Aldhi Chandra
Sabtu, 21 November 2020 - 14:46 WIB

Panglima TNI, Ancaman Separatisme di Dunia Maya Merupakan Ancaman Serius Terhadap Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Foto/Dok Puspen TNI/Economiczone
Foto/Dok Puspen TNI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Ancaman Separatisme dengan menggunakan media sosial bertujuan propaganda untuk memisahkan diri dari NKRI juga marak dilakukan. Aksi separatisme saat ini tidak hanya berupa pemberontakan bersenjata, tetapi sudah berkembang melalui kampanye internasional dengan memanfaatkan media sosial di dunia maya.

Hal ini disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.IP, ketika menjadi Keynote Speaker dalam acara Webinar Pelatihan Sinergi Anak Bangsa Dalam Menjaga Keutuhan Bangsa dan Negara Dari Aksi Separatisme di Dunia Maya, bertempat di Jakarta, Sabtu (21/11/2020).

Panglima TNI mengatakan, semua yang ada di dunia maya memiliki kelebihan berupa kecepatan dan jangkauan yang lebih cepat, lebih luas, dan lebih mudah. Selanjutnya juga disadari bahwa dampak yang ditimbulkan di dunia maya, baik positif maupun negatif, ternyata dapat lebih masif dari dunia fisik.

"Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus mengakui bahwa media sosial telah dapat dimanfaatkan sebagai media propaganda, media perang urat syaraf," ujarnya. 

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa dengan pengunaan dan jangkauan yang luas, media sosial menjadi media yang efektif untuk melakukan perang informasi ataupun perang psikologi. "Sekarang kita mengenal hastag, trending topic. Dahulu kita menyebutnya sebagai tema propaganda," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampikan bahwa dalam beberapa minggu terakhir ini dunia maya di Indonesia diramaikan dengan beberapa isu yang cukup hangat. "Isu-isu tersebut bila kita lihat membuat masyarakat menjadi terkotak-kotak, terpolarisasi dan dibenturkan satu sama lain. Terdapat pula narasi yang membangun ketidakpercayaan kepada pemerintah dan tidak percaya kepada berbagai upaya pemerintah untuk kepentingan rakyat," ucapnya. 

Diperlukan kesatuan pandangan dan persepsi untuk mensinergikan keselarasan dalam tindakan, kebijakan dan rencana aksi yang utuh. Menghadapi hal ini, diperlukan partisipasi lintas sektoral dan tidak mungkin hanya bisa dihadapi oleh satu instansi semata. "Oleh karena itu, dibutuhkan langkah penanganan yang dilakukan secara komprehensif, integral dan terpadu. Diperlukan sinergi untuk negeri," imbuhnya.

Panglima TNI berharap pelatihan ini dapat menjadi pelopor-pelopor perubahan.Saudara-saudara akan menciptakan komunitas-komunitas positif di dunia maya, ingat bahwa para pejuang dahulu mengesampingkan perbedaan dan ego kesukuan, bersatu padu, dan bahkan mengorbankan jiwa raganya demi Indonesia merdeka. "Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita saat ini, sebagai generasi penerus perjuangan tersebut, untuk memelihara dan menjaga semangat persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa dan negara tercinta," pungkasnya.

Sementara itu, sebagai narasumber dalam acara webinar ini, antara lain Letjen TNI Joni Supriyanto (Kabais TNI) dengan tema "Bahaya Separatisme Papua", Wahyu Permana (SIMAN Polhukam) dengan tema "Identifikasi Disinformasi (Hoax)",  Arief Noviandi (Praktisi TIK) dengan tema "Strategi Bermedia Sosial", Yadi Hendriana (Ketua IJTI/ Tokoh Pers) dengan tema "Urgensi Sinergi Kebangsaan". Sebagai Moderator Natalia Angellica New (Reporter & Presenter).

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/04/2021 19:39 WIB
ASABRI Bayarkan Asuransi Manfaat JKK Untuk Korban KRI Nanggala 402
Hilang kontaknya kapal selam KRI Nanggala 402 di sekitar perairan Selat Bali telah menemukan titik terang. KRI Nanggala 402 ditemukan tenggelam di sekitar titik hilangnya kapal selam tersebut dengan kedalaman 838 meter pada hari Minggu tanggal 25 April 2021 dan seluruh awaknya dinyatakan…
 
Nasional
23/04/2021 15:15 WIB
RUPS Tahunan 2021 PT XL Axiata Tbk. XL Axiata Bagikan Dividen Rp 339,4 Miliar
PT XL Axiata Tbk (“XL Axiata”) pada hari ini, Jumat (23/4) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2021 (“Rapat”).
 
Nasional
22/04/2021 12:27 WIB
ASABRI Peduli Kupang
Kakancab PT ASABRI (Persero) Kupang Petrus S Sirait menyerahkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara simbolis kepada Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah (Dandenkesyah) 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr. Agus Saptiady di Denkesyah 09.04.01 Kupang dan penyerahan…
 
Nasional
16/04/2021 16:28 WIB
Resmikan Program Pembatik, Nadiem Makarim Ajak Guru Ikuti Pendidikan Era Digital
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meresmikan program Pembelajaran Berbasis TIK atau (PembaTIK) tahun 2021.
 
Nasional
13/04/2021 21:34 WIB
Kapolri Listyo Sigit Resmikan Aplikasi Presisi Nasional
apolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan pelayanan perpanjang Surat Izin mengemudi (SIM) melalui online, yaitu aplikasi Presisi Nasional atau Sinar.
 
Nasional
13/04/2021 21:30 WIB
Kementerian PAN RB Berlakukan Jam Kerja Baru Bagi ASN
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi memberlakukan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadan 1442 Hijriah.
 
Nasional
12/04/2021 20:38 WIB
Resmi : 1 Ramadan 1442 Hijriah Jatuh Pada Selasa 13 April 2021
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan, 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa 13 April 2021.
Telkomsel