Gilbert Sem Sandro
Jumat, 07 Februari 2020 - 17:34 WIB

Batik Air Perkenalkan Pesawat Terbaru Airbus 320-200 NEO

Foto/Dok-MuhammadRizkyFebriyanto/ECONOMICZONE
Foto/Dok-MuhammadRizkyFebriyanto/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Batik Air perkenalkan  pesawat generasi terbaru Airbus 320-200NEO (New Engine Option) dengan registrasi pesawat PK-BDF.

Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie mengungkapkan bahwa Batik Air merupakan maskapai pertama Lion Air Group yang mengoperasikan Airbus 320 NEO.

"Armada ini, merupakan pesawat ke-45 dari total pesanan keluarga A320 yaitu 234 unit," ungkap Capt. Luthfie pada saat peluncuran pesawat pada Kamis(6/2/2020) di Bandara Soekarno-Hatta.

Capt. Luthfie juga menjelaskan, Airbus 320-200 NEO Batik Air akan dipergunakan dalam pengembangan bisnis yang dinilai mampu melayani berbagai rute yang sudah ada (eksisting) dalam waktu yang akan datang.

"Rancananya akan ada penambahan frekuensi terbang, serta pembukaan rute baru domestik dan internasional dengan fokus mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan (safety first) serta kenyamanan," jelas Luthfie.

Luthfie juga menambahkan, bahwa dalam pesawat terbaru ini di lengkapi teknologi modern dan fitur-fitur yang memberikan kenyamanan bagi penumpang ketika berada di kabin.

"Batik Air menyediakan kenyamanan dengan melengkapi layanan hiburan penerbangan (inflight entertainment) berupa audio video visual di setiap kursi, pengaturan suara (audio control), kabin paling senyap di kelasnya, menambah fitur utama kursi lebih ergonomis dan sandaran kursi pada kaki (foot rest)," tambah Luthfie.

Mewakili pihak maskapai Batik Air,Capt. Luthfie  mengucapkan terima kasih atas koordinasi, kerjasama dan dukungan dari pabrikan pesawat Airbus.

"Terimakasih juga kepada pihak kru pesawat, teknisi, regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara serta pihak terkait lainnya yang telah membantu memperlancar pengiriman pesawat,"tutup Luthfie.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/09/2020 20:25 WIB
BNN Gandeng BRISyariah Terkait Penyediaan Belanja Pegawai dan Jasa Perbankan
Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggandeng PT Bank BRIsyariah Tbk dalam rangka penyediaan layanan belanja pegawai dan layanan jasa perbankan
 
Nasional
18/09/2020 20:01 WIB
Uni Eropa-Indonesia Tegaskann Kembali Komitmen Pengembangan Kapasitas Dan Pertumbuhan Ekonomi Hijau
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (kanan) bersama Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia H.E. Vincent Piket (kiri) meluncurkan EU-Indonesia Cooperation Publication 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis (17/9).
 
Nasional
18/09/2020 19:58 WIB
Dengan Lapisan Blue Fin, Pendinginan AC AQUA Japan Lebih Efektif
Pandemi Covid-19 belum berakhir. Vaksin dan obat yang tepat pun belum ditemukan. Menghabiskan waktu dengan berkegiatan di rumah menjadi pilihan paling aman agar terhindar dari bahaya virus. Untuk mendukung kenyaman saat berada di rumah, produsen elektronik rumah tangga AQUA Japan…
 
Nasional
16/09/2020 20:17 WIB
Lima BUMN Tandatangani MoU Pengembangan “Indonesia Hotel Chain”
Dalam rangka menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang kompetitif, salah satu inisiatif yang akan dilakukan adalah mengintegrasikan dan mengoptimalisasikan hotel-hotel milik BUMN.
 
Nasional
16/09/2020 20:14 WIB
Bandara Soetta Dinilai Jadi Salah Satu Bandara Paling Aman dari Covid-19
Berdasarkan evaluasi lembaga global Safe Travel Barometer, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinobatkan sebagai salah satu bandara di dunia dengan rating tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan dan keamanan dalam mencegah penyebaran COVID-19.
 
Nasional
16/09/2020 20:10 WIB
Biaya Rapid Test di Delapan Bandara Angkasa Pura I Turun Jadi Rp85.000
PT Angkasa Pura I (Persero) menurunkan biaya layanan rapid test di Delapan bandara kelolaaannya menjadi Rp85.000 dari sebelumnya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000. Hal ini dilakukan untuk semakin memudahkan para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan udara.
 
Nasional
15/09/2020 21:24 WIB
Pandemi Melanda, Pengembang Masih Aktif Bangun Proyek
Pandemi covid-19 telah melanda Indonesia selama 5 bulan terakhir, namun belum menunjukan tanda penurunan jumlah kasus hingga saat ini. Meski begitu, pelaku usaha Properti tampaknya tidak mau pasrah dengan keadaan.
Dummy