Gilbert Sem Sandro
Sabtu, 18 Januari 2020 - 12:37 WIB

Jokowi tegaskan Masterplan Banjir di Jakarta Sudah Ada

Foto/AldhiChandra/ECONOMICZONE
Foto/AldhiChandra/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - Presiden Joko Widodo mengatakan masterplan untuk banjir Jakarta sudah ada sejak tahun 1973. Hal ini di ungkapkan Jokowi di sebabkan curah hujan yang masih tinggi di wilayah Ibukota dan sekitarnya.

Untuk mengantisipasinya, Jokowi menegaskan Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian harus bersinergi untuk penanganan banjir. Selain itu penanganan air dari hulu ke hilir harus diutamakan.

"Masterplan banjir untuk Jakarta ini sebetulnya sudah ada tahun 73. Sudah ada harus melakukan apa, apa, ada semuanya. Jadi nggak usah ada ide-ide baru, master plannya sudah ada kok. Sungai semuanya dilebarkan, teknisnya mau pakai normalisasi, naturalisasi silakan, tapi dilebarkan semua sungai itu yang tengah, semua sungai harus dilebarkan," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Menurut Jokowi, sungai-sungai di Jakarta perlu dilebarkan. Teknis pembagiannya pengerjaannya, Jokowi menyerahkan ke Pemprov dan Kementerian.

"Bukan hanya Ciliwung saja ada Pesanggrahan, ada Buaran, Kali Cipinang, Kali Sunter dan lain-lainnya. Semuanya perlu dilebarkan. Itu tanyakan Kementerian PU pembagiannya dengan pemerintah provinsi seperti apa yang di Jawa Barat seperti apa, yang di Banten seperti, apa yang di Jakarta seperti apa," ujar Jokowi.

Menanggapi hal itu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan beberapa kanal banjir di Jakarta yakni barat dan timur disebut Basuki menjadi bagian dari masterplan yang dimaksud presiden Jokowi.

"Jadi ada kanal banjir barat, kanal banjir timur itu berdasarkan masterplan semua agar air tidak tumpah di Jakarta," jelas Basuki kepada para awak Media.

Untuk saat ini, Basuki menuturkan akan mengatasi normalisasi Sungai Ciliwung terlebih dahulu untuk mengantisipasi banjir di Jakarta.

"Kemudian Ciliwung, nah ini yang kita tangani," lanjut Basuki.

 

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
21/02/2020 23:19 WIB
PT Barata Optimis Penjualan Meningkat 50 Persen
Direktur Utama PT Barata, Fajar Hari Sampurno mengatakan industri manufaktur secara keseluruhan menurun sejak beberapa tahun terakhir. Sedangkan penurunan industri manufaktur di Indonesia penurunan tersebut nampak dari indikasi investasi yang berbentuk paket. 
 
Nasional
21/02/2020 23:11 WIB
Di Tahun 2019, Bluebird Berhasil Kembalikan 15.884 Barang Tertinggal ke Penumpang
Sebagai perusahaan transportasi terdepan yang telah memudahkan mobilitas masyarakat Indonesia selama puluhan tahun, Bluebird Group telah dikenal luas akan kejujuran dan integritas yang dimiliki oleh setiap pengemudinya, termasuk dalam hal pengembalian barang yang tertinggal di kendaraan…
 
Nasional
21/02/2020 23:06 WIB
Gojek Bagikan Ribuan Masker Gratis di Bandara Soekarno-Hatta
Gojek Indonesia membagikan ribuan masker gratis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu upaya menangkal penyebaran virus Corona ke Indonesia.
 
Nasional
20/02/2020 17:57 WIB
Perum Jamkrindo Bukukan Kenaikan Laba 51 Persen Tahun 2019
Menutup tahun 2019, Perum Jamkrindo mencatatkan laba Rp765,71 miliar atau tumbuh 51 persen dari laba tahun 2018 sebesar Rp508,28 miliar.
 
Nasional
20/02/2020 17:52 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir Tunjuk Agus Martowardojo Jadi Komut BNI
Menteri BUMN, Erick Thohir menunjuk Agus DW Martowardojo menjadi Komisaris Utama PT Bank Nasional Indonesia (Persero) Tbk. Mantan Gubernur Bank Indonesia ini resmi menjadi Komut BNI usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar perusahaan.
 
Nasional
20/02/2020 07:30 WIB
Budi Waseso Perkenalkan Jenderal Kopi Nusantara Buwas
Komisaris Jenderal Polisi (Purn) sekaligus Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso membuka usaha warung kopi, yang bernama Jenderal Kopi Nusantara Buwas.
 
Nasional
19/02/2020 22:57 WIB
Fitur EIS pada vivo S1 Pro
vivo S1 Pro membawa fitur teranyar yang disematkan pada smartphone ini. Salah satunya adalah fitur Electronic Image Stabilization (EIS), untuk memberikan pengalaman videografi yang maksimal dan hasil video yang lebih stabil kepada konsumen.