Rizkia Darmawan
Rabu, 11 Oktober 2023 - 08:45 WIB

Nilai Produksi CPO Diperkirakan Melambat Akibat Kondisi Cuaca Yang Tidak Menguntungkan

Nilai Produksi CPO Diperkirakan Melambat Akibat Kondisi Cuaca Yang Tidak Menguntungkan.
Nilai Produksi CPO Diperkirakan Melambat Akibat Kondisi Cuaca Yang Tidak Menguntungkan.
Dummy

ECONOMIC ZONE - Produksi Harga minyak kelapa sawit  CPO (Crude Palm Oil)  bulanan Indonesia pada bulan Juli mencapai 4,4 juta ton (+7,9% MoM, +25,5% YoY). Namun, diperkirakan akan melambat dalam beberapa bulan mendatang akibat kondisi cuaca yang tidak menguntungkan. Konsumsi dalam negeri turun sebanyak 10,5% MoM pada bulan Juli, tetapi diharapkan akan membaik setelah inisiatif biodiesel B35. Ekspor mencapai 3,5 juta ton (+2,0% MoM, +30,1% YoY) pada bulan Juli, dan secara destinasi, ekspor meningkat ke India dan Bangladesh.

India, salah satu pengimpor minyak terbesar, telah mengurangi pembelian minyak kelapa sawit sebesar 26% MoM pada bulan September, menyusul persediaan minyak makan yang mencapai rekor tinggi akibat impor besar-besaran setelah musim perayaan mereka. Ini bisa menyebabkan peningkatan stok CPO di Indonesia dan Malaysia. Di sisi lain, permintaan China juga mungkin tetap lesu akibat pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat.

Berdasarkan EUDR, kita melihat ada potensi peningkatan permintaan minyak kacang rapeseed dari Uni Eropa. Harga minyak kacang rapeseed telah meningkat sebesar 16,5% dalam minggu pertama bulan Oktober menjadi USD1.300/ton dari harga rata-rata sekitar USD1.100/ton pada bulan September.

Selisih harga antara minyak kacang rapeseed dan CPO semakin melebar karena kenaikan harga minyak kacang rapeseed; oleh karena itu, para pembeli mungkin akan memilih CPO. Saat ini, CPO diperdagangkan dengan diskon sebesar 41% dibandingkan dengan harga minyak kacang rapeseed (vs. diskon 28% pada bulan September). Namun, produksi kedelai dan rapeseed diharapkan akan berkembang kuat, yang dapat menyebabkan penurunan harga minyak makan ini.

Melihat dinamika saat ini, kita percaya harga minyak makan akan tetap fluktuatif hingga akhir tahun. Kami memperkirakan harga CPO akan berada di kisaran sekitar USD750-800/ton dan kami mempertahankan pandangan Netral kami terhadap sektor CPO. Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18 jam yang lalu
Nasib IHSG Semester II-2026 Bergantung Sentimen Eksternal, Berikut Analisis Mirae Asset
Kondisi tersebut juga terjadi ketika transaksi berjalan masih mencatat defisit dan cadangan devisa terus menurun.
 
Nasional
22 jam yang lalu
OJK dan KPPU Resmi Perkuat Kolaborasi Cegah Praktik Monopolistik
Menurutnya, kepercayaan adalah fondasi utama di sektor jasa keuangan yang harus dijaga bersama melalui transparansi, integritas dan menjunjung persaingan usaha yang sehat.
 
Nasional
24 jam yang lalu
Menuju Piala Presiden 2026: Bandung dan Surabaya Jadi Tuan Rumah Turnamen Pramusim
Adapun lima klub sepak bola lokal yang akan berpartisipasi antara lain Arema FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSMS Medan.
 
Nasional
07/07/2026 07:17 WIB
DPRD DKI Dukung Tertibkan Parkir Liar, Minta Ojol Diberi Ruang Tunggu Khusus
DPRD DKI dukung Dishub tertibkan parkir liar, namun ingatkan agar ojol tetap diberi tempat tunggu layak demi hindari macet berulang.
 
Nasional
07/07/2026 06:47 WIB
Drama Menit Akhir! Racikan Luis de la Fuente Pulangkan Portugal dari Piala Dunia
Luis De La Fuente puji kejelian pemain pengganti Spanyol yang sukses tekuk Portugal untuk amankan tiket perempat final Piala Dunia 2026.
 
Nasional
07/07/2026 01:23 WIB
Norwegia Depak Brasil, Stale Solbakken Sebut Taktiknya Mirip Man City Kontra Real Madrid
Pelatih Norwegia, Stale Solbakken sangat bangga skuatnya sukses menyingkirkan Brasil lewat taktik ala Man City vs Real Madrid.
 
Nasional
07/07/2026 00:30 WIB
Perburuan Sepatu Emas Memanas, Erling Haaland Terus Bayangi Messi dan Mbappe
Erling Haaland terus bayangi Kylian Mbappe dan Lionel Messi di bursa top skor Piala Dunia 2026. Persaingan Sepatu Emas makin sengit!
Telkomsel