I.E.K
Jumat, 03 Januari 2020 - 20:46 WIB

PLN: 87 Persen Listrik Wilayah Terdampak Banjir Telah Menyala

Foto/Dok-PLN/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PLN/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan pemeriksaan dan pembersihan gardu-gardu distribusi yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten.

“Terpantau hingga pukul 12.00 WIB, dari total 5.744 gardu distribusi terdampak banjir di Jabodetabek, PLN telah menyalakan sebanyak 5.001 atau sebesar 87 persen dan sisa 743 gardu distribusi masih dipadamkan sementara demi keamanan warga,” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka di Jakarta, Jumat (3/1).

Wilayah yang masih banyak mengalami pemadaman di Jabodetabek yaitu Cengkareng, Bandengan, Kebun Jeruk, Jasinga, Nanggung, Cibitung, dan Wanasari. Sementara wilayah lainnya sebagian besar telah menyala.

Untuk wilayah Banten, dari 598 gardu distribusi yang terdampak banjir, sebanyak 491 gardu distribusi atau 82 persennya telah menyala dan 107 gardu distribusi masih dipadamkan sementara. Banten Selatan menjadi daerah yang masih banyak mengalami pemadaman sementara karena wilayahnya masih banyak tergenang air. Sementara untuk wilayah lainnya seperti Serpong, Cikokol, dan Teluk Naga sebagian besar telah menyala.

Untuk mempercepat proses pemeriksaan, PLN menambah sekitar 100 personil yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Total 3.337 personil diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan penyalaan kembali gardu-gardu distribusi yang aman.

“Untuk mempercepat, kami juga mendapat tambahan personil dari Jateng dan Jatim. Semua unit PLN sinergi untuk mempercepat penormalan listrik,” tambahnya.

Sebelum menyalakan aliran listrik, PLN perlu memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan aman. PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir. PLN akan menyalakan aliran listrik setelah penandatanganan berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman.

“Sebelum menyalakan listrik di rumah, warga juga harus berhati-hati, pastikan peralatan listrik di rumah sudah bersih dan kering sebelum digunakan, karena ini juga berpotensi menyebabkan tersetrum,” jelasnya.

Untuk yang wilayahnya masih mengalami pemadaman, PLN juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan genset. “Mungkin masyarakat sangat ingin menyalakan listrik, karena listrik PLN belum aman untuk dinyalakan, warga menggunakan genset karena merasa rumahnya sudah aman dari banjir. Padahal instalasi listriknya masih belum aman, ini juga harus diperhatikan, karena berpotensi tersetrum,” pungkasnya.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
13 jam yang lalu
Jokowi tegaskan Masterplan Banjir di Jakarta Sudah Ada
Presiden Joko Widodo mengatakan masterplan untuk banjir Jakarta sudah ada sejak tahun 1973. Hal ini di ungkapkan Jokowi di sebabkan curah hujan yang masih tinggi di wilayah Ibukota dan sekitarnya.
 
Nasional
17/01/2020 16:21 WIB
KPR Gaeesss BTN Ditargetkan Capai Rp 11 Triliun
Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Consumer Lending Division (NSLD) BTN Suryanti Agustinar mengatakan tidak bisa dipungkiri hingga kini konsumen usia muda atau yang lebih dikenal generasi milenial masih kesulitan mengakses layanan Kredit Kepemilikan Rumah maupun Apartemen…
 
Nasional
17/01/2020 16:08 WIB
BTN Persiapkan Diri Kuasai Pasar Properti Milenial
PT Bank Tabungan Negara Tbk.  (BTN) mempersiapkan diri untuk menguasai pasar milenial, terutama bagi mereka yang belum memiliki hunian. (17/01/2020)
 
Nasional
17/01/2020 10:53 WIB
Bank BRI Raih 2 Penghargaan Internasional Triple A Country Awards
Mengawali tahun 2020, Bank BRI kembali menorehkan prestasi dengan raihan penghargaan berskala internasional dari The Asset, majalah ekonomi terkemuka di Asia. Dalam acara tahunannya, Triple A Country Awards, Bank BRI meraih 2 penghargaan sekaligus, yaitu sebagai “Best Issuer for…
 
Nasional
17/01/2020 10:43 WIB
PTPP Tandatangani Kontrak Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery
PT PP (Persero) Tbk telah melakukan pendandatanganan kontrak Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery bersama China Aluminium International Engineering Corporation Ltd di KBRI Beijing pada hari Sabtu (11/01) lalu.
 
Nasional
17/01/2020 10:39 WIB
Junior Global Bond BTN Kelebihan Permintaan
Junior Global Bond atau Obligasi Subordinasi PT.Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meraih banyak peminat dari investor global.
 
Nasional
16/01/2020 19:59 WIB
Indonesia-Korsel Segera Rampungkan Sistem Perlindungan PMI di Korsel
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan pemerintah Indonesia dan Korea Selatan (Koresl) segera menyelesaian pembaharuan (renewal) nota kesepahaman (MoU) penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korsel melalui skema employment permit system (EPS).