RM
Senin, 06 September 2021 - 22:21 WIB

Pengguna KRL Naik Lima persen, KAI Commuter Pakai Formasi 12 dan 10 Kereta di Jam Sibuk

Foto/Dok-KAI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-KAI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Berdasarkan data KAI Commuter dan pantauan di beberapa stasiun, hingga pukul 10.00 WIB tercatat ada 130.930 pengguna KRL. Angka ini bertambah lima persen dibanding pekan lalu di waktu yang sama yaitu 124.166 pengguna.

“Pantauan pagi ini di seluruh stasiun terpantau ramai dan lancar. Seluruh pengguna KRL tetap menaati protokol kesehatan seperti memakai masker ganda, menjaga jarak dan membiasakan hidup sehat mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Penumpang juga tetap membawa dokumen perjalanan sebagaimana aturan yang berlaku,” kata VP Corsec KAI Commuter, Anne Purba di Jakarta, Senin (6/9).

Adapun stasiun yang mengalami kenaikan jumlah pengguna antara lain Bojonggdede (10.657 pengguna, naik 5% dibanding pekan lalu pada waktu yang sama), Citayam (9.681 pengguna, naik 2%), dan Cilebut (7.419 pengguna, naik 3%).

“Kami mengoperasikan 983 perjalanan KRL per hari yang beroperasi pukul 04.00-22.00 WIB dengan memaksimalkan formasi 12 kereta sebanyak 31 rangkaian dan formasi 10 kereta sebanyak 46 rangkaian. Untuk formasi 8 kereta tersedia 16 rangkaian, sehingga setiap harinya KAI Commuter mengoperasikan 93 rangkaian KRL,” tambahnya.

KAI Commuter juga bekerja sama dengan pemerintah mulai menguji coba penggunaan aplikasi Peduli Lindungi bagi para pengguna KRL. Uji coba yang dilakukan di 11 stasiun yaitu Stasiun Depok, Pasar Minggu, Bekasi Timur, Serpong, Jurangmangu, Jakarta Kota, Juanda, Sudirman, Palmerah, Kebayoran, dan Manggarai pagi ini berjalan lancar dan kondusif. Pengguna dapat mencoba scan kode QR di stasiun. Para pengguna hanya perlu melakukan cek in ketika memasuki stasiun, dan tidak perlu melakukan cek out di stasiun tujuan.

“Uji coba aplikasi ini tidak mengubah ketentuan untuk menggunakan KRL. Dokumen perjalanan untuk naik KRL harus ditunjukkan pengguna ketika memasuki stasiun. Sehingga KAI Commuter tetap mewajibkan pengguna membawa dokumen perjalanan sebagaimana yang disyaratkan sesuai SE Menteri Perhubungan No. 66 Tahun 2021,” tambahnya.

Adapun dokumen perjalanan yang dimaksud diantaranya STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan, maupun dokumen lainnya sesuai aturan. “Kami mengajak para pengguna KRL untuk mematuhi aturan yang berlaku mengingat saat ini masih dalam masa pembatasan kegiatan. Mari kita lanjutkan upaya dan kedisiplinan mengikuti aturan maupun protokol kesehatan untuk keselamatan bersama. Hindari bepergian di jam-jam sibuk dan semaksimal mungkin tetap beraktivitas dari rumah,” tegasnya.

Untuk menghindari kerumunan, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Petugas di lapangan akan melakukan penyekatan jika kondisi di stasiun maupun di dalam KRL sudah sesuai kuota. Agar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun melalui aplikasi KRL Access atau menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
21/09/2021 20:54 WIB
Presiden RI Jokowi: Industri Baja Pilar Penting Pertumbuhan Ekonomi
Presiden Joko Widodo dalam peresmian Hot Strip Mill #2 PT Krakatau Steel (Persero) mengungkapkan transformasi BUMN menjadi keharusan agar BUMN-BUMN menjadi BUMN kelas dunia, semakin profesional, semakin kompetitif, semakin menguntungkan, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik…
 
Nasional
21/09/2021 20:51 WIB
Dukung PON XX Papua, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan Dari dan Menuju Papua
Dalam rangka mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia beserta anak usahanya Citilink akan meningkatkan kapasitas penerbangan dengan menambah frekuensi…
 
Nasional
21/09/2021 20:49 WIB
Dorong Konsumsi Listrik, PLN Jalankan Empat Strategi
Aktivitas masyarakat menunjukkan sinyal pertumbuhan ekonomi yang baik. Salah satu indikasinya hingga Agustus 2021, realisasi konsumsi listrik mencapai 166,17 TWh.
 
Nasional
20/09/2021 18:39 WIB
Kota Kasablanka Sukses Distribusikan Lebih Dari 100.000 Vaksin Covid-19
Kota Kasablanka member of Pakuwon Group terus mendukung program pendistribusian vaksin covid-19 sesuai instruksi dan arahan pemerintah. Sejak bulan April 2021 hingga saat ini, Kota Kasablanka telah sukses mendistribusikan lebih dari 100.000 vaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi yang…
 
Nasional
20/09/2021 17:05 WIB
Holding BUMN Pangan, Presiden Joko Widodo Keluarkan Tiga Peraturan Pemerintah
Presiden Joko Widodo resmi menandatangani 3 (tiga) Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia terkait penggabungan BUMN Pangan sebagai proses menuju holding BUMN Pangan
 
Nasional
20/09/2021 17:03 WIB
Pengguna KRL Naik, KAI Commuter Konsisten Lakukan Prokes dan Pembatasan Penumpang
Melandainya penyebaran Covid-19 seiring dengan relaksasi PPKM yang diberlakukan pemerintah secara langsung meningkatkan aktivitas ekonomi di masyarakat.
 
Nasional
20/09/2021 16:57 WIB
Erick Thohir Janji ke Petani Tebu, Lapor Saya jika Tahun Depan Tidak Dapat Bibit Berkualitas
Menteri BUMN, Erick Thohir dalam kunjungan kerja ke Banyuwangi menyambangi PT Industri Gula Glenmore (IGG) yang dikelola PT Perkebunan Nusantara XII di lahan seluas 102,4 hektar yang terletak di Desa Karang Harjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi ini.
Telkomsel