Aldhi Chandra
Selasa, 07 Januari 2020 - 16:05 WIB

Regulasi Baru Pekerja Migran Di Qatar, Menaker : Harap Aturan Baru Buruh Migran Membuka Peluang Pekerja Asal Indonesia

Foto/Dawi.F/ECONOMICZONE
Foto/Dawi.F/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kementerian Ketenagakerjaan sepakat untuk mengkaji kembali  kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Qatar terkait tata kelola penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

Peninjauan kembali kerja sama tersebut menyusul adanya regulasi baru bagi pekerja migran yang bekerja di negara Qatar.

"Kami harap aturan baru buruh migran itu membuka peluang bagi pekerja asal Indonesia. Revisi aturan itu juga dapat meningkatkan perlindungan terutama bagi pekerja migran Indonesia yang bekerja di sana, " ujar Menaker Ida Fauziyah saat menerima audiensi Dubes RI untuk Qatar, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhamad Basri Sidehabi di Jakarta, Senin (6/1/2020).

Ida Fauziyah mengatakan pihaknya akan mengecek dan menyinkronkan antara peraturan Qatar yang baru tentang pekerja migran dan ketentuan yang ada di Indonesia. Kemnaker  juga akan mendorong penempatan PMI di sektor formal yang menguntungkan bagi PMI.

"Sekarang, kita terus mencari job-job dan semi skills atau professional yang tersedia di sana," ujar Menaker Ida.

Didampingi Plt Dirjen Binapenta dan PKK Aris Wahyudi dan Karo Kerja Sama Luar Negeri (KLN) Indah Anggoro Putri, Menaker Ida menambahkan pihaknya juga akan mengecek dan menyinkronkan antara regulasi di Qatar yang baru tentang pekerja migran dengan ketentuan yang ada di Indonesia.

Jika hal ini membawa dampak yang baik kepada PMI, dari perlindungan maupun finansial, Kemnaker akan mendorong penempatan tenaga kerja Indonesia ke Qatar terutama pada sektor formal karena untuk sektor domestik masih moratorium

"Namun sebelum itu kita akan mengecek terlebih dahulu terkait jam kerja dan perlindungan bagi tenaga kerja Indonesia di Qatar. Kita juga ingin pastikan peningkatan kapasitas dan posisi diplomatik atase ketenagakerjaan di sana," kata Menaker.

Untuk mengawal format tata kelola penempatan dan perlindungan PMI, Menteri Ida Fauziyah menugaskan Aris Wahyudi, Indah Anggoro Putri dan Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Eva Trisiana, untuk melakukan kunjungan balasan ke Qatar.

Dubes Basri menjelaskan dalam peraturan baru pemerintah Qatar melindungi pekerja seperti pengemudi, tukang kebun, dan pekerja domestik. Selanjutnya diatur pula penerapan 10 jam kerja setiap hari dan adanya libur sehari dalam sepekan.  

"Adanya regulasi baru diharapkan mampu melindungi pekerja di Qatar tersebut yang selama ini belum memperoleh payung hukum. Mudah-mudahan tidak ada masalah lagi," kata Dubes Basri.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
Kementerian BUMN-IFC Teken MoU Peningkatkan GCG Direksi dan Komisaris
Kementerian BUMN menjalin kerja sama dengan organisasi internasional yang juga menjadi anggota World Bank Group, International Finance Corporation(IFC).
 
Nasional
2 jam yang lalu
Bandara Soetta Berupaya Penuhi Tiga Objektif Dalam Penerapan ACDM
Para stakeholder penerbangan nasional mengungkapkan bahwa Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) dinilai sangat penting untuk segera diterapkan secara penuh di Indonesia untuk efisiensi dan efektifitas sektor penerbangan nasional.
 
Nasional
11/07/2020 21:17 WIB
Dua KA Tujuan Bandung Tetap Beroperasi Pada Hari Senin dari Stasiun Gambir
PT KAI Daop 1 kini menjalankan 2 KA Argo Parahyangan dari Stasiun Gambir. Namun, Calon penumpang yang akan memanfaatkan jasa KA Argo Parahyangan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
 
Nasional
11/07/2020 21:10 WIB
Hankook Tire Raih Predikat Pemasok Terbaik tahun 2019
Hankook Tire dinobatkan sebagai “GM Supplier of The Year” atau Pemasok Terbaik GM oleh General Motors, produsen kendaraan asal Amerika Serikat yang menaungi merk-merk ternama seperti Chevrolet dan Buick, dalam ajang penghargaan Pemasok Terbaik tahunan ke-28 perusahaan pada…
 
Nasional
11/07/2020 21:04 WIB
Klaster Pangan BUMN Bersinergi Tingkatkan Produktivitas Pertanian Melalui Corporate Farming
PT Sang Hyang Seri (Persero) (SHS), PT Pertani (Persero), dan Klaster Pangan BUMN menjalin kerjasama pengembangan pertanian di lahan HGU SHS Sukamandi seluas 1.000 hektar.
 
Nasional
10/07/2020 19:53 WIB
Perluas akses Produk dan Layanan, Pegadaian Kembangkan Agen Komunitas dan Prioritas
PT Pegadaian (Persero) berhasil mencatat lonjakan jumlah agen sebesar 25.435 naik 34,68 persen dibandingkan periode yang sama Juni 2019 sebanyak 18.885 agen.
 
Nasional
10/07/2020 19:49 WIB
Hadirkan Teknologi Twin Inverter, Kulkas AQUA Japan Lebih Hemat Energi
Teknologi inverter pada peralatan eleketronik rumah tangga, seperti halnya kulkas, sudah cukup familiar saat ini bagi masyarakat Indonesia.
Dummy