Aldhi Chandra
Jumat, 03 Januari 2020 - 19:47 WIB

ANRI Bantu Korban Banjir Restorasi Dokumen Penting

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) siap merestorasi dokumen masyarakat yang rusak karena terdampak banjir. Namun, dengan catatan arsip asli tidak boleh hilang.

"Kalau hilang atau terbawa air itu silakan menghubungi atau mengurus ke lembaga yang menerbitkan. Kalau di ANRI kami tugasnya hanya merawat fisik. Bukan informasinya apalagi menerbitkan itu bukan wewenang lembaga kami," kata Kasubdit Restorasi Arsip ANRI, Agung Gede Sumardika.

Adapun arsip yang bisa diperbaiki secara cuma-cuma meliputi Akta Perkawinan, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Sertifikat Tanah, Ijazah, dan lain-lain. Surat itu mesti ada bukti fisiknya dan belum dilaminating.

Agung mengatakan, pihaknya melalui Layanan Restorasi Arsip Keluarga (Laraska) bisa melayani restorasi dokumen dengan syarat pemilik harus membawa arsipnya walaupun dalam keadaan rusak dan masih terlihat bentuk fisiknya.Kemudian, maksimal arsip yang diperbaiki adalah sebanyak 10 lembar serta arsip asli atau bentuk fotokopi.

"Iya, arsip asli atau yang dianggap asli oleh yang bersangkutan. Kalau yang bersangkutan punyanya fotocopy, ya itu dianggap asli silakan saja," ujar Agung.

ANRI mengimbau untuk warga yang dokumennya terendam banjir agar tidak menjemur dengan panas matahari langsung. Karena, menurut Agung, sinar matahari akan mempercepat kerusakan arsip maupun struktur kertasnya.

"Diangin-anginkan saja menggunakan kipas angin. Kalau ada yang kotor cukup diusap dengan kuas halus. Pengeringannya juga bisa dibantu dengan setrika tapi tetap dilapisi kertas di bagian atas arsip dengan panas tertentu," ungkap dia.

Untuk warga ingin segera memperbaiki arsipnya yang rusak karena banjir, Agung menyarankan untuk langsung datang ke kantor ANRI di Jalan Ampera Raya No.7 Cilandak, Jakarta Selatan. Pelayanan ini dibuka Senin sampai Jumat selama jam kerja yaitu pada 07.30 sampai 15.30 WIB.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
10/07/2020 19:53 WIB
Perluas akses Produk dan Layanan, Pegadaian Kembangkan Agen Komunitas dan Prioritas
PT Pegadaian (Persero) berhasil mencatat lonjakan jumlah agen sebesar 25.435 naik 34,68 persen dibandingkan periode yang sama Juni 2019 sebanyak 18.885 agen.
 
Nasional
10/07/2020 19:49 WIB
Hadirkan Teknologi Twin Inverter, Kulkas AQUA Japan Lebih Hemat Energi
Teknologi inverter pada peralatan eleketronik rumah tangga, seperti halnya kulkas, sudah cukup familiar saat ini bagi masyarakat Indonesia.
 
Nasional
10/07/2020 19:44 WIB
Kredit Digital Tingkatkan Kepercayaan pada Industri E-Commerce Indonesia di Tengah Pandemi
Pandemi membuat pilihan berbelanja di e-commerce dengan metode pembayaran yang praktis menjadi salah satu solusi yang tepat bagi masyarakat saat ini.
 
Nasional
10/07/2020 19:35 WIB
Fokus Bertransformasi Secara Digital, Adira Insurance Berhasil Rebut Perhatian Generasi Millenials
Pandemi COVID-19 membawa sejumlah perubahan besar dalam tatanan kehidupan. Perubahan ini hanya dapat dihadapi dengan beradaptasi dan berinovasi.
 
Nasional
10/07/2020 19:28 WIB
GoRide Kembali Beroperasi di Bekasi
Gojek, super app terdepan di Asia Tenggara terus berinovasi agar tetap menjadi andalan masyarakat dan mitra beradaptasi pada tatanan hidup baru.
 
Nasional
09/07/2020 17:22 WIB
Maria Pauline Lumowa Buronan Kasus Pembobolan Bank BNI, Tiba di Indonesia
Maria Pauline Lumowa, buronan kasus pembobolan Bank BNI sebesar Rp1,7 triliun pada 2003 lalu, tiba di Gedung VIP Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis siang (9/7/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.
 
Nasional
09/07/2020 12:23 WIB
Setelah 17 Tahun Buron, Pembobol Bank BNI Maria Pauline Lumowa Diekstradisi dari Serbia
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyelesaikan proses ekstradisi terhadap buronan pelaku pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa dari Serbia.
Dummy