JAT
Rabu, 30 Oktober 2019 - 19:09 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, AXA Group Luncurkan Asuransi Parametrik

Peluncuran produk asuransi parametrik.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Peluncuran produk asuransi parametrik.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kondisi cuaca ekstrem yang dalam beberapa waktu terakhir melanda sejumlah daerah disikapi oleh AXA Group dengan membentuk entitas bisnis khusus yang diberi nama AXA Climate. Terbaru, lini bisnis khusus ini meluncurkan produk asuransi parametrik, yang memberikan perlindungan terhadap dampak terjadinya cuaca ekstrem, seperti persawahan yang dilanda kekeringan atau justru justru banjir bandang yang menimbulkan sejumlah kerugian bagi banyak pihak. Di Indonesia, AXA Climate menggandeng PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) untuk dapat melakukan penetrasi pasar secara lebih maksimal. “Secara pelaksanaannya di lapangan, asuransi (parametrik ini akan menggunakan indeks iklim yang ditentukan oleh pihak independent, yaitu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dari sana, akan aada batas bawah dan batas atas terjadinya cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen. Jadi ketika yang terjadi di luar ambang batas itu, maka otomatis klaim akan dibayarkan,” ujar Chief Executive Officer (CEO) AXA Climate, Antoine Dnoix, di Jakarta, Rabu (30/10).

Nantinya, menurut Antoine, beberapa tolok ukur dari BMKG yang digunakan dalam menentukan ambang batas parameter terjadinya cuaca ekstrem seperti indek curah hujan, kecepatan angina, tingkat radiasi dan berbagai hal lainnya. Melalui tolok ukur yang independen tersebut, pihak AXA Group ingin berkontribusi lebih dalam hal pertanian, termasuk diantaranya memberikan kepastian dalam memitigasi risiko dampak terjadinya cuaca ekstrem. “Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan dan potensi agribisnis yang sangat kuat. Selama ini mayoritas petani atau pemilik lahan secara finansial betul-betul bergantung pada hasil panen. Dengan adanya produk ini, kami ingin ketergantungan tersebut lebih bisa terukur dan termitigasi dengan lebih baik,” tutur Antoine.

Sejak diluncurkan secara internasional, Antoine mengklaim produk asuransi parametrik ini telah sukses di berbagai negara, seperti wilayah Peru, Brazil, Taiwan, India, hingga Mexico. Di Indonesia, Antoine ingin mereguk kesuksesan serupa dengan secara khusus membidik pasar pemerintah dan kalangan pengusaha pertanian swasta. “Kami sudah dalam proses pembicaraan dengan Kementerian Pertanian. Karena terjadi pergantian kepemimpinan, kami juga sedang mengajukan untuk pertemuan dengan Menteri Pertanian yang baru. Selain pemerintah, pasar captive kami juga adalah perusahaan-perusahaan swasta di bidang pertanian. Kami yakin prospek (bisnis) kami ke depan di Indonesia bakal sangat cerah,” tegas Antoine.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
13 jam yang lalu
Erick Thohir Tak Ikut Uji Klinis, Jubir BUMN: Ada Syarat yang Tidak Terpenuhi
Menteri BUMN, Erick Thohir mengaku tidak ikut mendaftar untuk jadi relawan vaksin COVID-19 buatan Sinovac yang kini sudah masuk tahap ke uji klinis 3.
 
Nasional
13 jam yang lalu
KAI-Kejaksaan Teken MoU di Atas Kereta Api
PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Kejaksaan Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dan Koordinasi Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Tugas dan Fungsi.
 
Nasional
13 jam yang lalu
Penandatanganan Akta Jual-Beli, Babak Baru Pembentukan Holding Rumah Sakit BUMN
Dalam rangka pembentukan holding rumah sakit BUMN, Pertamedika IHC melakukan penandatangan akta jual beli dengan tujuh BUMN pemilik tujuh PT Rumah Sakit BUMN.
 
Nasional
08/08/2020 08:17 WIB
Promo Foodiskon GoFood Manjakan Pecinta Kuliner Indonesia
Layanan pesan-antar makanan terbesar di Asia Tenggara GoFood kembali memanjakan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pengalaman kuliner yang #LebiHepi dengan promo Foodiskon yang sedang berlangsung hingga  29 September 2020.
 
Nasional
07/08/2020 14:18 WIB
Jumlah Penumpang Pesawat Bandara AP2 Naik 46 Persen di Awal Bulan Agustus
PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola 19 bandara dan personel stakeholder berkomitmen penuh menjaga dipatuhinya protokol kesehatan berstandar global di antaranya sesuai World Travel and Tourism Counci (WTTC) yang juga merujuk ke Airport Council International (ACI).
 
Nasional
07/08/2020 14:12 WIB
Trafik Penumpang Angkasa Pura I Tumbuh 110 Persen pada Juli 2020
PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat pertumbuhan trafik penumpang pada Juli 2020 sebesar 110% dibanding Juni 2020.
 
Nasional
07/08/2020 14:07 WIB
Perindo dan Jamdatun Kerjasama Penguatan Hukum
Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) meneken kerjasama di bidang hukum dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara atau Jamdatun.
Dummy