Endang Muchtar
Kamis, 05 Januari 2023 - 21:10 WIB

Awal 2023 Banjir Investor Masuk di IKN

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - JAKARTA - Proyek Ibu Kota Negara (IKN) berpotensi banjir investasi sepanjang tahun ini. Sebab, terdapat 59 investor yang sudah menyatakan minat berinvestasi di IKN dan antre menunggu Surat Izin Prakarsa Proyek (SIPP) dari pemerintah.

Kepala Otorita IKN Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengatakan dari jumlah tersebut, 3 pelaku usaha sudah mendapatkan SIPP atau letter to proceed untuk membangun hunian bagi para ASN dan aparat. 

"Semoga proses selanjutnya dapat segera tuntas dan bisa langsung tancap gas pada awal tahun 2023 ini," ujar Bambang via siaran persnya. 

Ketiga investor yang sepakat menyalurkan membenamkan modal di proyek IKN adalah PT Summarecon Agung Tbk., PT Risjadson Brunsfield Nusantara – CCFG Corp (Konsorsium Nusantara), dan Korea Land and Housing Corporation (KLHC).

Seperti diketahui Summarecon Agung merupakan raksasa properti yang didirikan oleh Soetjipto Nagaria ( Liong Sie Tjien). Jebolan ITB itu, saat ini menjabat sebagai chairman di Summarecon Agung Group.

Bisnis Summarecon Agung menggurita di kawasan Kelapa Gading, Gading Serpong/Summarecon Serpong - Tangerang, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung, dan Bali.

Adapun Risjadson Brunsfield Nusantara adalah kongsi perusahaan milik konglomerasi Risjadson yang didirikan oleh mendiang Ibrahim Risjad. Pengusaha asal Aceh itu meninggal sekitar satu dekade lalu di Singapura. Bisnis keluarga diwariskan kepada anak-anaknya, dan dikomandoi putra pertama, Amisjah Risjad.  

Dalam dunia konglomerat Indonesia, Ibrahim Risjad termasuk Kelompok Empat (Gang of Four) bersama taipan Liem Sioe Liong, Sudwikatmono, dan Sutanto Djuhar. 

Adapun kongsi Risjadson, Brunsfield International Group, adalah perusahaan penggembang real estate asal Malaysia.

Sementara itu, nilai investasi ketiga perusahaan tersebut diestimasi mencapai Rp41 triliun. Ketiga pengembang berencana membangun sebanyak 15.400 hunian untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Hankam.

Secara umum, sektor-sektor yang diminati adalah pendidikan (15 LOI), infrastruktur dan utilitas (10 LOI) perumahan (8 LOI), mixed use (8 LOI), konsultan (6 LOI), kesehatan (5 LOI), perkantoran swasta dan BUMN (3 LOI), perkantoran pemerintah (2 LOI), dan teknologi (2 LOI).

Dengan sudah mendapatkan SIPP, para investor selanjutnya akan melakukan studi kelayakan yang komprehensif dengan mencakup konsep desain, ruang lingkup proyek, dan rekomendasi teknologi yang mengoptimalkan project life cycle cost.

"Penting untuk dipahami, para investor tersebut sekarang harus menyusun studi kelayakan dan akan diserahkan ke pemerintah paling lambat 6 bulan kemudian. Jadi, dengan adanya izin, bukan berarti langsung membangun,” jelas Bambang.

Studi kelayakan tersebut mencakup kajian teknis, kajian ekonomi dan komersial, kajian lingkungan dan sosial serta kajian lingkungan hidup.

Hunian disetimasikan mampu menampung kurang lebih 14,500 ASN dan Hankam di 184 tower yang berada di beberapa area. Yaitu, Pusat Pelayanan WP1A-1, Pemerintahan Timur WP1A-1, Hunian TNI WP1A-1, dan WP1B Tahap 1.

Proyek Rp41 triliun itu ditargetkan tuntas pada 2024 dan mulai beroperasi pada periode Agustus - Desember 2024. Atau sekitar 6 bulan setelah Pemilihan Presiden 2024 diselenggarakan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18 jam yang lalu
Konsisten Torehkan Pencapaian Gemilang Bank DKI Raih 2 Penghargaan dari The Iconomics
PT Bank DKI berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, sebagai Indonesia’s 20 Top Digital Financial Brands Awards 2024 dan Top Sharia Business Unit in Regional Bank Category dari media The Iconomics.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Bank DKI Hadirkan Kemudahan Akses Pinjaman Biaya Pendidikan Bagi Mahasiswa Gunadarma
Bank DKI hadirkan Student Loan yang merupakan program pinjaman khusus guna membantu mahasiswa dalam pembiayaan uang kuliah, yang ditandai dengan seremonial penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Bank DKI dengan Universitas Gunadarma, oleh Direktur Ritel & Syariah Bank DKI Henky…
 
Nasional
19/02/2024 21:00 WIB
Program Literasi Digital Berkomitmen Meningkatkan Kecakapan Digital Masyarakat di 2024
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) menyelenggarakan Kick-Off Program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) 2024 sebagai wujud komitmen untuk terus meningkatkan literasi digital masyarakat dalam rangka membangun kualitas talenta digital. 
 
Nasional
19/02/2024 08:34 WIB
Laba Bersih Q4 2023 Bank DKI Tembus Rp1 Triliun
Bank DKI berhasil mencatatkan kinerja keuangan periode Q4 2023 (audited) yang baik dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,02 triliun, dan merupakan pencapaian laba bersih tertinggi sejak Bank DKI berdiri tahun 1961.
 
Nasional
16/02/2024 09:20 WIB
Literasi Digital Menuju Harmoni Pemilu Damai
Pemilu yang damai adalah cermin dari kedewasaan politik sebuah bangsa, peran pemilih sebagai penentu akhir dalam proses demokrasi juga tidak boleh diabaikan.
 
Nasional
07/02/2024 19:00 WIB
BRI Finance Beri Kemudahan Pembiayaan Kendaraan Listrik untuk Dorong Transisi Energi Ramah Lingkungan di Indonesia
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) senantiasa memberikan kemudahan akses pembiayaan untuk kendaraan listrik di Indonesia. Komitmen ini dijalankan guna mendukung inisiatif pemerintah untuk mempercepat adopsi kendaraan beremisi rendah yang dicanangkan sejak tahun 2023. Oleh…
 
Nasional
07/02/2024 13:01 WIB
Pentingnya Literasi Digital dalam Wujudkan Pemilu Damai
Kemenkominfo RI bersama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan dan Google Indonesia menyelenggarakan kegiatan literasi digital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran literasi digital dalam menangkal segala konten negatif untuk mewujudkan pemilu…
Telkomsel