RM
Jumat, 09 Agustus 2019 - 11:31 WIB

Kinerja Melorot Bikin Saham BBTN Kurang Prospektif

Foto Illustrasi.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto Illustrasi.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - JAKARTA-Kinerja keuangan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) pada semester I/2019 kurang menggembirakan. Laba bersih perseroan turun 8% dari Rp1,42 pada akhir Juni 2018 menjadi hanya Rp1,3 triliun di periode yang sama tahun ini. 

Kinerja rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) juga tidak membaik. Hingga semester I/2019 NPL gross mencapai  3,32% melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,82%. Sedangkan NPL nett juga naik dari 1,8% menjadi 2,42%. Ini tentu menambah berat beban keuangan Bank BTN, apalagi dalam aturan PSAK 71 dana pencadangan bagi kredit bermasalah bisa mencapai 100%.

"Kinerja keuangan BBTN yang labanya terus menurun dan NPL naik sehingga investor melihat saham BBTN kurang prospektif ditambah lesunya sektor properti," ujar Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang ketika dihubungi Kamis (8/8/2019).

Edwin menambahkan, lesunya saham sektor properti termasuk saham BBTN disebabkan investor dan spekulan properti belum masuk ke pasar properti lagi karena pembelian mereka ditahun 2012 dan 2013 belum terjual. Selain itu, yield atau return dari investasi properti baik itu jenis landed house atau high rise building sangat kecil (sekitar 3,5% per tahun) padahal yield atau return dari investasi lain misal dari Obligasi dan Saham diatas 7% per tahun. "So investasi di properti tidak menarik dan tidak menguntungkan," katanya.

Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BBTN sulit menembus level Rp3.000, jika pada 19 Juni 2019 harga saham BBTN berada di level Rp2.740, namun pada penutupan perdagangan saham kemarin hanya berada pada level Rp2.300 atau turun 19%. Padahal pada Maret 2018 harga saham BBTN pernah menembus level Rp3.800. "Jadi saham BBTN tidak beranjak naik karena memang kinerjanya yang lagi melambat," tegas Edwin.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
25/11/2019 19:55 WIB
Transformasi Jasa Tirta II
Perum Jasa Tirta II selama pengabdian 52 Tahun telah melakukan berbagai bentuk kegiatan antara lain pengelolaan air yang 90 persennya digunakan untuk mengairi kawasan pertanian lebih dari 240.000 hektar di Jawa Barat. Dengan hasil panen rata-rata 5,5 ton perhektar dalam dua musim…
 
Nasional
25/11/2019 17:58 WIB
Pertamina Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (persero) memutuskan melakukan perubahan di level Direksi maupun Dewan Komisaris. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditunjuk menjadi Komisaris Utama, Budi Gunadi Sadikin menjadi Wakil Komisaris Utama dan Condro Kirono sebagai Komisaris. Selain…
 
Nasional
23/11/2019 10:49 WIB
Menteri BUMN Tunjuk Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menjadi Komisaris Utama di PT Pertamina (Persero). Sebelumnya komisaris utama dipegang oleh Tanri Abeng. 
 
Nasional
22/11/2019 20:21 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir Tunjuk Pahala Jadi Dirut Bank BTN
Selain mengangkat Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga mengangkat Pahala N Mansuri menjadi Direktur Utama Bank BTN. Pahala Sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan Pertamina digantikan oleh Emma dari Dirut Telkomsel.
 
Nasional
20/11/2019 17:43 WIB
Laba IPC Naik 18,38 Persen di Triwulan III/2019
PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) mencetak laba pada kuartal III/2019 mencapai Rp2,21 triliun. Laba tersebut meningkat 18,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018. Sedangkan pendapatan usaha naik 2,41 persen menjadi Rp8,56 triliun.
 
Nasional
31/10/2019 19:25 WIB
Andalkan Ekspor, MASA Gali Terus Potensi Pasar di AS dan Asia Pasifik
Pertumbuhan kinerja yang cukup signifikan berhasil ditorehkan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) di sepanjang tahun 2018 lalu. Penjualan jenis produk Tourisme Camionnette (TC), misalnya, tercatat tumbuh 10 persen dari semula 7,61 juta unit ban pada periode sebelumnya menjadi 8,37…
 
Nasional
30/10/2019 19:09 WIB
Antisipasi Cuaca Ekstrem, AXA Group Luncurkan Asuransi Parametrik
Kondisi cuaca ekstrem yang dalam beberapa waktu terakhir melanda sejumlah daerah disikapi oleh AXA Group dengan membentuk entitas bisnis khusus yang diberi nama AXA Climate.