RM
Jumat, 23 Agustus 2019 - 19:51 WIB

Layanan Telekomunikasi Telkomsel Siap Kawal Pemerintah Jadikan Kalimantan Sebagai Ibukota Baru

Illustrasi Foto.Foto/Dok-Telkomsel/ECONOMICZONE
Illustrasi Foto.Foto/Dok-Telkomsel/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - Telkomsel terus bergerak maju membuka akses komunikasi  dengan menggelar infrastruktur jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia. Penggelaran jaringan yang selama ini dilakukan tidak hanya berpusat di pulau Jawa dan kota-kota besar, melainkan menjangkau ke seluruh pulau di Indonesia, termasuk pulau Kalimantan khususnya jika Provinsi Kalimantan Timur yang akan dijadikan pemerintah Indonesia sebagai lokasi baru Ibukota Republik Indonesia.

Hingga sekarang, di Pulau Kalimantan sendiri Telkomsel telah menggelar lebih dari 17.800 unit Base Transceiver Station (BTS), dimana sekitar 11.700 di antaranya merupakan BTS broadband yang mana sudah berhasil menjangkau lebih dari 90% populasi Pulau Kalimantan. Telkomsel juga telah siap melayani kebutuhan pelanggan, dengan adanya sebanyak 62 GraPARI yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan. 

Bahkan Telkomsel juga telah menerapkan teknologi broadband terbaru yaitu yaitu 4,9G Massive MIMO melalui 4 unit BTS nya yang tersebar di Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Balikpapan (Kalimantan Timur), dan Tarakan (Kalimantan Utara). Teknologi 4,9G Massive Mimo akan memberikan kapasitas jaringan yang lebih besar dan memberikan kualitas layanan yang lebih baik. 

Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini mengatakan, “Kami siap mengawal pemerintah menjadikan Pulau Kalimantan sebagai lokasi ibukota baru Indonesia di manapun nantinya. Berbekal infrastruktur jaringan terdepan yang tersebar di seluruh pulau, Telkomsel akan terus melanjutkan pembangunan teknologi digital di Kalimantan sehingga siap mengadopsi ekosistem teknologi digital yang lengkap dan berkelanjutan. Segala upaya yang kami lakukan ini untuk senantiasa menjaga kedaulatan bangsa Indonesia agar dapat terus mengakselerasi pembangunan negeri.”

Sedangkan jika ibukota nantinya ditetapkan di Provinsi Kalimantan Timur, Telkomsel juga telah siap mengawal provinsi ini sebagai ibukota NKRI dengan adanya layanan telekomunikasi yang berkualitas dengan dukungan sejumlah 5.500 unit BTS,  di mana sekitar 3.800 unit merupakan BTS broadband, serta pusat pelayanan pelanggan GraPARI di 18 titik. 

Kesiapan infrastruktur jaringan Telkomsel tidak hanya membuka akses komunikasi dan mengakselerasi terbentuknya ekosistem gaya hidup digital penduduk di Kalimantan Timur, namun Telkomsel juga siap mendukung Penopang Ibukota dari 56 kota dan kabupaten lainnya di seluruh provinsi Kalimantan dengan infrastruktur jaringan dan layanan.

Selain di Provinsi Kalimantan Timur Telkomsel telah menggelar infrastruktur jaringan di Provinsi Kalimantan Utara sekitar 1.400 unit di mana sekitar 1.000 unit merupakan BTS broadband. Di Provinsi Kalimantan Selatan, Telkomsel telah menggelar BTS sekitar 3.800 unit di mana sekitar 2.500 unit merupakan BTS broadband. Di Provinsi Kalimantan Tengah, Telkomsel telah menggelar BTS sekitar 3.300 unit di mana sekitar 2.000 unit merupakan BTS broadband. Sedangkan untuk provinsi Kalimantan Barat, Telkomsel telah menggelar BTS sekitar 3.800 unit di mana sekitar 2.400 unit merupakan BTS broadband.

Jaringan telekomunikasi Telkomsel  juga telah hadir di daerah perbatasan Pulau Kalimantan yaitu di Pulau Sebatik dan Nunukan. Di Nunukan, Telkomsel telah menggelar 187 unit BTS, dimana 127 unit diantaranya adalah BTS broadband. Sedangkan di Pulau Sebatik, Telkomsel telah menggelar 78 unit BTS, dimana 59 unit diantaranya adalah BTS broadband.

"Ibukota negara merupakan salah satu simbol negara yang terpenting. Dengan kepindahan ibukota Indonesia ke Pulau Kalimantan yang mana secara geografis juga merupakan daerah perbatasan NKRI, sebagai operator seluler Telkomsel akan turut bergerak maju bersama pemerintah, untuk mendukung kedaulatan dan menjaga keutuhan NKRI dengan menghadirkan layanan telekomunikasi di daerah perbatasan Kalimantan. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk senantiasa akselerasikan negeri,” tutup Emma. 

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
11 jam yang lalu
Di Tahun 2019, Bluebird Berhasil Kembalikan 15.884 Barang Tertinggal ke Penumpang
Sebagai perusahaan transportasi terdepan yang telah memudahkan mobilitas masyarakat Indonesia selama puluhan tahun, Bluebird Group telah dikenal luas akan kejujuran dan integritas yang dimiliki oleh setiap pengemudinya, termasuk dalam hal pengembalian barang yang tertinggal di kendaraan…
 
Nasional
12 jam yang lalu
Gojek Bagikan Ribuan Masker Gratis di Bandara Soekarno-Hatta
Gojek Indonesia membagikan ribuan masker gratis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu upaya menangkal penyebaran virus Corona ke Indonesia.
 
Nasional
20/02/2020 07:30 WIB
Budi Waseso Perkenalkan Jenderal Kopi Nusantara Buwas
Komisaris Jenderal Polisi (Purn) sekaligus Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso membuka usaha warung kopi, yang bernama Jenderal Kopi Nusantara Buwas.
 
Nasional
19/02/2020 22:57 WIB
Fitur EIS pada vivo S1 Pro
vivo S1 Pro membawa fitur teranyar yang disematkan pada smartphone ini. Salah satunya adalah fitur Electronic Image Stabilization (EIS), untuk memberikan pengalaman videografi yang maksimal dan hasil video yang lebih stabil kepada konsumen.
 
Nasional
19/02/2020 18:53 WIB
RUPST Bank Mandiri Bagi Dividen Rp16,49 Triliun
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri menyetujui untuk membagikan 60 persen laba bersih 2019 atau sekitar Rp16,49 triliun (sekitar Rp353,34 per lembar saham) sebagai dividen kepada pemegang saham. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp11,2…
 
Nasional
19/02/2020 17:21 WIB
Pertamina-Petronas Jalin Kerjasama, Jual Beli Minyak Mentah Hingga Penghematan Devisa
Dalam rangka memperkuat Kerjasama Bisnis Migas Jangka Panjang, Pertamina dan Petronas menandatangani Perjanjian Framework Jual Beli Minyak Mentah pada tahun 2020. Penandatanganan kerjasama ini merupakan salah satu rangkaian kerjasama dari kesepakatan yang telah ditandatangani kedua…
 
Nasional
19/02/2020 17:10 WIB
Ketua MPR Dukung Penyidik Usut Aliran Dana Jiwasraya dan Asabri
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengungkapkan penyidikan aliran dana Jiwasraya dan Asabri memerlukan kecermatan yang detil. Kecermatan tersebut untuk mengurai kronologis asal dan aliran dana Jiwasraya dan Asabri.