Gilbert Sem Sandro
Rabu, 22 Januari 2020 - 19:36 WIB

PELNI Jelajahi Trayek ke Luar Negeri

Foto/Dok-Pelni/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Pelni/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - PT. Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) akan memulai pelayaran trayek luar negeri dan tahap awal pelayaran yang dilalui adalah pasar ASEAN.

Pada Rencana Jangka Panjang (RJPP) 2020-2024 PELNI menyasar pasar hingga ke negara Asia Tenggara, pasar ASEAN. Pelayaran perdana dimulai dari Tanjung Priok, Jakarta – Natuna- Pelabuhan Muara, Brunei Darussalam. Empat Kapal Logistik Nusantara akan berangkat pada Jumat (1/2020).

Kapal berkapasitas 105 teus/container itu akan mengambil rute dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kapal akan singgah di Selat Lampa, Natuna dan melanjutkan pelayaran ke Pelabuhan Muara, Brunei Darussalam.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PELNI Yahya Kuncoro menjelaskan, PELNI sekarang  tidak hanya melayani angkutan penugasan kapal penumpang, namun telah mengembangkan bisnis angkutan barang untuk dalam negeri dan luar negeri.

" Kami merevisi visi perusahaan dari sebelumnya Menjadi Perusahaan Pelayaran Nasional yang Tangguh dan Pilihan Utama Pelanggan dirubah menjadi Perusahaan Pelayaran Nasional  dan Logistik Maritim Terkemuka di Asia Tenggara,” ujar Yahya.

Kemudian Yahya menambahkan, revisi visi Perusahaan didasari perkembangan bisnis transportasi laut yang terbuka ke  penjuru Tanah Air dan seluruh dunia terutama untuk angkutan barang.

“Pasar yang sudah siap dan sudah ada komunikasi adalah Brunei Darussalam dan kami akan berlayar mulai bulan depan, 14 Februari 2020 nanti kapal akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Brunei,” kata Yahya.

Lebih lanjut Yahya menuturkan bahwa Pelayaran ke Brunei Februari mendatang, akan memakan waktu selama sembilan hari.

“Estimasi hari layar sekitar 9 hari. Bagi pelanggan yang akan mengangkut barang ke Brunei dapat menghubungi Contact Center PELNI 162 atau bagian pemasaran angkutan barang. Kami ada yang melayani khusus muatan ke Brunei,” tambah Yahya.

PELNI  mengoperasikan 113 armada terdiri 26 kapal penumpang tipe 3000/2000 pax sebanyak 12 unit, tipe 1000 pax  sembilan unit dan tipe 500/Roro lima unit,  53 kapal perintis, 13 kapal barang tol laut, tiga kapal barang komersial, satu kapal ternak dan 17 kapal rede.

 

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
13 jam yang lalu
AP II Gunakan Teknologi Facial Recognition untuk Check in dan Boarding ke Pesawat
PT Angkasa Pura II (Persero) pada pertengahan Maret 2020 mulai menggunakan teknologi pengenalan wajah (biometric facial recognition) untuk proses check in dan boarding ke pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi.
 
Nasional
13 jam yang lalu
Indonesia Power Resmikan PLTS Atap 226 kWp
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui Anak Perusahaannya yaitu Indonesia Power (IP) meresmikan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Kompleks Perkantoran Bali Power Generation Unit, dengan total daya 226 kWp (Kilo Watt Peak).
 
Nasional
13 jam yang lalu
BRI Luncurkan Aplikasi BRISPOT
Aplikasi BRISPOT memungkinkan nasabah nantinya melakukan aktivitas jemput bola setoran pinjaman dan simpanan para nasabah. Khususnya, mereka yang memiliki aktivitas usaha yang sangat padat dan tidak dapat meninggalkan tempat usahanya," jelas Amam.
 
Nasional
21/02/2020 23:11 WIB
Di Tahun 2019, Bluebird Berhasil Kembalikan 15.884 Barang Tertinggal ke Penumpang
Sebagai perusahaan transportasi terdepan yang telah memudahkan mobilitas masyarakat Indonesia selama puluhan tahun, Bluebird Group telah dikenal luas akan kejujuran dan integritas yang dimiliki oleh setiap pengemudinya, termasuk dalam hal pengembalian barang yang tertinggal di kendaraan…
 
Nasional
21/02/2020 23:06 WIB
Gojek Bagikan Ribuan Masker Gratis di Bandara Soekarno-Hatta
Gojek Indonesia membagikan ribuan masker gratis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu upaya menangkal penyebaran virus Corona ke Indonesia.
 
Nasional
20/02/2020 07:30 WIB
Budi Waseso Perkenalkan Jenderal Kopi Nusantara Buwas
Komisaris Jenderal Polisi (Purn) sekaligus Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso membuka usaha warung kopi, yang bernama Jenderal Kopi Nusantara Buwas.
 
Nasional
19/02/2020 22:57 WIB
Fitur EIS pada vivo S1 Pro
vivo S1 Pro membawa fitur teranyar yang disematkan pada smartphone ini. Salah satunya adalah fitur Electronic Image Stabilization (EIS), untuk memberikan pengalaman videografi yang maksimal dan hasil video yang lebih stabil kepada konsumen.