Para mentor dari Ericsson, Qualcomm, KOMDIGI, Kemenperin, Telkomsel, IdeaLab, Impactto, dan berbagai institusi teknologi memberikan pendampingan kepada para peserta selama Hacking Day di Gedung PIDI 4.0, Jakarta, Kamis (13/11/2025). Fery Pradolo/ECONOMICZONE
Peserta Hackathon mengembangkan prototype inovatif berbasis 5G dan AI selama sesi Hacking Day yang diselenggarakan selama 24 jam di Gedung PIDI 4.0, Jakarta, Kamis (13/11/2025). Fery Pradolo/ECONOMICZONE
Para mentor dari Ericsson, Qualcomm, KOMDIGI, Kemenperin, Telkomsel, IdeaLab, Impactto, dan berbagai institusi teknologi memberikan pendampingan kepada para peserta selama Hacking Day di Gedung PIDI 4.0, Jakarta, Kamis (13/11/2025). Fery Pradolo/ECONOMICZONE
ECONOMIC ZONE - Ericsson (NASDAQ: ERIC) bersama Qualcomm, Komdigi, dan Kemenperin menggelar Hacking Day – Hackathon 2025 di Gedung PIDI 4.0, Jakarta. Sebanyak 30 tim terbaik dari seluruh Indonesia menjalani karantina 24 jam intensif untuk mengembangkan prototipe berbasis 5G dan AI.
Para peserta dibimbing langsung oleh mentor ahli teknologi dan startup. Inovasi yang ditampilkan mencakup digital twin untuk manufaktur, sistem energi surya pintar berbasis 5G-IoT-AI, hingga pengendali lalu lintas AI untuk kota lebih efisien.
“Hacking Day adalah ruang bagi talenta muda menjawab tantangan nyata dengan 5G dan AI. Ericsson menjadi katalis inovasi melalui kolaborasi industri, akademisi, dan komunitas untuk percepat transformasi digital Indonesia,” kata Stanislaus Bawono, Head of Network Solutions Ericsson South East Asia.
Bagian dari Hackathon 2025, acara ini mendukung Visi Indonesia Digital 2045 dan pengembangan talenta digital. Pemenang diumumkan 14 November 2025 dengan total hadiah Rp190 juta.
Komentar