I.E.K
Senin, 08 Juni 2020 - 13:58 WIB

Di Tengah Pembatasan Penerbangan, Bisnis Kargo Capai 34 Juta Kilogram

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 No. 04/2020 yang diperpanjang dengan No. 05/2020, Pembatasan penerbangan dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 dilakukan pada 7 Mei – 7 Juni 2020. Sepanjang periode tersebut, PT Angkasa Pura II (Persero) dan maskapai fokus pada angkutan kargo di tengah adanya pembatasan penerbangan bagi perjalanan orang. Pada periode tersebut, volume angkutan kargo di 19 bandara perseroan diperkirakan sekitar 34 juta kilogram, khusus Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai 27 juta kilogram.

“Tidak ada pembatasan bagi kargo, dan justru diperluas di mana maskapai yang mengoperasikan pesawat dengan konfigurasi penumpang dapat kemudian khusus mengoperasikan penerbangan kargo dengan memuat kargo di kabin penumpang. PT Angkasa Pura II selalu berkoordinasi dengan stakeholder guna menjaga pengelolaan di pergudangan serta aspek lainnya, memastikan kargo tertangani dengan baik,” kta Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin di Jakarta, Senin (8/6).

Menurutnya, sejak 7 Mei hingga 7 Juni 2020, volume angkutan kargo memang tidak sebanyak kondisi normal. Namun, volume yang mencapai 34 juta kilogram ini mencerminkan bisnis angkutan kargo di industri penerbangan tetap terjaga dan masih memiliki peluang tumbuh pada tahun ini. Selain maskapai penumpang yang mengoperasikan penerbangan kargo, terdapat juga maskapai yang memang mengoperasikan pesawat kargo (freighter) di bandara PT Angkasa Pura II yaitu My Indo Airlines, Cargo Lux dan K-Mile Air. PT Angkasa Pura II saat ini memiliki dua perusahaan afiliasi yang bergerak di bisnis kargo: PT Angkasa Pura Kargo (kepemilikan saham 99,99%) dan PT Gapura Angkasa (kepemilikan mayoritas 46,26%).

Adapun pada hari ini, Minggu 7 Juni 2020, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto meninjau Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk melihat operasional dan kesiapan bandara menuju fase new normal termasuk untuk melihat aspek kesiapan pelayanan kepada penumpang. Salah satu inovasi yang akan diterapkan di Soekarno-Hatta pada masa new normal guna menjaga prosedur dipatuhi sekaligus meningkatkan customer experience adalah dengan melakukan pengecekan secara digital terhadap dokumen-dokumen yang wajib dimiliki calon penumpang pesawat untuk diperbolehkan melakukan penerbangan.

“PT Angkasa Pura II telah menyiapkan aplikasi Travelation, di mana ke aplikasi tersebut calon penumpang pesawat bisa mengunggah (upload) dokumen syarat penerbangan seperti hasil tes RT-PCR atau rapid test, KTP lalu surat keterangan perjalanan dan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), untuk kemudian dilakukan pengecekan secara digital,” jelasnya.

“Pengecekan dokumen secara digital cukup baik, mungkin bisa dikaji untuk juga diintegrasikan dengan airlines,” ujar Dirjen Perhubungan Udara.

Mulai hari Senin 8 Juni 2020, simulasi penggunaan Travelation diperluas dengan juga menggandeng penumpang Citilink Indonesia setelah sebelumnya sudah melibatkan penumpang Garuda Indonesia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
25/09/2020 19:03 WIB
Prodia Scientific Day Bagikan Informasi Imunitas Ditengah Pandemi
Lebih dari 230.000 kasus positif Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia dan diprediksi masih akan terus bertambah. Mengingat hingga saat ini vaksin dan obat khusus belum ditemukan, menjaga imunitas tubuh merupakan kunci penting agar terhindar dari virus corona jenis baru tersebut ataupun…
 
Bisnis
25/09/2020 18:51 WIB
Neem: Rahasia alami Himalaya Since 1930 untuk melawan jerawat
Jerawat telah menjadi masalah yang paling banyak dialami wanita. Namun, menemukan solusi yang tepat untuk jerawat adalah masalah yang berbeda. Dibutuhkan waktu dan kesabaran untuk menanganinya. Prosesnya yang panjang sering menyebabkan wanita merasa insecure dan mencari cara untuk…
 
Nasional
25/09/2020 14:58 WIB
Tingkatkan Kualitas Layanan ke Masyarakat, Telkom Dukung Pertamina Genjot Digitalisasi SPBU di Seluruh Indonesia
PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengimplementasikan program digitalisasi SPBU di seluruh Indonesia. Melalui digitalisasi ini, Pertamina dapat memantau kondisi stok Bahan Bakar Minyak (BBM), penjualan BBM serta transaksi pembayaran…
 
Nasional
25/09/2020 14:51 WIB
Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI untuk Kenyamanan Belajar Jarak Jauh
Telkomsel terus bergerak maju menunjukan konsistensi dalam mendampingi masyarakat di berbagi fase kehidupan, terutama untuk menghadirkan kemudahan aktivitas digital yang mendukung upaya adaptasi terhadap kebiasaan baru.
 
Nasional
25/09/2020 14:30 WIB
Semakin Aman, Super App GoBiz Terus Jadi Andalan Mitra Usaha dengan Fitur Kelola Pegawai
Gojek kembali menjawab kebutuhan para mitra usaha dengan menghadirkan fitur Kelola Pegawai pada super app GoBiz (versi 3.19) - aplikasi manajemen bisnis untuk mitra usaha Gojek. Fitur Kelola Pegawai menambah lapisan perlindungan data usaha mitra, memudahkan pemilik usaha dalam mengelola…
 
Nasional
25/09/2020 14:26 WIB
Berbobot Ringan, Garmin Forerunner 745 Hadir dengan Fitur Berlimpah
Garmin Indonesia hari ini meluncurkan Forerunner 745, jam tangan GPS canggih bagi para pelari dan atlet triathlon yang membutuhkan perangkat pendamping saat berolahraga.
 
Nasional
24/09/2020 14:30 WIB
BRI Gandeng Startup Unicorn, Akselerasi Penyaluran KUR Digital
Sebagai terobosan mendukung UMKM agar bertahan dan bangkit dari pandemi COVID-19, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengakselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakat (KUR) secara digital melalui kerja sama dengan eksosistem platform e-commerce dan ride hailing.
Dummy