Aldhi Chandra
Jumat, 24 Januari 2020 - 17:51 WIB

Menaker Ida Ingin Santri Melek Teknologi 4.0

ECONOMIC ZONE - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menginginkan kalangan santri dan pelajar untuk menguasai teknologi dan informasi untuk merespon perkembangan atau revolusi industri 4.0. Di era otomatisasi dan digitalisasi saat ini, pelibatan generasi milenial sangat mendesak untuk meningkatkan SDM yang unggul dan berdaya saing.
"Para pelajar dan santri yang merupakan generasi milenial, mau tidak mau, suka tidak suka harus  cepat tanggap terhadap teknologi. Jika tidak, maka secara perlahan akan tertinggal dengan teknologi yang lebih baru dan maju, "  kata Menaker Ida saat menjadi pembicara utama Rakernas Ikatan Pemuda dan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Jombang, Jawa Timur, Kamis (23/1/2020) kemarin.
Dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker pada Jumat (24/1), Menteri Ida menjelaskan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin, pemerintah Indonesia memberikan perhatian serius untuk peningkatan kualitas SDM melalui program pendidikan dan pelatihan kejuruan, pemagangan, serta kemitraan dengan industri.
"Untuk itu, peran institusi pendidikan, seperti pondok pesantren sebagai kawah candradimuka, atau organisasi pelajar sangat strategis baik dalam memberikan edukasi maupun untuk peningkatan daya saing bangsa Indonesia, "  kata Ida. Ida Fauziyah menambahkan upaya untuk menyiapkan pelajar dan santri di era digitalisasi saat ini harus dilakukan “tidak seperti biasanya”. Menurutnya, harus ada langkah-langkah besar yang dapat mengadaptasi perkembangan teknologi komunikasi, dan bahkan diperlukan inovasi yang tinggi.  
Menurut Menaker Ida, ekonomi digital di Indonesia terwujud dalam beragam industri. Tidak hanya terpaku pada e-commerce saja, namun ekonomi digital kini juga sudah merambah ke bidang transportasi, pendidikan, finansial perbankan, agrikultur, hingga tata kota. Perkembangan ekonomi digital sendiri berbanding lurus dengan penggunaan internet di Indonesia. 
Dengan 85 juta jumlah penduduk Indonesia yang telah terhubung jaringan internet,  lanjut Menaker Ida, memungkinkan Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam dunia e-commerce dan pengembangan ekonomi digital. Perkembangan ekonomi digital sendiri berbanding lurus dengan penggunaan internet di Indonesia. Salah satu bukti dari hal ini adalah menjamurnya berbagai usaha start-up. Bahkan kini diantaranya sudah bergelar Unicorn. 
Menaker Ida berharap ekonomi digital di Indonesia juga dapat diaplikasikan ke sektor-sektor industri lainnya. "Di sinilah pentingnya para generasi muda dan pelajar Nahdatul Ulama, untuk selalu meningkatkan kompetensinya, "  kata Menaker Ida.
Ida berpendapat IPPNU sebagai organisasi kader harus bisa mempersiapkan dalam menghadapi berkembangnya Industri 4.0 tersebut. "Di tangan IPPNU kader-kader putra dan putri NU akan dibentuk. IPPNU akan menjadi motor penggerak yang utama bagi generasi penerus bangsa, yang kompeten, berdaya saing dan tentunya tetap beriman dan berakhlakul karimah, "  kata Ida Fauziyah.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
21/02/2020 23:19 WIB
PT Barata Optimis Penjualan Meningkat 50 Persen
Direktur Utama PT Barata, Fajar Hari Sampurno mengatakan industri manufaktur secara keseluruhan menurun sejak beberapa tahun terakhir. Sedangkan penurunan industri manufaktur di Indonesia penurunan tersebut nampak dari indikasi investasi yang berbentuk paket. 
 
Nasional
21/02/2020 23:11 WIB
Di Tahun 2019, Bluebird Berhasil Kembalikan 15.884 Barang Tertinggal ke Penumpang
Sebagai perusahaan transportasi terdepan yang telah memudahkan mobilitas masyarakat Indonesia selama puluhan tahun, Bluebird Group telah dikenal luas akan kejujuran dan integritas yang dimiliki oleh setiap pengemudinya, termasuk dalam hal pengembalian barang yang tertinggal di kendaraan…
 
Nasional
21/02/2020 23:06 WIB
Gojek Bagikan Ribuan Masker Gratis di Bandara Soekarno-Hatta
Gojek Indonesia membagikan ribuan masker gratis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu upaya menangkal penyebaran virus Corona ke Indonesia.
 
Nasional
20/02/2020 17:57 WIB
Perum Jamkrindo Bukukan Kenaikan Laba 51 Persen Tahun 2019
Menutup tahun 2019, Perum Jamkrindo mencatatkan laba Rp765,71 miliar atau tumbuh 51 persen dari laba tahun 2018 sebesar Rp508,28 miliar.
 
Nasional
20/02/2020 17:52 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir Tunjuk Agus Martowardojo Jadi Komut BNI
Menteri BUMN, Erick Thohir menunjuk Agus DW Martowardojo menjadi Komisaris Utama PT Bank Nasional Indonesia (Persero) Tbk. Mantan Gubernur Bank Indonesia ini resmi menjadi Komut BNI usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar perusahaan.
 
Nasional
20/02/2020 07:30 WIB
Budi Waseso Perkenalkan Jenderal Kopi Nusantara Buwas
Komisaris Jenderal Polisi (Purn) sekaligus Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso membuka usaha warung kopi, yang bernama Jenderal Kopi Nusantara Buwas.
 
Nasional
19/02/2020 22:57 WIB
Fitur EIS pada vivo S1 Pro
vivo S1 Pro membawa fitur teranyar yang disematkan pada smartphone ini. Salah satunya adalah fitur Electronic Image Stabilization (EIS), untuk memberikan pengalaman videografi yang maksimal dan hasil video yang lebih stabil kepada konsumen.