MA
Jumat, 12 Maret 2021 - 20:04 WIB

Perkuat Tren Positif Perusahaan, Rajawali Nusindo (RNI Group) Resmikan Kantor dan Gudang Baru Di Semarang

Foto/Dok PT RNI/Economiczone
Foto/Dok PT RNI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dalam rangka mendukung tren positif aktivitas bisnis di Kota Semarang dan wilayah Jawa Tengah, PT Rajawali Nusindo (RNI Group) meresmikan pembukaan Kantor dan Gudang Baru Rajawali Nusindo Cabang Semarang yang berlokasi di Kawasan Industri Candi Gatot Subroto Blok 9, No. 3, Kota Semarang. Kantor dan gudang baru seluas 2.500 meter² ini diharapkan dapat memperkuat peran Rajawali Nusindo sebagai unjung tombak perdagangan dan distribusi produk pangan dan alat kesehatan.

Direktur Utama Rajawali Nusindo Iskak Putra mengatakan, pembangunan kantor dan gudang baru ini bertujuan untuk meningkatkan skala bisnis Rajawali Nusindo sesuai dengan target operasional tahun 2021 serta sebagai bentuk optimalisasi aset dan investasi perusahaan. Diharapkan, dengan beroperasinya kantor dan gudang baru dapat meningkatkan pendistribusian produk-produk pangan di wilayah semarang seiring dengan ditunjuknya induk perusahaan Rajawali Nusindo, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), sebagai Ketua BUMN Klaster Pangan.

“Saat ini, aktivitas bisnis Rajawali Nusindo Cabang Semarang terus menunjukan tren positif yang ditunjukkan dengan bertambahnya portofilio produk dan prinsipal serta angka kinerja Cabang yang selalu tumbuh disetiap tahunnya,” ujar Iskak.

Rajawali Nusindo Cabang Semarang merupakan salah satu cabang unggulan yang diandalkan dalam meningkatkan pendapatan konsolidasi Rajawali Nusindo. Pada 2020, cabang yang didukung oleh 43 orang karyawan ini mencatatkan hasil positif dengan torehan penjualan sebesar Rp 90.3 milyar.

Menurut Iskak, kantor dan gudang baru ini memiliki fasilitas yang lebih baik guna mendukung aktivitas bisnis Rajawali Nusindo Cabang Semarang yang telah memperoleh sertifikasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) serta Cold Chain Product (CCP). “Cabang Semarang dan Cabang PT Rajawali Nusindo lainnya diseluruh Indonesia telah melakukan standarisasi infrastruktur sehingga dapat memperolehan Sertifikasi CDOB serta CCP dimana dimasa pandemik seperti saat ini sertifikasi CCP sangat dibutuhkan sebagai syarat untuk mendistribusikan vaksin,” ujarnya.

Menurut Iskak, dari sisi prospek bisnis, Semarang memiliki potensi yang besar di bidang industri kesehatan dan pangan. Banyak peluang yang dapat dikembangkan, antara lain penjualan produk alat kesehatan dan Total Laboratorium Solution (TLS). Perkembangan rumah sakit pemerintah dan swasta juga berkembang pesat sehingga berpotensi untuk membuka peluang bisnis dan kerjasama yang lebih besar. Selain itu, perkembangan Semarang yang pesat membuka peluang peningkatan pendistribusi dan perdagangan produk kebutuhan pangan.

Adapun beberapa prinsipal utama Rajawali Nusindo Cabang Semarang membidangi beragam produk seperti obat- obatan, vaksi, produk medis habis pakai, produk alat kesehatan dan produk pangan. Di bidang pangan, Rajawali Nusindo Semarang memiliki prinsipal PT Fokus Distribusi Indonesia untuk Minyak Goreng dan Margarin, serta PT PG Candi Baru untuk Gula Kristal Putih (GKP).

“Langkah Rajawali Nusindo melakukan realokasi cabang di Semarang terbilang sangat strategis guna pengembangan jaringan bisnis dengan pendekatan distribusi ke pelanggan melalui peningkatan service level, khususnya di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.

Di sisi lain, Iskak menjelaskan, pemindahan Kantor dan gudang ini juga sebagai langkah dukungan kepada pemerintah kota Semarang dalam pelestarian kawasan cagar budaya di kawasan Kota Lama Kecamatan Semarang Utara. “Sebelumnya, Kantor Cabang Rajawali Nusindo Semarang berada di Kawasan Kota Lama Kecamatan Semarang Utara, namun seiring dengan kebijakan Pemerintah Kota Semarang untuk mempertahankan kekayaan budaya berupa peninggalan sejarah serta melestarikan kawasan cagar budaya yang akan diusulkan untuk mendapatkan status World Heritage dari UNESCO, maka manajemen Rajawali Nusindo memutuskan untuk melakukan relokasi Kantor dan Gudang ke kawasan Industri Candi Kecamatan Ngaliyan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah kota Semarang,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi mengatakan, RNI mendukung penuh upaya Rajawali Nusindo mengembangka kapasitas bisnis dengan memperkuat Cabang-cabangnya di berbagai daerah. Keberadaan Rajawali Nusindo dengan cakupan bisnis yang dimilikinya sangat penting, khususnya dalam mendukung agenda strategis RNI sebagai BUMN Klaster Pangan, yaitu memastikan keterjangkauan dan ketersedian produk pangan sehingga dapat membantu peran pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang turut hadir untuk meresmikan, berterima kasih kepada RNI yang selalu mendukung kegiatan di daerah Semarang. Hendi sapaan akrabnya menuturkan, langkah investasi dalam pembangunan gedung baru tersebut dapat meningkatkan aktivitas ekonomi yang berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang.

 

 

TAGS
  1. PT RNI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15 jam yang lalu
Rania Balqis dari Jakarta Barat Raih Juara 3 dalam Kompetisi IPS DKI Jakarta 2026
Final Kompetisi Ilmu Pengetahuan Sosial (KIPS) Tingkat Provinsi DKI Jakarta resmi rampung setelah digelar pada Sabtu (31/10/2026) di SMPN 115 Jakarta
 
Nasional
30/10/2026 20:39 WIB
Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026
Pengakuan ini mencerminkan peran strategis tim legal dalam mengawal transformasi bisnis, memperkuat kepatuhan, dan mendorong inovasi layanan hukum berbasis digital.
 
Nasional
30/10/2026 17:36 WIB
Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis
Sinergi portofolio solusi digital untuk mendukung transformasi pendidikan terintegrasi, mulai dari pengelolaan operasional hingga proses pembelajaran.
 
Nasional
30/10/2026 11:13 WIB
Lampaui Target 2025, Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 Triliun!
Pemerintah mencatat sekitar 68% pembiayaan kredit program mengalir ke sektor produktif, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 2,14%.
 
Nasional
29/10/2026 17:18 WIB
Telin Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Melalui dua sesi diskusi, Telin berbagi perspektif mengenai kedaulatan teknologi Indonesia serta pengembangan ekosistem digital di skala global
 
Nasional
29/10/2026 15:31 WIB
Dirut Telkom di DTIIF 2026: Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan
Penguatan konektivitas, komputasi, dan ekosistem AI menjadi kunci menangkap peluang industri global melalui pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
 
Nasional
28/10/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Rilis Perolehan Keuangan Sembilan Bulan Pertama 2026
Total kredit/pembiayaan tumbuh 6,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp242,6 triliun, sementara current account and savings account (CASA) meningkat 4,4% YoY menjadi Rp197,0 triliun. Laba sebelum pajak konsolidasian tercatat sebesar Rp5,8 triliun, dan menghasilkan earnings…
Ad Placholder