I.E.K
Selasa, 28 Januari 2020 - 23:47 WIB

Restrukturisasi Utang, PT Krakatau Steel Hemat USD685 Juta

Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - Dalam upaya penyehatan perusahaan, PT Krakatau Steel (persero) Tbk menyelesaikan restrukturisasi utang senilai USD2 miliar. Restrukturisasi ini melibatkan 10 bank nasional, swasta nasional dan swasta asing. Penandatanganan persetujuan pembiayaan ini dilakukan untuk mendukung Rencana Transformasi Bisnis dan Keuangan Krakatau Steel menjadi lebih sehat. Beban bunga dan kewajiban pembayaran pokok pinjaman menjadi lebih ringan sehingga membantu perbaikan kinerja perusahaan dan memperkuat cashflow perusahaan. Proyek restrukturisasi ini berlangung selama sembilan tahun (2019-2027), dalam jangka panjang diharapkan operasi perusahaan menjadi lebih baik.

“Ya memang ada negoisasi tenor maupun bunganya. Namun melalui restrukturisasi ini, total beban bunga selama sembilan tahun utang dapat diturunkan dari USD 847 juta menjadi USD 466 juta. Selain itu, penghematan biaya juga kita dapatkan dari restrukturisasi Krakatau Steel hutang selama sembilan tahun sebesar USD685 juta,” kata Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim di Jakarta, Selasa (28/1).

Sepanjang tahun 2019, perseoran telah melakukan rekstrukturisasi, optimalisasi tenaga kerja dan menerapkan operation excellence sehingga Krakatau Steel lebih efisien dan kompetitif. Kemudian di September dan November 2019 secara berturut-turut kami berhasil melampaui rekor produksi HRC dan CRC. Langkah selanjutnya, Perseroan juga mendorong agar dilakukan dukungan kebijakan regulasi regulasi impor baja. Regulasi ini merupakan hal terpenting lainnya untuk mendukung pertumbuhan industri baja yang sehat.

“Impor baja saat ini sudah menghantam industri baja nasional dari hulu hingga hilir. Kondisi ini jika diteruskan pada akhirnya Indonesia hanya akan menjadi konsumen pengguna baja dari luar negeri saja, dan akan semakin menekan defisit neraca perdagangan,” terangnya.

Pada tahun 2018 volume impor baja mencapai angka 6,3 juta ton, naik sebesar 6,7 persen bandingkan dengan tahun sebelumnya. Selain itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2018, besi dan baja tercatat menjadi komoditi impor terbesar ke-3 yaitu sebesar 6,45 persen dari total importasi dengan nilai USD10,25 Milyar dan telah mengakibatkan defisitnya neraca perdagangan RI. Sampai dengan bulan September 2019, importasi besi dan baja telah mencapai 5 juta ton dan di estimasi akan mengalami kenaikan sampai 6,7 juta ton sampai akhir 2019 (meningkat 7,5% dari total impor tahun 2018 sebesar 6,3 juta ton). Bahkan hingga September 2019, besi dan baja masih menempati posisi 3 besar komoditi impor yang masuk ke Indonesia dengan nilai USD7,63 Milyar.

“Bersama Kementerian BUMN, kami memberikan masukan kepada kementerian terkait agar pasar dan industri baja di Indonesia bisa lebih sehat. Industri baja dalam negeri sangat tertekan dengan kondisi impor baja di sepanjang tahun 2018-2019. Kami memerlukan kebijakan dan pengawasan yang ketat dalam hal impor baja. Telah terjadi penurunan utilisasi industri baja hingga 43 persen di tahun 2019,” pungkasnya.

 

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Kementerian BUMN Gelar Rapat Koordinasi Pengembangan Benoa Maritim
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, menggelar rapat koordinasi pengembangan Benoa Maritim Tourism Hub pada Kamis(13/2/2020) bertempat di Nusa Dua, Bali.
 
Nasional
17/02/2020 18:30 WIB
Program Berbagi ‘Berkah MyPertamina 2020’ dengan Hadiah Miliaran
 Mendukung skema pembayaran non tunai ini, PT Pertamina (persero) pun turut mengadakan program Berbagi Berkah My Pertamina
 
Nasional
16/02/2020 18:53 WIB
Batik Air Sambut Kedatangan Awak Pesawat yang Menjemput WNI dari Natuna
Batik Air menyambut kedatangan 18 awak pesawat yang telah selesai menjalani rangkaian protokol kesehatan yaitu karantina dan observasi, di natuna, Kepulauan Riau.
 
Nasional
16/02/2020 07:52 WIB
RedDoorz Penuhi Resolusi Awal Tahun Jelajahi Destinasi Wisata di Indonesia
Awal tahun merupakan saat ketika banyak orang memiliki banyak harapan dan keinginan yang ingin diwujudkan sepanjang tahun.
 
Nasional
13/02/2020 18:15 WIB
Terobosan Baru Dirut Garuda yang Langsung Turun Ke Masyarakat Disambut Positif
Terobosan Direktur Utama (Dirut) Garuda Irfan Setiaputra yang turun langsung menemui para pengusaha travel di sambut baik oleh masyarakat.
 
Nasional
13/02/2020 15:24 WIB
PT. Bukit Asam Terapkan Manajemen Anti Suap
PT. Bukit Asam Tbk. Menerapkan standar Internasional Anti-Bribery Management System atau Manajemen Anti Suap. Penerapan ini ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan, oleh jajaran Direksi Bukit Asam di Tanjung Enim, pada Selasa (11/2).
 
Nasional
13/02/2020 15:12 WIB
Adira Insurance Gandeng Universitas Multimedia Nusantara
Untuk turut berkontribusi mempersiapkan generasi yang mampu bersaing di Indonesia, PT. Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) kembali menggulirkan Adira Insurance Cooperative Education Program (AICOP).