I.E.K
Kamis, 28 November 2019 - 09:23 WIB

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Garuda Indonesia memperkuat layanan operasional

Foto Illustrasi Pesawat Garuda.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto Illustrasi Pesawat Garuda.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Garuda Indonesia memperkuat layanan operasional sejalan dengan proyeksi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan berlangsung dari tanggal 20 Desember 2019 – 6 Januari 2020.

“Peningkatan layanan dan operasional tersebut dilaksanakan secara menyeluruh dari segala sisi baik memastikan kesiapan SDM, armada, infrastruktur dan layanan darat dan aspek lainnya,” kata Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah di Jakarta, Kemarin.

Upaya persiapan tersebut dilaksanakan di seluruh layanan touch points Garuda Indonesia baik mulai pre journey hingga post journey untuk memastikan komitmen service excellence tersampaikan dengan baik kepada penumpang. 

“Memasuki periode peak season nanti, Garuda Indonesia terus memaksimalkan seluruh aspek lini operasional dari berbagai unit kerja yang bertugas stand by selama periode peak season ini, sehingga kami harapkan semua aspek dalam operasional penerbangan dapat selalu termonitor dan terantisipasi dengan baik,” jelasnya.

Pikri menambahkan bahwa Garuda Indonesia juga telah mempersiapkan posko operasional 24 jam yang akan mendukung kelancaran layanan penerbangan Garuda Indonesia selama periode peak season Natal 2019 dan tahun baru 2020 tersebut.

“Sementara itu, untuk mengantisipasi permintaan pasar pada periode peak season tersebut, hingga saat ini Garuda Indonesia telah menyiapkan sedikitnya 2.495 kursi tambahan (extra seat). Penambahan kapasitas tersebut kami lakukan baik melalui pengoperasian armada dengan kapasitas yang lebih besar (bigger aircraft) maupun melalui penambahan jadwal penerbangan (extra flight),” jelasnya.

Garuda Indonesia akan terus memonitor permintaan pasar dan menyesuaikan penambahan kapasitas penerbangan tersebut dengan permintaan pasar. Sehubungan dengan periode musim libur hari raya Natal 2019 dan tahun baru 2020 tersebut, maka untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang, Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin.

“Kami mengimbau kepada para penumpang Garuda Indonesia untuk menggunakan fasililitas “City Check-in” di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas “Web Check-in”, guna menghindari antrean panjang di konter check-in bandara. Selain itu juga perlunya penumpang berangkat lebih awal guna menggindari kemactean di jalan dan keterlambatan tiba di bandara,” tutup Pikri.

Sebelumnya, Garuda Indonesia juga telah melaksanakan penambahan kapasitas di berbagai destinasi domestik utama seperti Denpasar, Surabaya, Manado, Makassar dan destinasi lainnya. Penambahan kapasitas tersebut dilaksanakan dengan mengoperasikan armada “wide body” di kota-kota tersebut untuk memaksimalkan jumlah penumpang yang dapat diangkut.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
14 jam yang lalu
Angkasa Pura II Kembangkan Bandara Soetta Jadi Destinasi Wisata dan Seni Budaya
Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi gerbang masuknya wisatawan manca negara untuk berkunjung ke Indonesia. Jumlah wisman yang masuk melalui Soekarno-Hatta pada 2019 mencapai 3,52 juta orang dan diprediksi pada 2020 akan meningkat sekitar 13,6 persen menjadi 4 juta wisman. 
 
Nasional
18/01/2020 22:45 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir Berencana Petakan BUMN antara Bisnis dan Sosial
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, berencana memisahkan kategori BUMN. Yaitu, BUMN yang fokus pada aspek bisnis, dan juga BUMN yang berfokus pada aspek bisnis serta tanggung jawab sosial.
 
Nasional
18/01/2020 12:37 WIB
Jokowi tegaskan Masterplan Banjir di Jakarta Sudah Ada
Presiden Joko Widodo mengatakan masterplan untuk banjir Jakarta sudah ada sejak tahun 1973. Hal ini di ungkapkan Jokowi di sebabkan curah hujan yang masih tinggi di wilayah Ibukota dan sekitarnya.
 
Nasional
18/01/2020 12:35 WIB
Rencana Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg Masih Tunggu Izin Jokowi
Rencana pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kilogram (kg) pemerintah masih menunggu izin dari Presiden Joko Widodo. Subsidi akan diberikan langsung kepada yang berhak menerima.
 
Nasional
17/01/2020 16:21 WIB
KPR Gaeesss BTN Ditargetkan Capai Rp 11 Triliun
Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Consumer Lending Division (NSLD) BTN Suryanti Agustinar mengatakan tidak bisa dipungkiri hingga kini konsumen usia muda atau yang lebih dikenal generasi milenial masih kesulitan mengakses layanan Kredit Kepemilikan Rumah maupun Apartemen…
 
Nasional
17/01/2020 16:17 WIB
Direktur Utama PT.ASABRI Bantah Dugaan Korupsi
Direktur Utama PT.Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) , Sonny Widjaja bersama Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum, Herman Hidayat memberikan keterangan press terkait pemberitaan korupsi PT. Asabri (Persero) di Gedung Asabri, Jakarta, Kamis (16/1/2020). …
 
Nasional
17/01/2020 16:08 WIB
BTN Persiapkan Diri Kuasai Pasar Properti Milenial
PT Bank Tabungan Negara Tbk.  (BTN) mempersiapkan diri untuk menguasai pasar milenial, terutama bagi mereka yang belum memiliki hunian. (17/01/2020)