Aldhi Chandra
Rabu, 18 Maret 2020 - 20:12 WIB

Adira Insurance Hadapi Penyebaran Virus Corona

Foto/Dok-Adira/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Adira/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan 21 kasus baru virus corona Covid-19 pada Minggu (15/3). Jadi, jumlah pasien positif virus corona di Indonesia menjadi sebanyak 117 kasus. Pada Sabtu (14/3), jumlah kasus yang dikonfirmasi mencapai 96 kasus, yaitu bertambah 27 kasus dibanding hari sebelumnya.

Menghadapi kondisi tersebut, PT. Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) memberi perhatian khusus dan telah melakukan berbagai inisiatif untuk memberikan perlindungan kepada karyawan. Hananta Pradiptya, Chief Human Capital (HC) and CRES Officer Adira Insurance, mengatakan, “Merebaknya virus Corona ini telah menjadi perhatian Adira Insurance. Kami pun turut prihatin atas wabah yang semakin hari semakin meningkat. Sebagai salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia, kami selalu berkomitmen untuk memberikan perlindungan terbaik kepada Pelanggan.

Tentunya kami juga harus mempersiapkan SDM terbaik untuk memberikan rasa aman kepada Pelanggan.” Berbagai upaya dilakukan untuk menyiapkan karyawan dalam mengantisipasi penyebaran Virus Corona. Medicillin, sebagai salah satu produk asuransi kesehatan Adira Insurance, melalui Wellness Program menyelenggarakan Health Talk mengenai “Kupas Tuntas Virus Corona” di Gedung Graha Adira, Jakarta (12/03). Bekerjasama dengan RS. Anna Pekayon, acara ini dihadiri
oleh Dr. Vonni Christiana Bionika, Sp.P untuk memberikan informasi lebih lengkap mengenai virus corona.

“Tujuan kami mengadakan acara ini karyawan mendapatkan info dan pengetahuan langsung dari ahlinya agar terhindar dari berita yang justru menambah kepanikan. Dan tentunya menjadi fokus Perusahaan adalah karyawan sudah dengan sadar diri untuk melakukan tindakan-tindakan preventif berkaitan dengan pencegahan corona,” ungkap Hananta.

Selain itu, berbagai fasilitas pun disiapkan oleh Perusahaan sebagai upaya preventif yang dilakukan karyawan yaitu penyediaan masker untuk seluruh karyawan, pemberian hand sanitizer, menggiatkan kampanye dan sosialisasi tata cara mencuci tangan yang benar kepada seluruh karyawan, melakukan thermal scanning di pintu masuk kantor, penyediaan infuse water di setiap gedung Adira Insurance, hingga melakukan medical check up untuk seluruh
karyawan.

“Mendukung himbauan pemerintah untuk melakukan kerja dari rumah, Adira Insurance telah terlebih dahulu memiliki program Working at Home (WAH) untuk karyawan sejak tahun 2018 dengan 82% karyawan Ops & IT (sekitar 220 orang) melakukan pekerjaan dari rumah. Selain meningkatkan produktivitas perusahaan, program WAH juga dapat mengurangi kemungkinan terinfeksi atau bahaya lain. Namun untuk semakin mendukung himbauan tersebut, Adira
Insurance mengimplementasikan metode shift dengan menjadi 2 tim untuk bekerja di kantor dan bekerja di rumah secara bergilir setiap minggu untuk semua karyawan,” tambah Hananta.

Namun Pelanggan tidak perlu khawatir terkait program ini, pelayanan tetap dapat dilakukan melalui jalur digital tanpa harus tatap muka. Untuk pembelian asuransi dapat dilakukan melalui www.asuransiadira.com dan www.travellin.co.id khusus untuk asuransi perjalanan.

Kemudian untuk pengajuan klaim, khusus untuk asuransi mobil, dapat menggunakan Autocillin Mobile Claim Application. Untuk pengajuan klaim produk lainnya dapat menghubungi contact center Adira Care 1500 456 selama 24 jam. Selain itu, Perusahaan juga menyediakan layanan melalui email adiracare@asuransiadira.co.id dan online chat via website Perusahaan hingga via Instagram @asuransiadira, @autocillin, serta @travellinid.

“Sebagai perusahaan jasa, terutama industri asuransi umum, pelayanan kepada Pelanggan adalah hal utama. Karyawan kami merupakan asset perusahaan sehingga kesehatan mereka adalah hal utama juga agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada Pelanggan.

Karyawan tetap fit dan sehat, Pelanggan dapat mendapatkan pelayanan terbaik,” tutup Hananta.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
Ringankan Korban Covid-19, PLN Bebaskan Tagihan Pelanggan 450 VA
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendukung penuh kebijakan Pemerintah untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Tren Pergerakan Penumpang Menurun Setelah WFH Dan Stay At Home Diberlkukan
Himbauan pemerintah untuk tidak bepergian ke luar kota dan tetap berada di rumah (stay at home) serta kerja dari rumah (work from home) selama pandemi COVID-19 direspons baik oleh warga Jakarta. Hal tersebut terlihat dari tren pergerakan penumpang pesawat.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Kerjasama Kementerian BUMN-BKPM Teken MoU Kemudahan Berusaha
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menandatangani Nota Kesepahaman tentang Koordinasi Tugas dan Fungsi Lingkup Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Penandatanganan…
 
Nasional
30/03/2020 18:45 WIB
Insentif Keuangan dan Restrukturisasi Pinjaman Selama Wabah Covid-19
Presiden Joko Widodo mengarahkan bahwa sistem respon Covid-19 salah satunya adalah daya tahan sosial ekonomi. Oleh karena itu, keluar kebijakan pemerintah tentang relaksasi dan restrukturisasi pinjaman kredit UMKM terdampak Covid-19.
 
Nasional
30/03/2020 18:32 WIB
Meski Ada Lonjakan, Stok Pangan Bulog Selalu Tersedia
Pemerintah melalui Perum BULOG memastikan mampu mengatasi kebutuhan lonjakan pangan yang tak terduga.
 
Nasional
30/03/2020 18:23 WIB
PLN Pastikan Kompensasi WFH Hoax
Presiden Joko Widodo mengarahkan bahwa sistem respon Covid-19 salah satunya adalah kebijakan relaksasi yang bertujuan agar mekanisme kerja dari rumah (work from home/WFH), social/phisycal distancing, dan pembatasan mobilitas lain bisa berlangsung efektif.
 
Nasional
29/03/2020 19:33 WIB
Ini Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soetta Mulai 1 April
PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menyampaikan bahwa terhitung mulai hari Rabu, 1 April 2020 dilakukan pembatasan operasi Terminal 1 dan Terminal 2.