RM
Selasa, 21 September 2021 - 20:49 WIB

Dorong Konsumsi Listrik, PLN Jalankan Empat Strategi

Foto/Dok-PLN/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PLN/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Aktivitas masyarakat menunjukkan sinyal pertumbuhan ekonomi yang baik. Salah satu indikasinya hingga Agustus 2021, realisasi konsumsi listrik mencapai 166,17 TWh. Tumbuh 4,5 persen dibandingkan tahun lalu. Hal tersebut seiring dengan masifnya vaksin dan penerapan new normal, beberapa sektor kegiatan ekonomi seperti rumah tangga, industri dan bisnis retail juga turut bergeliat. Sektor industri bahkan mencatatkan pertumbuhan konsumsi listrik yang cukup signifikan mencapai 10,5 persen selama Agustus 2021.

“Ini sangat membahagiakan bagi kita semua. Sektor industri ini efek dominonya besar. Ini menjadi sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi kita sudah mulai membaik,” ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril di Jakarta, Selasa (21/9).

Dirinya menjelaskan sektor industri yang mengalami pertumbuhan khususnya di industri besi baja, pengolahan kimia dan pengolahan makanan. Sektor tekstil juga cukup menggembirakan karena berkontribusi 23,4 persen dari pertumbuhan sektor ini. Sedangkan industri baja berkontribusi 21,7 persen dan sektor rumah tangga tumbuh 2,3 persen.

“Semoga ini tetap akan tumbuh ke depan. Sebab, dengan banyaknya vaksinasi yang dilakukan maka semakin banyak masyarakat yang beraktivitas, artinya spending money yang dilakukan juga bisa mendorong pemulihan ekonomi,” ujar Bob.

Untuk menangkap peluang ini ada empat strategi yang dilakukan PLN. Pertama, PLN memastikan pelanggan mendapatkan pasokan listrik berapapun daya yang mereka butuhkan. Besarnya daya mampu listrik PLN saat ini mencapai 57 GW, dan akan bertambah lagi dengan selesainya pembangkit dari proyek-proyek 35 GW.

“Dengan pasokan daya yang dimiliki saat ini PLN memastikan kebutuhan listrik untuk masyarakat lebih dari cukup. Dengan pasokan yang andal ini juga bisa meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Bob.

Kedua, langkah yang dilakukan PLN adalah mempercepat semua proses. Dari sisi sambung baru misalnya, Bob memastikan proses sambung baru dan tambah daya bisa lebih cepat dengan hadirnya aplikasi PLN Mobile.

“Dengan PLN Mobile, layanan PLN semakin mudah dan cepat didapatkan oleh pelanggan,” ujar Bob.

Ketiga, selain menyasar industri dan rumah tangga, PLN juga sedang menangkap captive market seperti sektor pertanian, budidaya ikan, perkebunan. Selama ini, sektor ini masih kerap menggunakan BBM sebagai bahan bakar peralatan produksinya.

“Dari segi biaya dan efisiensi kita pastikan lebih andal dengan memakai listrik. Sehingga masyarakat bisa meningkatkan produktivitasnya,” ujar Bob.

Keempat, bekerjasama dengan Pemerintah untuk meningkatkan konsumsi listrik. PLN terus memberikan kemudahan dan stimulus listrik bagi pelanggan. Mulai dari diskon tambah daya dan dikson pemakaian listrik saat malam hari bagi Industri.

PLN juga menyambut baik akan dijalankannya aturan baru terkait tarif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) kendaraan listrik, termasuk mobil listrik yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2021. Beleid yang diteken Presiden Jokowi dan diundangkan pada 2 Juli 2021 ini akan berlaku per tanggal 16 Oktober 2021. Hadirnya aturan ini akan menurunkan harga jual kendaraan listrik di Indonesia, yang tentunya dapat meningkatkan penggunaan dan investasi kendaraan listrik di Indonesia.

“Dengan adanya kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan konsumsi listrik lebih baik lagi, khususnya ditengah kondisi cadangan daya listrik PLN yang cukup banyak,” ujar Bob.

PLN pun memastikan telah siap menyediakan listrik untuk pemilik kendaraan listrik. PLN memberikan insentif kepada pengguna kendaraan listrik berupa seperti biaya penyambungan guna tambah daya listrik di rumah. PLN juga memberikan diskon tarif listrik selama tujuh jam (Pukul 22.00 s.d. 05.00) khusus untuk pengisian daya kendaraan listrik di rumah. Untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik,

PLN juga telah menyediakan 42 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk tahun ini, PLN merencanakan penambahan 168 unit SPKLU baru secara total. Sebanyak 67 unit SPKLU di antaranya bakal dibangun oleh PLN sendiri, sementara sebanyak 101 unit SPKLU diharapkan bisa dibangun oleh swasta.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari optimistis pemulihan ekonomi yang mulai terasa bisa mendorong perbaikan konsumsi listrik. ESDM terus mengawal PLN dalam memberikan pelayana yang terbaik untuk para pelanggan.

“Kita berharap seluruh sektor bisa berjalan normal. Dengan adanya program hidup bersama pandemi dan ekonomi mulai bergeliat, kami berharap konsumsi listrik juga mulai membaik. Kami terus mengawal dan mendapingi PLN untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan,” tutup Ida.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/10/2021 14:26 WIB
BNI Life Bayarkan Uang Pertanggungan Rp1,2 Miliar Kepada Nasabah
PT BNI Life Insurance (BNI Life) kembali membayarkan uang pertanggungan kepada nasabah. Uang pertanggungan Rp1,2 Miliar diserahkan secara simbolis di kediaman ahli waris.
 
Nasional
18/10/2021 14:21 WIB
Pencegahan Varian Baru Covid-19, Penumpang Pesawat Luar Negeri Wajib Karantina
Pandemi COVID-19 belum berakhir, namun varian baru seperti varian Mu dan Lambda bermunculan di beberapa negara.
 
Nasional
15/10/2021 19:04 WIB
Sambut 35 Tahun Operasional KA Babaranjang, KAI Hadirkan Lokomotif Livery Vintage Era Tahun 1953-1991
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan kembali livery lokomotif era tahun 1953 – 1991 pada 3 unit Lokomotif seri CC 202. Peluncuran lokomotif seri CC 202 dengan livery vintage ini dilakukan untuk memperingati 35 tahun operasional KA Batu Bara Rangkaian Panjang (Babaranjang)…
 
Nasional
15/10/2021 18:59 WIB
Jelang WSBK 2021, Menko Perekonomian Tinjau Kesiapan Bandara Internasional Lombok
Menjelang kedatangan peserta dan panitia perhelatan World Superbike (WSBK) 2021, Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto meninjau kesiapan Bandara Internasional Lombok.
 
Nasional
13/10/2021 17:35 WIB
Garap TOD, Adhi Commuter Properti Gandeng China Railway
PT Adhi Commuter Properti (ADCP), pengembang properti terintegrasi dengan transportasi massal, menjalin kerjasama dengan China Railway 20 Bureau Group Corporation (CR20G) untuk mendukung penyelesaian sejumlah proyek hunian yang sedang dikerjakan anak usaha PT Adhi Karya Tbk.
 
Nasional
13/10/2021 17:33 WIB
BRI dan Fintech Kolaborasi Layanan Pembayaran Mudah dan Aman
Ekosistem Digital saat ini memberikan impact besar dalam bisnis. Indonesia dikenal sebagai salah satu rumah yang ekosistem digitalnya cukup berpengaruh di Asia Tenggara, melahirkan berbagai fintech unicorns dengan perkembangan sistem pembayaran yang semakin pesat.
 
Nasional
12/10/2021 17:17 WIB
Holding Ultra Mikro Ubah Kepemilikan Saham, Pegadaian Ganti Nama Jadi PT Pegadaian
ian (Persero) resmi berganti nama menjadi PT Pegadaian. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2021 Tanggal 02 Juli 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia…
Telkomsel