Aldhi Chandra
Jumat, 13 November 2020 - 20:21 WIB

Holding BUMN Pangan dukung Penguatan Sektor Peternakan Nasional

Foto/Dok PT RNI/Economiczone
Foto/Dok PT RNI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Peran dan kontribusi BUMN dalam memajukan sektor peternakan akan semakin besar seiring rencana Konsolidasi BUMN Industri Pangan melalui pembentukan Holding BUMN Pangan, hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Fadjar Sumping Tjatur Rasa pada Focus Group Discussion (FGD) Konsolidasi BUMN Pangan, Kamis, 12 November 2020, di Jakarta.

Fadjar mengatakan, dukungan BUMN di bidang peternakan sangat diperlukan salah satunya dalam program pembibitan sapi yang masih sulit dikembangkan oleh peternakan rakyat. “Pembibitan sapi masih sulit dikembangkan di peternakan rakyat karena investasi yang harus dikeluarkan bersifat jangka panjang. Untuk itulah, dukungan serta keterlibatan BUMN sangat diperlukan,” ujarnya.

BUMN juga berpotensi berperan sebagai off taker, mengingat sektor peternakan dalam negeri sebagian besar masih dijalankan oleh para peternak rakyat. Kehadiran BUMN sebagai off taker memberikan rasa aman sehingga dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk menjadi peternak.

Dari sisi model bisnis, Fadjar mengatakan, beragamnya sektor bisnis yang dimiliki BUMN, khususnya BUMN Pangan, dapat mendorong terwujudnya integrasi peternakan dengan sektor lainnya, misalnya melalui pengembangan sapi sawit. Selain itu, BUMN dapat berperan dalam distribusi dan logistik sapi beserta produk turunannya agar dapat tersalurkan secara merata kepada masyarakat, mengingat dari sisi penyebaran ada daerah yang surplus ada juga daerah yang defisit.

Ia berharap, Kementerian BUMN melalui BUMN Klaster Pangan dapat melakukan investasi untuk menstimulus perkembangan sektor peternakan di Indonesia. Saat ini, salah satu program yang tengah dijalankan adalah pengembangan peternakan sapi di 1.000 desa di berbagai wilayah Tanah Air.

Fadjar mengatakan, Kementerian Pertanian siap memperkuat sinergi dengan BUMN Pangan dalam rangka pengembangan pertanian dan peternakan di Tanah Air. “Pada saat ini kita saling bergantung satu sama lain. Kita dihadapkan pada tantangan dan perkembangan yang terus berubah, apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih terjadi,”ujarnya.

Terkait pembentukan Holding BUMN Pangan, pihaknya menyambut baik rencana tersebut. Menurut Fadjar, pembentukan Holding BUMN Pangan dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas BUMN Pangan.

“Tinggal nanti bagaimana membuat konsep dan kebijakan yang bisa saling mendukung satu sama lain, sehingga menjadi konsep yang terintegrasi dimana semua institusi bisa saling bergabung menghasilkan satu resultan yang baik ke depan,” ujarnya.

Adapun Kementerian BUMN saat ini tengah menggodok pembentukan Holding BUMN Pangan yang beranggotakan 9 BUMN Klaster Pangan, terdiri dari PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) sebagai Ketua Klaster, PT Berdikari (Persero), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), PT Garam (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero), Perum Perikanan Indonesia, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero).

TAGS
  1. PT RNI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
28/07/2021 17:55 WIB
Stasiun Jakarta Kota dan Rangkasbitung Siapkan Vaksinasi Pengguna KRL dan Masyarakat Umum
PT KAI Comuter terus menambah lokasi vaksinasi bagi pengguna KRL dan masyarakat umum sekitar stasiun. Jika kemarin sudah dilaksanakan di dua stasiun yaitu Stasiun Duri dan Angke, maka mulai hari ini ditambah lagi di dua stasiun yaitu Stasiun Jakarta Kota dan Rangkasbitung.
 
Nasional
27/07/2021 21:32 WIB
Laba Bank BJB Tumbuh 14,42 Persen di Semester Pertama 2021
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (Bank BJB) sukses memetik pertumbuhan laba sebesar 14,42 persen pada semester pertama tahun 2021.
 
Nasional
27/07/2021 21:21 WIB
Belanda Geser Nilai Investasi Jepang di Indonesia
Belanda menggeser Jepang sebagai negara investor terbesar ketiga di Indonesia pada kuartal II 2021 dengan nilai mencapai USD 1,1 miliar. Jepang yang pada kuartal sebelumnya berada di urutan tiga turun ke posisi ke-4 dengan nilai investasi USD 700 juta.
 
Nasional
27/07/2021 21:13 WIB
Pemerintah Terima Donasi 17 Ribu unit Oksigen Konsentrator
Pemerintah menerima donasi 17 ribu unit oksigen konsentrator dari berbagai pihak yang akan segera didistribusikan ke sejumlah rumah sakit yang menangani pasien covid-19.
 
Nasional
26/07/2021 16:23 WIB
XL Axiata Terus Perluas Jaringan Jaringan XL Axiata Jangkau 5.102 Desa di Provinsi Aceh
Seiring dengan terus meningkatnya trafik data di seluruh area Provinsi Aceh, PT. XL Axiata Tbk (XL Axiata) juga terus memperkuat jaringan di wilayah tersebut.
 
Nasional
26/07/2021 15:58 WIB
Usai Karyawan Terinfeksi COVID-19, KIA Tutup Salah Satu Pabrik
Puluhan pekerja Kia Motor Korea Selatan terinfeksi COVID-19 berapa hari terakhir ini. Akibatnya sejak Senin (26/7) produsen otomotif asal Korea Selatan itu menghentikan operasi di salah satu dari delapan pabrik domestiknya.
 
Nasional
26/07/2021 15:49 WIB
Luhut Ajak Bangsa Solid Hadapi Varian Delta
Koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa -┬áBali, Luhut Binsar Pandjaitan mengajak seluruh komponen bangsa solid dalam mengatasi penyebaran virus Covid-19 varian Delta menyusul keputusan pemerintah untuk melanjutkan PPKM Level 4 dan Level 3 hingga 2 Agustus…
Telkomsel