Gilbert Sem Sandro
Sabtu, 01 Februari 2020 - 20:48 WIB

Pemerintah Indonesia Pulangkan Seluruh WNI di China

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pemerintah Indonesia memulangkan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dari China.

WNI yang berada di Hubei, termasuk Kota Wuhan berjumlah sekitar 200-an jiwa. WNI tersebut akan di bawa ke Indonesia menggunakan pesawat Batik Air milik Lion air Group.

Hal ini dikonfirmasi oleh Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro. Danang menjelaskan bahwa pesawat “misi kemanusiaan” tersebut akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu (01/02/2020) siang.

“ Pesawat akan berangkat jam 12.00 WIB,” ujar Danang saat di konfirmasi.

Sebelumnya Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait mengatakan, pemulangan para WNI dari Provinsi Hubei di China akan menggunakan pesawat Batik Air jenis Airbus A330.

" Pesawat itu akan diterbangkan kembali ke Indonesia pada hari yang sama pukul 13.00 waktu setempat, dan kemudian mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, pukul 19.00 waktu setempat," kata Edward.

Dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden, Presiden Joko Widodo menginstruksikan semua warga negara Indonesia di Hubei, China, yang menjadi pusat penyebaran virus corona, segera dievakuasi.

Presiden memerintahkan hal tersebut setelah bertemu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan sejumlah menteri dan pejabat terkait, di bandar udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/01/2020).

“Tadi bapak presiden sudah memerintahkan agar evakuasi WNI di Provinsi Hubei dilakukan segera,” kata Retno, usai pertemuan, seperti dikutip siaran pers Sekretariat Presiden.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing melaporkan, Pemerintah China akan memfasilitasi semua keperluan proses evakuasi WNI di provinsi Hube.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/09/2020 20:09 WIB
Digital Platform Gojek Semakin Aman dalam Mendukung Usaha Mitra
Inisiatif #AmanBersamaGojek terbukti membuat mitra driver dan mitra merchant di ekosistem Gojek semakin merasa aman dalam memperoleh pendapatan di dunia digital.
 
Nasional
18/09/2020 20:01 WIB
Uni Eropa-Indonesia Tegaskann Kembali Komitmen Pengembangan Kapasitas Dan Pertumbuhan Ekonomi Hijau
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (kanan) bersama Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia H.E. Vincent Piket (kiri) meluncurkan EU-Indonesia Cooperation Publication 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis (17/9).
 
Nasional
18/09/2020 19:58 WIB
Dengan Lapisan Blue Fin, Pendinginan AC AQUA Japan Lebih Efektif
Pandemi Covid-19 belum berakhir. Vaksin dan obat yang tepat pun belum ditemukan. Menghabiskan waktu dengan berkegiatan di rumah menjadi pilihan paling aman agar terhindar dari bahaya virus. Untuk mendukung kenyaman saat berada di rumah, produsen elektronik rumah tangga AQUA Japan…
 
Nasional
16/09/2020 20:17 WIB
Lima BUMN Tandatangani MoU Pengembangan “Indonesia Hotel Chain”
Dalam rangka menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang kompetitif, salah satu inisiatif yang akan dilakukan adalah mengintegrasikan dan mengoptimalisasikan hotel-hotel milik BUMN.
 
Nasional
16/09/2020 20:14 WIB
Bandara Soetta Dinilai Jadi Salah Satu Bandara Paling Aman dari Covid-19
Berdasarkan evaluasi lembaga global Safe Travel Barometer, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinobatkan sebagai salah satu bandara di dunia dengan rating tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan dan keamanan dalam mencegah penyebaran COVID-19.
 
Nasional
16/09/2020 20:10 WIB
Biaya Rapid Test di Delapan Bandara Angkasa Pura I Turun Jadi Rp85.000
PT Angkasa Pura I (Persero) menurunkan biaya layanan rapid test di Delapan bandara kelolaaannya menjadi Rp85.000 dari sebelumnya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000. Hal ini dilakukan untuk semakin memudahkan para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan udara.
 
Nasional
15/09/2020 21:24 WIB
Pandemi Melanda, Pengembang Masih Aktif Bangun Proyek
Pandemi covid-19 telah melanda Indonesia selama 5 bulan terakhir, namun belum menunjukan tanda penurunan jumlah kasus hingga saat ini. Meski begitu, pelaku usaha Properti tampaknya tidak mau pasrah dengan keadaan.
Dummy