RM
Jumat, 21 Juni 2019 - 15:40 WIB

Penyesuaian Harga Jual Tiket Pesawat Rute Domestik Lion Air

Foto Illustrasi.Foto/Dok-LionAir/ECONOMICZONE
Foto Illustrasi.Foto/Dok-LionAir/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - JAKARTA – Dalam rangka mengikuti keputusan pemerintah menurunkan tiket domestik, Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group akan memberlakukan harga jual tiket promo sampai dengan 50% dari tarif dasar batas atas (basic fare). Hal itu akan diterapkan pada waktu (jam-jam) keberangkatan (schedule time departure) dan kondisi tertentu serta mengikuti syarat dan ketentuan. 

Tarif yang berlaku belum termasuk tarif bagasi tercatat (didaftarkan), pelayanan jasa penumpang udara (passenger service charges/ PSC), pajak pertambahan nilai (PPN) dan biaya asuransi (Iuran Wajib Jasa Raharja/ IWJR).  Untuk pemesanan/ pembelian tiket promo harus dilakukan paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan (H-10). 

"Lion Air saat ini sedang melakukan persiapan dan proses terkait penyesuaian harga jual tiket," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro di Jakarta, Jumat (21/6).

Lion Air sudah melakukan penurunan harga jual tiket melalui beberapa promo, antara lain bertepatan momen 19 tahun Lion Air. Penawaran tarif spesial untuk rute popular domestik yang terdiri harga mulai dari Soekarno-Hatta, Tangerang – Tanjung Karang turun Rp216.000. Soekarno-Hatta, Tangerang – Surakarta/Solo Rp444.000. Soekarno-Hatta, Tangerang – Padang Rp725.000 dan rute-rute instagramable lainnya.

"Tarif spesial yang telah berjalan merupakan salah satu wujud kesungguhan Lion Air dalam memberikan berkesempatan kepada travelers untuk mengunjungi berbagai kota di Indonesia. Lion Air menegaskan bahwa besaran tarif tiket (harga jual) yang dijalankan telah sesuai ketentuan yang ditetapkan regulator menurut layanan kelas ekonomi domestik. Dalam menentukan tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi domestik, Lion Air Group telah menghitung dan memberlakukan secara bijak," terangnya.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
11 jam yang lalu
Di Tahun 2019, Bluebird Berhasil Kembalikan 15.884 Barang Tertinggal ke Penumpang
Sebagai perusahaan transportasi terdepan yang telah memudahkan mobilitas masyarakat Indonesia selama puluhan tahun, Bluebird Group telah dikenal luas akan kejujuran dan integritas yang dimiliki oleh setiap pengemudinya, termasuk dalam hal pengembalian barang yang tertinggal di kendaraan…
 
Nasional
11 jam yang lalu
Gojek Bagikan Ribuan Masker Gratis di Bandara Soekarno-Hatta
Gojek Indonesia membagikan ribuan masker gratis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu upaya menangkal penyebaran virus Corona ke Indonesia.
 
Nasional
20/02/2020 07:30 WIB
Budi Waseso Perkenalkan Jenderal Kopi Nusantara Buwas
Komisaris Jenderal Polisi (Purn) sekaligus Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso membuka usaha warung kopi, yang bernama Jenderal Kopi Nusantara Buwas.
 
Nasional
19/02/2020 22:57 WIB
Fitur EIS pada vivo S1 Pro
vivo S1 Pro membawa fitur teranyar yang disematkan pada smartphone ini. Salah satunya adalah fitur Electronic Image Stabilization (EIS), untuk memberikan pengalaman videografi yang maksimal dan hasil video yang lebih stabil kepada konsumen.
 
Nasional
19/02/2020 18:53 WIB
RUPST Bank Mandiri Bagi Dividen Rp16,49 Triliun
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri menyetujui untuk membagikan 60 persen laba bersih 2019 atau sekitar Rp16,49 triliun (sekitar Rp353,34 per lembar saham) sebagai dividen kepada pemegang saham. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp11,2…
 
Nasional
19/02/2020 17:21 WIB
Pertamina-Petronas Jalin Kerjasama, Jual Beli Minyak Mentah Hingga Penghematan Devisa
Dalam rangka memperkuat Kerjasama Bisnis Migas Jangka Panjang, Pertamina dan Petronas menandatangani Perjanjian Framework Jual Beli Minyak Mentah pada tahun 2020. Penandatanganan kerjasama ini merupakan salah satu rangkaian kerjasama dari kesepakatan yang telah ditandatangani kedua…
 
Nasional
19/02/2020 17:10 WIB
Ketua MPR Dukung Penyidik Usut Aliran Dana Jiwasraya dan Asabri
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengungkapkan penyidikan aliran dana Jiwasraya dan Asabri memerlukan kecermatan yang detil. Kecermatan tersebut untuk mengurai kronologis asal dan aliran dana Jiwasraya dan Asabri.