MA
Kamis, 11 Februari 2021 - 12:44 WIB

Dukung Peningkatan Gizi Masyarakat dan Stabilitas Harga Telur, RNI dan 2 BUMN Lainnya Salurkan Bantuan Telur Ayam di 5 Provinsi

Foto/Dok PT RNI/Economiczone
Foto/Dok PT RNI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dalam rangka membatu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi serta berkontribusi dalam stabilisasi harga telur ayam, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) turut berpartisipasi dalam Program Bantuan Telur yang digagas Kementerian BUMN. Penyaluran bantuan dilakukan oleh RNI pada, Rabu, 10 Februari 2021, di Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Romelan.

Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi mengatakan, usai dilakukan penyerahan secara simbolik, bantuan langsung didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, program ini memiliki dua tujuan utama, yaitu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan telur untuk peningkatan gizi serta menstabilisasi harga telur ayam di masyarakat yang sempat melonjak belakangan ini.

“Sasaran dari program ini adalah masyarakat yang membutuhkan peningkatan gizi. Agar tepat sasaran, kami bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dalam pendataan masyarakat yang memiliki status gizi buruk. Kami berharap program bantuan telur dari BUMN ini dapat bermanfaat meningkatkan gizi masyarakat dan menjaga stabilitas harga telur,” ujarnya.

Arief mengatakan, dalam program ini, RNI menjadi penanggung jawab untuk penyaluran bantuan di Kabupaten Blitar. “Sebanyak 2 ribu pak telur disalurkan kepada seribu kepala keluarga di Kabupaten Blitar. Selain itu, RNI juga berkontribusi sebagai penyedia telur ayam bagi Pertamina dan PIHC yang akan distribusikan di kota/kabupaten lainnya. Telur-telur tersebut dibeli dari para peternak lokal, kegiatan ini juga sebagai bentuk upaya kami mendukung sektor UMKM peternakan,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, melalui program yang digelar pada 10-11 Februari 2021 ini RNI bersama dua BUMN lainnya, yaitu PT Pertamina (Persero) dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) menyalurkan bantuan sebanyak 14 ribu pak telur kepada 7 ribu kepala keluarga yang tersebar di 8 kabupaten/kota, di 5 provinsi. Kabupaten/kota tersebut, yaitu, Blitar, Malang, Kota Malang, Lebak, Lampung Timur, Lampung Selatan, Kendal, dan Sukabumi. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan 2 pak telur atau sebanyak 30 butir telur.

Lebih lanjut Arief mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk respon cepat BUMN dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan produk pangan. “Seperti kita ketahui telur merupakan salah satu komoditas pangan yang penting bagi masyarakat, untuk itu ketersediaan dan keterjangkauannya di masyarakat harus betul-betul diperhatikan. Dengan keberadaan telur yang terjangkau maka gizi masyarakat pun akan lebih terjaga,” ungkap Arief

Arief menegaskan, sebagai BUMN yang saat ini ditugaskan sebagai koordinator BUMN Klaster Pangan, RNI berkomitmen mendukung terwujudnya program ketahanan pangan yang diusung pemerintah. Seperti, memastikan ketersediaan, stabilitas harga, serta peningkatan kualitas dan keberlanjutan produk pangan.

TAGS
  1. PT RNI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17 jam yang lalu
Rania Balqis dari Jakarta Barat Raih Juara 3 dalam Kompetisi IPS DKI Jakarta 2026
Final Kompetisi Ilmu Pengetahuan Sosial (KIPS) Tingkat Provinsi DKI Jakarta resmi rampung setelah digelar pada Sabtu (31/10/2026) di SMPN 115 Jakarta
 
Nasional
30/10/2026 20:39 WIB
Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026
Pengakuan ini mencerminkan peran strategis tim legal dalam mengawal transformasi bisnis, memperkuat kepatuhan, dan mendorong inovasi layanan hukum berbasis digital.
 
Nasional
30/10/2026 17:36 WIB
Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis
Sinergi portofolio solusi digital untuk mendukung transformasi pendidikan terintegrasi, mulai dari pengelolaan operasional hingga proses pembelajaran.
 
Nasional
30/10/2026 11:13 WIB
Lampaui Target 2025, Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 Triliun!
Pemerintah mencatat sekitar 68% pembiayaan kredit program mengalir ke sektor produktif, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 2,14%.
 
Nasional
29/10/2026 17:18 WIB
Telin Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Melalui dua sesi diskusi, Telin berbagi perspektif mengenai kedaulatan teknologi Indonesia serta pengembangan ekosistem digital di skala global
 
Nasional
29/10/2026 15:31 WIB
Dirut Telkom di DTIIF 2026: Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan
Penguatan konektivitas, komputasi, dan ekosistem AI menjadi kunci menangkap peluang industri global melalui pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
 
Nasional
28/10/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Rilis Perolehan Keuangan Sembilan Bulan Pertama 2026
Total kredit/pembiayaan tumbuh 6,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp242,6 triliun, sementara current account and savings account (CASA) meningkat 4,4% YoY menjadi Rp197,0 triliun. Laba sebelum pajak konsolidasian tercatat sebesar Rp5,8 triliun, dan menghasilkan earnings…
Ad Placholder