Hedi Suryono
Kamis, 15 Juni 2023 - 22:34 WIB

Perkuat Struktur Pendanaan untuk Ekspansi Bisnis, BRI Finance Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar 

Foto/HediSuryono/ECONOMICZONE
Foto/HediSuryono/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (IDX: BBRI) memperkuat struktur pendanaan melalui penerbitan obligasi untuk optimalisasi kinerja, khususnya ekspansi bisnis pembiayaan di segmen konsumer. BRI Finance siap menggelar penawaran umum Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 pada 30 Juni – 4 Juli 2023 dengan penghimpunan dana sebanyak-banyaknya Rp500 miliar. 

Perseroan berencana menerbitkan surat utang dalam dua Seri, yaitu Seri A dengan tenor 370 hari kalender dengan rentang kupon penawaran 5,75% - 6,35% dan Seri B dengan tenor tiga tahun dengan rentang kupon penawaran 6,35% - 7,00% sejak tanggal emisi. Suku bunganya akan ditentukan kemudian. Penawaran awal obligasi BRI Finance dimulai pada 14-21 Juni 2023, dengan rencana dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2023. 

Direktur Plt. Direktur Utama & Direktur Bisnis PT BRI Multifinance Indonesia, Primartono Gunawan mengatakan, seluruh dana hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan untuk memperkuat struktur pendanaan ke depan. 

"Seluruh dana akan digunakan untuk ekspansi bisnis Perseroan, yakni pemberian fasilitas pembiayaan konsumen, perluasan jaringan dan potensi bisnis dengan dukungan sinergi BRI Group. Selain itu, untuk mendukung keberagaman produk dan layanan, serta transformasi digital berkelanjutan dengan memperluas kolaborasi dengan marketplace dan menyempurnakan proses bisnis," ujar Primartono, pada Kamis (15/6/2023). 

Menurut Primartono, mimpi besar yang ingin dicapai Perseroan adalah menjadi perusahaan multifinance dengan total aset di atas Rp10 triliun pada tahun 2024 dan menjadi One Stop Consumer Financing. 
"Penerbitan obligasi ini merupakan salah satu strategi BRI Finance untuk menyeimbangkan komposisi pendanaan jangka panjang dan jangka pendek. Perseroan fokus ke pembiayaan konsumer yang memiliki karakteristik tenor panjang dan suku bunga tetap dengan target menjadi multifinance terdepan dengan total aset di atas Rp10 triliun pada 2024," paparnya. 

Strategi yang akan dilakukan oleh Perseroan pada periode 2023-2025 adalah perluasan jaringan kerja, simplifikasi proses, penguatan manajemen risiko, impelmentasi joint financing, dan penguatan sinergi Referral BRI Group. Selain itu juga peningkatan produk used car dan fasilitas dana, otomasi perangkat, perluasan coverage area pemasaran, dan sinergi serta cross-selling melalui digital platform dari BRI Group ke BRI Finance. 

Dalam aksi korporasi ini, BRI Finance telah menggenggam rating idAA alias double A dari lembaga pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi dari BRI Finance adalah PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT BCA Sekuritas, sementara wali amanat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 
Sebagai informasi, pada tahun 2022, total aset BRI Finance tumbuh 39,7% menjadi Rp7,3 triliun, dari Rp5,2 triliun pada tahun 2021. Adapun pembiayaan Perseroan naik 37,2%, dari Rp3,7 triliun pada 2021 menjadi Rp5,1 triliun pada 2022. Dari total pembiayaan tersebut, pembiayaan konsumer naik 56,6% secara year-on-year (yoy), menjadi Rp3,4 triliun dari Rp2,2 triliun. Pembiayaan komersial juga tumbuh 13,3% menjadi Rp1,4 triliun dari Rp1,2 triliun. 

Sementara piutang pembiayaan Perseroan mencapai Rp6,5 triliun atau naik 41,6% dari posisi Desember 2021 sebesar Rp4,6 triliun. Total ekuitas Perseroan naik 7,6% dari Rp1,1 triliun pada 2021 menjadi Rp1,2 triliun pada 2022. 

Sepanjang tahun 2022, BRI Finance membukukan pendapatan sebesar Rp890,5 miliar, meningkat 45,4% secara yoy, dari posisi 2021 sebesar Rp612,6 miliar. Sementara itu, laba bersih BRI Finance mencapai Rp83,8 miliar pada 2022 atau melesat 94% dari Rp43,2 miliar pada 2021.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Telkom Akselerasi Adopsi AI di Segmen Enterprise, Kesiapan Data dan Talenta Jadi Kunci Utama
Pemanfaatan kapabilitas AI Telkom Solution yang terintegrasi membuka peluang peningkatan efektivitas operasional dan penciptaan nilai bisnis.
 
Nasional
8 jam yang lalu
Kinerja Makin Menguat, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan Empat Segmen Bisnis Utama
Pendapatan meningkat 3,5% YoY, EBITDA tumbuh 2,0% YoY, dan laba bersih normalisasi naik 3,9% YoY.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Indonesia Fitness Festival x Deddy Corbuzier Tarik Antusiasme Ribuan Pecinta Olahraga
Indonesia Fitness Festival (IFF) x Deddy Corbuzier menarik perhatian ribuan pecinta olahraga dari berbagai kalangan. Festival yang menghadirkan beragam cabang olahraga tersebut menjadi wadah bagi atlet, komunitas kebugaran, pelaku industri olahraga, dan masyarakat umum untuk berinteraksi…
 
Nasional
11 jam yang lalu
Rania Balqis dari Jakarta Barat Raih Juara 3 dalam Kompetisi IPS DKI Jakarta 2026
Final Kompetisi Ilmu Pengetahuan Sosial (KIPS) Tingkat Provinsi DKI Jakarta resmi rampung setelah digelar pada Sabtu (31/10/2026) di SMPN 115 Jakarta
 
Nasional
30/10/2026 20:39 WIB
Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026
Pengakuan ini mencerminkan peran strategis tim legal dalam mengawal transformasi bisnis, memperkuat kepatuhan, dan mendorong inovasi layanan hukum berbasis digital.
 
Nasional
30/10/2026 17:36 WIB
Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis
Sinergi portofolio solusi digital untuk mendukung transformasi pendidikan terintegrasi, mulai dari pengelolaan operasional hingga proses pembelajaran.
 
Nasional
30/10/2026 11:13 WIB
Lampaui Target 2025, Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 Triliun!
Pemerintah mencatat sekitar 68% pembiayaan kredit program mengalir ke sektor produktif, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 2,14%.
Ad Placholder