EH
Selasa, 20 Maret 2018 - 12:35 WIB

Bulog Gandeng BPS Perkuat Data Pangan

BULOG BPS Jalin Kerjasama
BULOG BPS Jalin Kerjasama
Dummy

ECONOMIC ZONE - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menandatangani nota kesepahaman mengenai penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data serta informasi statistik di bidang pangan sehingga lebih akurat dan independen. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti dan Kepala BPS Suhariyanto di Gedung Bulog, Jakarta, Selasa (20/3).

Djarot mengatakan, nota kesepahaman tersebut penting dilakukan mengingat tugas yang diemban Perum Bulog untuk menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga pangan, baik di tingkat konsumen maupun produsen dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. Dalam pelaksanaannya, Perum Bulog membutuhkan data-data akurat sebagai media pendukung dalam perencanaan, pelaksanaan maupun monitoring dan evaluasi terhadap penugasan tersebut.

“Bagi Perum Bulog, data BPS yang diamati dan dirilis akan menjadi bagian dari early warning system maupun sebagai salah satu alat bagi kami dalam menentukan strategi penugasan atau komersial Bulog,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Suhariyanto berharap dengan adanya nota kesepahaman tersebut dapat membuat kerja sama antara kedua belah pihak menjadi lebih baik serta memperkuat dukungan dan sinergi selama ini. 

Dilengkapi fasilitas peralatan analisa mutu pangan yang baik, pihaknya berkomitmen untuk mendukung pencatatatn informasi dan data  pangan sesuai kebutuhan Perum Bulog. “Dengan adanya nota kesepahaman ini diharapkan independensi BPS tetap dapat dipercaya agar data-data yang dihasilkan bisa digunakan untuk menganalisa kebijakan pemerintah sesuai kondisi nyata di lapangan,” pungkasnya.(EH)

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15 jam yang lalu
Produsen Tahu-Tempe Keluhkan Subsidi Kedelai Yang Masih Tergantung Dari Impor
Mengutip situs resmi Kementerian Pertanian (Kementan), kebutuhan kedelai nasional tahun 2026 diproyeksikan mencapai 2,7 juta ton. Sekitar 95 persen atau 2,6 juta ton harus dipenuhi dari impor.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Akibat Gangguan Pasokan, PLN Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa
Dalam pengumuman resminya, PLN menyebut pengurangan beban dilakukan karena adanya penurunan kapasitas suplai listrik yang berasal dari kendala teknis pada pembangkit.
 
Nasional
18/06/2026 13:58 WIB
Kinerja Kuartal I Solid, BEST Optimistis Laba Tumbuh Dua Digit
Selain itu juga ditetapkan tidak adanya pembagian dividen untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
 
Nasional
18/06/2026 13:31 WIB
UOB Indonesia Wujudkan Babak Baru di Tanah Air Melalui Transformasi UOB Plaza
Transformasi ini merupakan bagian dari visi regional UOB untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan lingkungan kerja di seluruh ASEAN.
 
Nasional
18/06/2026 13:27 WIB
UOB Indonesia Wujudkan Babak Baru di Tanah Air Melalui Transformasi UOB Plaza
Transformasi ini merupakan bagian dari visi regional UOB untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan lingkungan kerja di seluruh ASEAN.
 
Nasional
17/06/2026 18:41 WIB
U by Prodia Gandeng blu by BCA Digital, Hadirkan Fitur Layanan Kesehatan
Kerja sama ini ditandai dengan hadirinya fitur digital payment U-aang powered by blu sebagai metode pembayaran baru di U by Prodia.
 
Nasional
17/06/2026 16:42 WIB
Badak LNG Cetak Kinerja Melebihi Target Produksi di Tengah Turunnya Pasokan Gas
Keberhasilan menjaga tingkat produksi turut mendorong capaian Key Performance Indicator (KPI) perusahaan sebesar 107,16% pada 2025.
Telkomsel