fleksibel, perluasan distribusi melalui platform digital, serta penguatan kemitraan dalam ekosistem dana pensiun.

Menurut Ogi, semakin luas kepesertaan dan semakin besar kontribusi akan menciptakan sumber dana jangka panjang yang lebih besar dan stabil.

“Dengan lebih banyak peserta, dengan lebih besar kontribusi dan akses yang lebih luas, kita berharap dana pensiun memberikan sebuah pool uang jangka panjang yang lebih besar dan stabil,” ujarnya.

Selain memberikan perlindungan finansial saat pensiun, dana pensiun juga diharapkan semakin berperan sebagai investor institusional jangka panjang untuk mendukung pendalaman pasar keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional. (nck)

TAGS
  1. Ojk
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
Debut Akting Azka Corbuzier di New York Dipuji, Home, Almost Sentuh Emosi Penonton
Pemutaran perdana dunia film pendek Home, Almost di Urbanworld Film Festival 2026, New York, menjadi momen berkesan bagi Azka Corbuzier yang menjalani debut aktingnya melalui film tersebut. Karya arahan Tumpal Tampubolon itu mendapat sambutan antusias, dengan sejumlah penonton menyampaikan…
 
Nasional
13/10/2026 08:04 WIB
Telkom University Terus Berkoordinasi dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif
Telkom University dukung upaya pencarian bersama keluarga dan pihak berwenang
 
Nasional
13/10/2026 02:00 WIB
Kolaborasi Tokopedia & TikTok Shop Dongkrak Transaksi Momami hingga Dua Kali Lipat Lewat #BeliLokal Brand Day
melalui Tokopedia dan TikTok Shop, didukung oleh puluhan ribu video affiliate creator setiap bulannya.
 
Nasional
12/10/2026 19:00 WIB
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan
 
Nasional
12/10/2026 14:56 WIB
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi
InfraNexia siapkan kapasitas backbone hingga 600 Gbps di sejumlah titik kritikal untuk menjamin kelancaran operasional acara
 
Nasional
09/10/2026 16:51 WIB
Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026
Melalui Telkom Solution, Telkom mempertemukan kapabilitas teknologi dan kolaborasi lintas sektor guna mendorong pemanfaatan AI yang berdampak bagi bisnis
 
Nasional
08/10/2026 17:09 WIB
Wapres Dukung Produk Kreatif Wirausahawan Muda di INACRAFT 2026 Youthpreneurs
Dalam peninjauannya, Wapres beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming melihat beragam produk yang dipamerkan para wirausahawan muda, mulai dari produk kriya hingga berbagai produk kreatif lainnya.
Ad Placholder