Gilbert Sem Sandro
Kamis, 18 Februari 2021 - 07:45 WIB

Langkah Bank BTN Menjadi Best Mortgage Di Asia Tenggara Tahun 2025

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Hari jadi ke 71, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN semakin percaya diri untuk mencapai targetnya, yakni menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia 2025.

Bank BTN terus melakukan berbagai transformasi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang properti. Perseroan optimistis akan ada sekitar 1,4 juta hingga 1,7 juta masyarakat di Indonesia yang mendapat pembiayaan baru dari Bank BTN.

Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bank BTN di Jakarta, Plt Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu memaparkan, road map atau peta jalan serta rencana bisnis Bank BTN dalam melakukan tranformasi menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada tahun 2025.

Road map tersebut terdiri dari upaya  peningkatkan low-cost funding sebesar dua kali lipat menjadi Rp 270 triliun. Kemudian mendorong keterjangkauan akses perumahan bagi lebih dari enam juta masyarakat Indonesia dan membangun one stop shop financial solution untuk bisnis terkait perumahan. Sehingga Bank BTN akan menjadi inovator digital dan home of Indonesia’s best talent  serta membangun portofolio kredit yang berkualitas tinggi dan menurunkan rasio kredit macet.

“Roadmap tersebut kami susun dengan mempertimbangkan sejumlah faktor di antaranya pencapaian Bank BTN tahun 2020 dan faktor makro ekonomi diantaranya prospek pertumbuhan ekonomi yang membaik dengan tingkat pertumbuhan 5,0%-5,5% dan proyek perumahan yang akan kembali berjalan serta adanya percepatan digital disruption yang didorong oleh virtual serta stay at home lifestyle,” papar Nixon LP Napitupulu, Kamis (28/1/2021).

Faktor ekonomi makro yang dimaksud ialah, selain pertumbuhan ekonomi yang sudah membaik, suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate juga tetap dipertahankan pada tingkatan yang akomodatif sehingga sektor riil yang kembali berdetak. Hal ini akan membuat proyek pembangunan perumahan yang sebelumnya sempat tertunda khususnya perumahan segmen menengah atas akan kembali aktif, dan diharapkan sekitar 172 sektor turunan properti dapat kembali bergairah.

“Sektor properti akan menjadi salah satu motor penggerak utama Pemulihan Ekonomi Nasional dan kami mengapresiasi Pemerintah yang tetap berkomitmen mendorongnya dengan melanjutkan Program Sejuta Rumah dengan memberikan subsidi di sektor pembiayaan perumahan sebagai stimulus. Semoga ini juga akan mendorong kebijakan stimulus lanjutan yang akan lebih berdampak pada sektor properti yang dampaknya akan diikuti oleh sekitar 172 industri turunannya tersebut,” kata Nixon.

Selama hampir 71 tahun berdiri, Bank BTN telah merealisasikan kredit lebih dari Rp 640 triliun dan mengalir lebih dari 5 juta masyarakat di Indonesia dari seluruh segmen. Hal tersebut merupakan salah satu wujud nyata Bank BTN menjadi mitra pemerintah dalam mendukung perekonomian khususnya sebagai agent of development.

Sejak Presiden Joko Widodo meluncurkan program sejuta rumah pada tahun 2015 lalu, Bank BTN telah merealisasikan sejumlah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maupun  dukungan pembiayaan konstruksi. Adapun perinciannya tahun 2015 mencapai 474.099 unit dari target 431.000 unit, tahun 2016 mencapai 595.540 unit dari target 570.000 unit. Lalu pada tahun 2017 realisasinya sebesar 666.806 unit dari target 666.000 unit, dan di tahun 2018 mencapai 757.093  unit dari target 750.000 unit. Selanjutnya pada tahun 2019 hingga akhir Desember 2019, pembangunan telah mencapai 753.749 unit,  hingga akhir tahun 2020 kemarin, meskipun berada di tengah pandemi, Bank BTN tetap dapat menyalurkan pembiayaan perumahan untuk 565.294 unit rumah.

Dengan pencapaian tersebut, Bank BTN menjadi kontributor penting dalam Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Pemerintah dalam rangka mendorong percepatan dan peningkatan kolaborasi antar-stakeholders perumahan untuk menyediakan rumah yang layak huni bagi masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Faktor pencapaian selama tahun 2020 lalu merupakan prestasi yang diraih Bank BTN dengan kerja keras yang akan menjadi fundamental penting dalam menentukan transformasi Bank BTN di tahun ini

“Tahun 2021 saat ini, kami masih terus memperkuat inovasi dan digitalisasi, karena target yang kami canangkan menyesuaikan visi Bank BTN. Adapun target tersebut di antaranya kredit dapat tumbuh sekitar 8 persen, DPK dapat ditingkatkan kurang lebih 10 persen sementara laba kita harapkan dapat menembus sekitar Rp3 triliun dan rasio coverage bisa menyentuh sekitar 125%,” jelas Nixon.

Inovasi yang ditekankan BTN, lanjutnya, adalah  menjadi inovator digital khususnya di sektor perumahan yang saat ini masih terus dibangun perseroan melalui aplikasi mobile banking Bank BTN, portal www.btnproperti.co.id dan www.rumahmurahbtn.co.id.

Sementara itu, Komisaris Utama Bank BTN, Chandra M Hamzah mengingatkan, agar BTNers senantiasa menerapkan budaya AKHLAK dalam bekerja serta mematuhi prinsip Good Corporate Governance (GCG), yaitu tunduk dan patuh dengan rambu-rambu dan peraturan yang ditetapkan regulator.

“Selain itu juga harus memperbaiki kualitas aset kredit karena kualitas aset berdampak pada risiko reputasi dan risiko hukum, serta mempersiapkan fundamental perusahaan dengan lebih baik ketika stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional berakhir,” tutup Chandra.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
Akses Ribuan Film Premium di Amazon Prime Video Makin Mudah dengan Paket Data Terjangkau dari Telkomsel
Sebagai digital lifestyle enabler, Telkomsel terus bergerak maju berupaya memberikan pengalaman terdepan bagi konsumen untuk menikmati hiburan digital yang lengkap.
 
Nasional
4 jam yang lalu
RUPST 2020 IPCC Bukukan Laba Kotor Rp75,71 Miliar, Turun 65,21 Persen
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun 2020 PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham. Hal tersebut seiring dengan kinerja Perseroan yang sedang mengalami penurunan.
 
Nasional
4 jam yang lalu
RUPS PLN Angkat Tiga Direksi Baru
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir sebagai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021 memutuskan mengangkat dan menetapkan Muhammad Ikbal Nur sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan, Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Mega Proyek dan Energi…
 
Nasional
15/06/2021 17:44 WIB
Kerjasama Telkomsel Bersama Schneider Electric, Dorong Pemanfaatan Teknologi 5G untuk Industri 4.0 di Indonesia
“The First 5G Operator in Indonesia”, Telkomsel terus bergerak maju membuka potensi masa depan yang tak terbatas bagi Indonesia melalui pemanfaatan jaringan 5G.
 
Nasional
15/06/2021 17:35 WIB
Tahun 2020, Pertamina Cetak Laba Bersih Rp15 Triliun
Meski sepanjang tahun 2020 sektor ekonomi global dan industri minyak dunia terdampak kondisi pandemi Covid-19, PT Pertamina (Persero) mampu mencetak laba bersih konsolidasian (Audited) sebesar USD1,05 Miliar atau sekitar Rp15,3 triliun dengan asumsi nilai tukar Rupiah Rp14.572 per…
 
Nasional
15/06/2021 17:31 WIB
Tutup Buku 2020, Kontribusi Pertamina Kepada Negara Capai Rp126,7 Triliun
Di tengah pandemi Covid-19, kontribusi Pertamina terhadap Negara mencapai Rp126,7 triliun pada tahun buku 2020. Jumlah tersebut meliputi setoran pajak sebesar Rp92,7 triliun, dividen Rp8,5 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp25,5 triliun.
 
Nasional
14/06/2021 18:53 WIB
Potensi Usaha Mikro, BRI Kejar Porsi Kredit Mikro Hingga 45 Persen pada 2025
Besarnya potensi usaha mikro di Tanah Air mendorong BRI enargetkan kontribusi usaha mikro sebesar 45 persen terhadap total penyaluran kredit perseroan pada 2025.
Telkomsel