Aldhi Chandra
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:39 WIB

PUPR Dorong Pemda Replikasi Program BSPS

Foto/Dok-PUPR/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PUPR/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta pemerintah daerah untuk mereplikasi atau melakukan duplikasi program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di daerah.

Saat ini Program BSPS dinilai menjadi salah satu program perumahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat agar mereka dapat menempati rumah yang layak huni.

“Pemda dapat mereplikasi Program BSPS yang dilaksanakan oleh PUPR untuk mengatasi RTLH yang ada. Program BSPS hanya stimulan agar masyarakat mau berupaya membangun rumahnya agar menjadi lebih layak huni,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran pers, Rabu (15/1).

Khalawi menerangkan, penanganan RTLH di Indonesia dapat berjalan dengan baik jika ada kolaborasi yang baik khususnya program perumahan baik di pusat maupun di daerah. Untuk itu, Pemda dalam APBD nya diharapkan dapat mengalokasikan anggaran untuk program perumahan bagi masyarakatnya.

“Melalui program BSPS yang dilaksanakan secara berkelompok ini masyarakat juga diminta untuk bergotong royong agar bersama-sama meningkatkan kualitas rumahnya. Ratusan ribu rumah telah ditingkatkan kualitasnya jika sebelumnya tidak layak huni kini bisa menjadi layak huni dengan Program BSPS,” tandasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang ada di Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, jenis dan besaran dana bantuan menurut Keputusan Menteri PUPR Nomor 158/KPTS/M/2019 tentang besaran nilai dan lokasi BSPS terbagi menjadi dua. Pertama adalah peningkatan kualitas rumah swadaya (PKRS) di daerah provinsi sebesar Rp 17,5 juta. Rinciannya adalah bantuan bahan bangunan Rp 15 juta dan upah kerja 2,5 juta. Adapun PKRS khusus di pulau-pulau kecil dan pegunungan di provinsi Papua dan Papua Barat adalah Rp 35 juta yang terdiri dari bahan bangunan Rp 30 juta dan upah kerja Rp 5 juta. 

Sedangkan yang kedua adalah Pembangunan Baru Rumah Swadaya (PBRS) total bantuannya Rp 35 juta yang terdiri dari bahan bangunan Rp 30 juta dan sisanya untuk upah kerja sebesar Rp 5 juta.  Masyarakat juga dapat ikut terlibat dalam padat karya tunai Program BSPS di daerah. Adanya padat karya tunai diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat

Beberapa prinsip pelaksanaan BSPS diantaranya adalah masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan rumah, kegotongroyongan dan keberlanjutan kegiatan, BSPS sebagai bantuan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat dan pengungkit keswadayaan masyarakat, Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) sebagai pendamping masyarakat, dan tidak melewati tahun anggaran. 

“Tujuan dan hasil dari BSPS adalah terwujudnya rumah yang layak dan terhuni serta bantuannya tepat sasaran, tepat prosedur, tepat waktu, pemanfaatan dan akuntabel. Kami jamin bahwa program BSPS ini tanpa pungutan biaya. Jadi nanti masyarakat menerima bantuan ini dalam bentuk bahan bangunan dan mereka mengerjakan pembangunan secara bersama-sama dan bergotong royong,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Selayar H Muh Basri Ali menyatakan, pihaknya akan terus Melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kementerian PUPR terkait pelaksanaan Program BSPS di Kabupaten Kepulauan Selayar. Pada tahun 2020 ini,  pihaknya juga telah mengajukan usulan sekitar 1.000 unit untuk bedah rumah. 

Meskipun demikian, pihaknya menyerahkan jumlah alokasi bantuan kepada Kementerian PUPR dan siap untuk kembali melaksanakan pendampingan dalam pelaksanaan Program BSPS. “Saya juga ingin melaporkan ke Dirjen Penyediaan Perumahan bahwa alokasi yang diberikan di Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 400 unit pada tahun 2019 lalu  telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Masyarakat kami juga minta Bupati memperjuangkan kepada Kementerian PUPR bisa mengalokasikan kembali Program BSPS,” katanya.

Pemkab Kepulauan Selayar, imbuhnya, juga memiliki program serupa dengan BSPS Kementerian PUPR yakni program penanganan RTLH. Pelaksanaanya ditargetkan membantu peningkatan kualitas rumah sekitar 500 unit rumah per tahun.

“Program penanganan RTLH yang dilaksanakan Pemkab Kepulauan Selaya tersebar di 11 Kecamatan dan 81 desa serta 7 kelurahan. Jumlah bantuannya sekitar Rp 10 juta per unit rumah,” katanya.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
Meski Ada Lonjakan, Stok Pangan Bulog Selalu Tersedia
Pemerintah melalui Perum BULOG memastikan mampu mengatasi kebutuhan lonjakan pangan yang tak terduga.
 
Nasional
29/03/2020 08:50 WIB
Curhatan Erick Thohir Hadapi Covid-19
Apa Kabar? Semoga kalian tetap sehat dan terjaga di rumah kalian. Saya duduk di sini, bukan sebagai Menteri BUMN, tetapi sebagai, seorang ayah bagi 4 anak saya, seorang suami, dan juga seorang anak dari Ibu saya
 
Nasional
28/03/2020 20:33 WIB
Demi Mitigasi Covid-19, KAI Batalkan Sejumlah Perjalanan
KAI mengurangi perjalanan sebanyak 103 perjalanan KA per hari mulai 2 April 2020, sehingga jumlah perjalanan KA perharinya turun dari 532 KA per hari menjadi 429 KA per hari,” ujar VP Public Relations KAI, Yuskal Setiawan di Jakarta, ditulis Sabtu (28/3).
 
Nasional
28/03/2020 20:21 WIB
Kantor PLN Siapkan Bilik Desinfektan Untuk Karyawan Dan Tamu
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyediakan bilik penyemprotan desinfektan untuk pegawai di kantor-kantor PLN. Hal ini merupakan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.
 
Nasional
28/03/2020 18:20 WIB
Bukit Asam Terima dan Salurkan Bantuan Alat Medis
PT Bukit Asam Tbk menerima bantuan alat kesehatan dari China Huadian yang merupakan mitra kerja PT Bukit Asam Tbk. Bantuan ini diserahkan oleh Representative China Huadian, Zhou Qingke kepada Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin dengan disaksikan oleh Menteri BUMN, Erick…
 
Nasional
27/03/2020 19:17 WIB
vivo V19 Sudah Bisa di Beli Hari Ini
vivo Indonesia secara resmi mengumumkan penjualan vivo V19 mulai tanggal 25 Maret 2020. Setelah diperkenalkan secara resmi dan memulai masa pre-order pada 10 Maret lalu
 
Nasional
27/03/2020 19:06 WIB
Kampanye #TetapTerjaga, Langkah Terbaru Bluebird Dalam Hadapi Penyebaran Virus Corona
Menyusul dengan perkembangan dari status pandemic virus Corona atau COVID-19 secara global, khususnya himbauan social distancing di Indonesia, PT Blue Bird Tbk sebagai penyedia transportasi terdepan di Indonesia, pada hari ini Bluebird memperkenalkan program layanan Bluebird COD…