Gilbert Sem Sandro
Kamis, 06 Februari 2020 - 14:12 WIB

Wijaya Karya Bangun Sarana Air Bersih di Wonosobo

Foto/Dok-Wika/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Wika/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Wijaya Karya (Wika) bekerja sama dengan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan dan juga Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dalam membangun sarana dan prasarana air bersih bagi warga Desa Ropoh, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. 

Hadir dalam peresmian penggunaan sarana dan prasana air bersih  sebagai bagian dari tanggung jawab sosial di Desa Ropoh, Wonosobo antara lain, Manajemen WIKA; Komisaris Independen, Suryo Hapsoro Tri Utomo, Sekretaris Perusahaan Mahendra Vijaya, Perwakilan Dinas PU, SDA, dan Taru, Pemprov Jawa Tengah, Forkopimda Kepil, Wonosobo beserta warga Desa Ropoh.

Sekretaris Wijaya Karya Mahendra Vijaya pada mengatakan, bahwa ide membuat proyek ini berangkat dari minimnya kondisi sanitasi lingkungan dan akses layanan air bersih bagi warga yang rata-rata berpencaharian sebagai petani hortikultura.

“Alhamdulillah terimakasih atas kerja samanya antara WIKA – UGM – Dinas PU, SDA, dan Taru Ruang Pemprov Jateng serta Pokmas Tirta Panca Wening, Sarana dan Prasarana Air Bersih bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Ropoh untuk menopang kehidupan sehari-hari, termasuk untuk irigasi dan perikanan desa,” kata Mahendra saat di wawancarai dalam acara peresmian penggunaan sarana dan prasarana air bersih, di Wonosobo, Rabu (5/2/2020).

Lebih lanjut Mahendra menjelaskan pembangunan instalasi pengolahan air sederhana (IPAS) didesain agar air dari mata air dapat diolah terlebih dahulu sehingga air yang dialirkan menuju bak hidran utama sudah berupa air bersih.

"Bak IPAS sendiri terdiri dari bak penenang, bak penyaring, dan bak pengendap. Lalu pembangunan disesuaikan dengan lokasi mata air yang terdiri dari 5 lokasi dengan debit masing-masing sebesar Q1= 0,46 liter/detik, Q2 = 0,78 liter/detik, Q3 = 0,29 liter/detik, Q4 = 0,68 liter/detik, dan Q5 = 0.81 liter/detik," jelas Mahendra.

Kemudian Mahendra menambahkan, pembuatan Bak HU menjadi program pembangunan selanjutnya yang bertujuan untuk menampung air bersih  yang telah melalui pengolahan Bak IPAS.

"Air bersih pada Bak HU inilah yang akan digunakan oleh masyarakat. Jika Bak HU penuh, maka air yang meluap akan dialirkan menuju desa, sehingga air bersih yang meluap dari bak juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," tutup Mahendra

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/09/2020 20:25 WIB
BNN Gandeng BRISyariah Terkait Penyediaan Belanja Pegawai dan Jasa Perbankan
Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggandeng PT Bank BRIsyariah Tbk dalam rangka penyediaan layanan belanja pegawai dan layanan jasa perbankan
 
Nasional
18/09/2020 20:01 WIB
Uni Eropa-Indonesia Tegaskann Kembali Komitmen Pengembangan Kapasitas Dan Pertumbuhan Ekonomi Hijau
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (kanan) bersama Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia H.E. Vincent Piket (kiri) meluncurkan EU-Indonesia Cooperation Publication 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis (17/9).
 
Nasional
18/09/2020 19:58 WIB
Dengan Lapisan Blue Fin, Pendinginan AC AQUA Japan Lebih Efektif
Pandemi Covid-19 belum berakhir. Vaksin dan obat yang tepat pun belum ditemukan. Menghabiskan waktu dengan berkegiatan di rumah menjadi pilihan paling aman agar terhindar dari bahaya virus. Untuk mendukung kenyaman saat berada di rumah, produsen elektronik rumah tangga AQUA Japan…
 
Nasional
16/09/2020 20:17 WIB
Lima BUMN Tandatangani MoU Pengembangan “Indonesia Hotel Chain”
Dalam rangka menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang kompetitif, salah satu inisiatif yang akan dilakukan adalah mengintegrasikan dan mengoptimalisasikan hotel-hotel milik BUMN.
 
Nasional
16/09/2020 20:14 WIB
Bandara Soetta Dinilai Jadi Salah Satu Bandara Paling Aman dari Covid-19
Berdasarkan evaluasi lembaga global Safe Travel Barometer, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinobatkan sebagai salah satu bandara di dunia dengan rating tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan dan keamanan dalam mencegah penyebaran COVID-19.
 
Nasional
16/09/2020 20:10 WIB
Biaya Rapid Test di Delapan Bandara Angkasa Pura I Turun Jadi Rp85.000
PT Angkasa Pura I (Persero) menurunkan biaya layanan rapid test di Delapan bandara kelolaaannya menjadi Rp85.000 dari sebelumnya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000. Hal ini dilakukan untuk semakin memudahkan para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan udara.
 
Nasional
15/09/2020 21:24 WIB
Pandemi Melanda, Pengembang Masih Aktif Bangun Proyek
Pandemi covid-19 telah melanda Indonesia selama 5 bulan terakhir, namun belum menunjukan tanda penurunan jumlah kasus hingga saat ini. Meski begitu, pelaku usaha Properti tampaknya tidak mau pasrah dengan keadaan.
Dummy