I.E.K
Minggu, 19 Januari 2020 - 20:58 WIB

Cegah Risiko Pencucian Uang, LinkAja Gandeng Ditjen Dukcapil

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dalam rangka meningkatkan fungsi proses verifikasi dan validasi identitas pengguna uang elektronik, LinkAja resmi bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Kerjasama tersebut untuk memberikan manfaat maksimal kepada pengguna LinkAja. 

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini membuat layanan elektronik Know Your Customer (e-KYC) LinkAja akan secara otomatis memvalidasi data pengguna tidak hanya dari pengenalan foto pengguna yang disesuaikan dengan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, tetapi juga data kependudukan yang dikelola oleh Ditjen Dukcapil.

“Melalui kerja sama ini, LinkAja akan mendapatkan hak akses atas data kependudukan yang dimiliki oleh Ditjen Dukcapil sehingga mempermudah dan mempercepat proses validasi e-KYC yang kami miliki untuk para pengguna yang ingin meningkatkan akun layanannya menjadi Full Service. Melalui e-KYC yang diverifikasi oleh Ditjen Dukcapil, kami harap para pengguna LinkAja dapat memperoleh manfaat maksimal dari layanan LinkAja, seperti saldo maksimum yang lebih tinggi, dan keleluasaan untuk melakukan transaksi lainnya seperti transfer dana dan penarikan tunai,” kata Haryati Lawidjaja, Direktur Operasi LinkAja di Jakarta, Sabtu (18/1).

Menurutnya, Perkembangan teknologi dan sistem informasi memang berkembang sangat pesat di Indonesia, untuk itu beragam inovasi harus terus dilakukan, salah satunya dengan peningkatan kualitas dan efektivitas penerapan validasi dan verifikasi pengguna layanan keuangan elektronik. 

“Dengan adanya kerja sama ini, pastinya kami berkomitmen untuk menjamin kerahasiaan, keutuhan, dan kebenaran data pengguna, serta tidak menyalahgunakan hak akses atas data kependudukan yang telah diberikan kepada kami. Adanya kesesuaian validasi dan verifikasi identitas ini sangat penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna dalam bertransaksi secara digital,” tambahnya.

Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyatakan bahwa dengan kerja sama ini, sekaligus membantu pemerintah untuk memerangi risiko pencucian uang dan/atau mencegah pendanaan terorisme melalui penggunaan layanan keuangan elektronik sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia.

“Pemerintah Indonesia memang mewajibkan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran selain Bank untuk menerapkan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT) yang telah diatur dalam Peraturan Bank Indonesia. Identifikasi dan verifikasi identitas diperlukan untuk mencegah risiko terjadinya transaksi keuangan mencurigakan,” kata Zudan Arif Fakrulloh.

Adanya sinergi antara teknologi e-KYC yang dilakukan LinkAja dengan data kependudukan milik Ditjen Dukcapil juga diharapkan dapat meningkatkan keinginan masyarakat untuk memiliki akses ke layanan keuangan digital karena prosesnya yang lebih mudah dan aman tanpa harus datang ke layananan keuangan secara langsung untuk melakukan validasi data.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
7 jam yang lalu
Gugus Tugas Distribusikan Alat PCR Deteksi Covid–19 ke 12 Provinsi
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 akan mendistribusikan ke sejumlah provinsi di Indonesia. Saat ini, satu alat PCR telah terpasang di salah satu rumah sakit di Provinsi DKI Jakarta.
 
Nasional
09/04/2020 19:26 WIB
PSBB Mulai Diberlakukan 10 April 2020, Ini Delapan Sektor yang Dikecualikan
Setelah mendapat restu dari Menteri Kesehatan RI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengkaji penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota DKI Jakarta. PSBB tersebut direncanakan dilaksanakan mulai Jumat, 10 April 2020.
 
Nasional
09/04/2020 19:17 WIB
Gandeng Telkomsel, Pengguna Aplikasi Halodoc Bebas Akses Layanan Telemedicine Tanpa Kuota Selama Masa Penanggulangan COVID-19
Berkolaborasi dengan Telkomsel, layanan telemedicine di aplikasi Halodoc kini dapat diakses tanpa kuota oleh pelanggan Telkomsel selama masa penanggulangan COVID-19.
 
Nasional
08/04/2020 19:51 WIB
Garuda Indonesia Beri Layanan “Priority Access” Bagi Tenaga Medis Covid-19
Bertepatan dengan diperingatinya World Health Day, kami menghadirkan apresiasi khusus kepada awak tenaga medis Indonesia yang saat ini sedang berjuang dalam upaya penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia melalui penyediaan fasilitas priority access yang dapat dinikmati baik sebelum…
 
Nasional
08/04/2020 08:00 WIB
Pegadaian Bantu Ambulans dan Peralatan Medis Untuk Pandemi Covid-19
PT Pegadaian (Persero) menyerahkan bantuan ambulans yang telah dimodifikasi dan peralatan medis ke PMI DKI Jakarta. Modifikasi satu unit ambulans PMI DKI Jakarta merupakan tindak lanjut untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi tim paramedis di lapangan.
 
Nasional
08/04/2020 07:34 WIB
Pelindo II Salurkan Bantuan Rp400 Juta Tanggulangi Pandemi Covid-19
Untuk membantu penanggulangan pandemi Corona (Covid-19), PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC memberikan bantuan dana bantuan senilai Rp400 juta yang diserahkan kepada Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri.
 
Nasional
07/04/2020 20:34 WIB
Halodoc Gandeng POGI Hadirkan Telekonsultasi Khusus Kandungan
Berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Halodoc menambahkan kanal layanan konsultasi khusus kehamilan dan kesehatan reproduksi di layanan chat with doctor di platform Halodoc, melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang diresmikan hari ini…
Dummy