I.E.K
Senin, 17 Februari 2020 - 18:23 WIB

Telkom Dukung Percepatan Digitalisasi ke Pelosok Indonesia

Foto/Dok-Telkom/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Telkom/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus Pemerintah untuk lima tahun ke depan. Menjawab tantangan ke depan, sebagai BUMN telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) agresif membangun infrastruktur telekomunikasi dari Sabang sampai Merauke hingga pelosok yang memiliki akses langsung ke mancanegara, demi memastikan konektivitas dan akses informasi dapat diperoleh secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat guna terciptanya masyarakat digital Indonesia yang berdaya saing global.

Guna mewujudkan digitalisasi serta memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan, Telkom melakukan modernisasi jaringan telekomunikasi dengan menggunakan teknologi berbasis 100% fiber optic di kota dan kabupaten seluruh Indonesia, yang dikenal dengan istilah Modern Broadband City. Adanya modernisasi jaringan ke fiber optic menjadi landasan penting dalam penyediaan layanan digital baik digital platform maupun services, yang dapat diakses melalui jaringan fixed broadband maupun seluler berkecepatan tinggi 3G/4G. Hal ini sekaligus menjadi langkah TelkomGroup dalam mempersiapkan hadirnya layanan 5G.

“Program modernisasi jaringan ini merupakan salah bentuk komitmen Telkom untuk meningkatkan kualitas layanan ICT bagi masyarakat serta mempercepat terwujudnya digitalisasi Indonesia. Pada era digital saat ini, tergelarnya infrastruktur 100% fiber optic tersebut, diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan broadband berkualitas, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan digital yang jauh lebih baik,” kata Direktur Network & IT Solution Telkom, Zulhelfi Abidin di Jakarta, Senin (17/2).

Komitmen Telkom untuk melakukan modernisasi jaringan ini diapresiasi oleh para pejabat daerah baik provinsi maupun kota dan kabupaten. Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor mengapresiasi Kalimantan yang sudah terhubung fiber optic 100%. Diharapkan kehadiran konektivitas fiber optic ini dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan.

Tidak jauh berbeda, Walikota Mataram Ahyar Abduh juga mengapresiasi realisasi Modern Broadband City yang telah menyejajarkan Kota Mataram dengan kota besar lainnya. Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menambahkan kehadiran konektivitas fiber optic Modern Broadband City dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan visi dan misi Kota Denpasar. 

“Infrastruktur ICT berbasis fiber optic yang disediakan Telkom ini diharapkan juga dapat membantu Pemkot untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas Indeks Pembangunan Manusia di Kota Denpasar serta mendukung Kota Denpasar menjadi Smart City terbaik,” ujar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.

Adanya modernisasi jaringan dapat mendukung penerapan ICT yang terintegrasi di lingkungan pemerintah daerah baik provinsi maupun kota dan kabupaten, sehingga semakin efektif dan efisien dalam melayani masyarakat, serta merangsang pertumbuhan pengguna layanan ICT, khususnya internet berkecepaan tinggi guna mendorong geliat ekonomi lokal berbasis digital termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Selain itu, melalui modernisasi jaringan ini diharapkan dapat memberikan digital experience terbaik bagi pelanggan TelkomGroup dan masyarakat pada umumnya. “Layanan Triple Play IndiHome akan semakin maksimal setelah digelarnya jaringan fiber optic,” lanjutnya. 

Lebih lanjut Zulhelfi menegaskan, bahwa modernisasi jaringan ini akan berlanjut hingga seluruh kota di Indonesia bertranformasi menjadi Broadband City. Telkom berkomitmen terus membangun masyarakat digital Indonesia dan mendukung kemajuan ekonomi digital nasional melalui penyediaan infrastruktur dan konektivitas yang merata bukan hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.

 

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Ringankan Korban Covid-19, PLN Bebaskan Tagihan Pelanggan 450 VA
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendukung penuh kebijakan Pemerintah untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Tren Pergerakan Penumpang Menurun Setelah WFH Dan Stay At Home Diberlkukan
Himbauan pemerintah untuk tidak bepergian ke luar kota dan tetap berada di rumah (stay at home) serta kerja dari rumah (work from home) selama pandemi COVID-19 direspons baik oleh warga Jakarta. Hal tersebut terlihat dari tren pergerakan penumpang pesawat.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Kerjasama Kementerian BUMN-BKPM Teken MoU Kemudahan Berusaha
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menandatangani Nota Kesepahaman tentang Koordinasi Tugas dan Fungsi Lingkup Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Penandatanganan…
 
Nasional
30/03/2020 18:45 WIB
Insentif Keuangan dan Restrukturisasi Pinjaman Selama Wabah Covid-19
Presiden Joko Widodo mengarahkan bahwa sistem respon Covid-19 salah satunya adalah daya tahan sosial ekonomi. Oleh karena itu, keluar kebijakan pemerintah tentang relaksasi dan restrukturisasi pinjaman kredit UMKM terdampak Covid-19.
 
Nasional
30/03/2020 18:32 WIB
Meski Ada Lonjakan, Stok Pangan Bulog Selalu Tersedia
Pemerintah melalui Perum BULOG memastikan mampu mengatasi kebutuhan lonjakan pangan yang tak terduga.
 
Nasional
30/03/2020 18:23 WIB
PLN Pastikan Kompensasi WFH Hoax
Presiden Joko Widodo mengarahkan bahwa sistem respon Covid-19 salah satunya adalah kebijakan relaksasi yang bertujuan agar mekanisme kerja dari rumah (work from home/WFH), social/phisycal distancing, dan pembatasan mobilitas lain bisa berlangsung efektif.
 
Nasional
29/03/2020 19:33 WIB
Ini Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soetta Mulai 1 April
PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menyampaikan bahwa terhitung mulai hari Rabu, 1 April 2020 dilakukan pembatasan operasi Terminal 1 dan Terminal 2.