MF Djamal
Rabu, 27 Februari 2019 - 17:53 WIB

Kejar Target DPK Lembaga, Bank BTN Gaet Kliring Berjangka Indonesia

Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Oni Febriarto Rahardjo bertukar naskah kerjasama dengan Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibihiyadi usai ditandatangani bersama di Jakarta, Rabu (27/2). Foto/Roni..M/ECONOMICZONE
Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Oni Febriarto Rahardjo bertukar naskah kerjasama dengan Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibihiyadi usai ditandatangani bersama di Jakarta, Rabu (27/2). Foto/Roni..M/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 27 Februari  2019.  Untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membidik dana dari institusi atau lembaga selain dari nasabah ritel. Tahun 2019, di tengah ancaman ketatnya likuiditas, Bank BTN aktif memikat institusi, perusahaan ataupun lembaga untuk menggunakan fasilitas layanan perbankan, termasuk giro, tabungan maupun menanamkan dananya di surat berharga atau deposito. Salah satu perusahaan yang digaet Bank BTN adalah PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero). Sinergi antar BUMN yaitu PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI dan Bank BTN dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerjasama atau PKS tentang Bank Penyimpan Dana Margin. Adapun dalam kerjasama tersebut, Bank BTN wajib memberikan fasilitas penampungan dana margin, dana kliring dan dana jaminan kliring, serta pelaksanaan pembayaran penyelesaian transaksi, baik dengan menggunakan jasa perbankan elektronik (internet banking/ mobile banking) maupun regular. 

“Kerjasama ini sangat strategis bagi Bank BTN karena sebagai Bank Penyimpan Dana Margin, BTN dapat menampung dana-dana yang berputar di Bursa Berjangka dengan demikian dapat meningkatkan DPK, maupun pendapatan non bunga bagi Bank BTN,” kata Direktur Bank BTN, Oni Febriarto Rahardjo usai menandatangani PKS dengan KBI di Jakarta, Selasa (27/2).

Tidak hanya bermitra dengan KBI untuk pengelolaan dana margin, Bank BTN juga dipercaya PT KBI untuk kerjasama terkait pemanfaatan jasa  dan produk jasa perbankan. Pada Nota Kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak, disebutkan bahwa Bank BTN juga menyediakan layanan perbankan bagi KBI dan karyawannya , pengelolaan dana operasional korporasi dalam bentuk giro maupun deposito, penyediaan fasilitas kredit/pembiayaan korporasi dalam bentuk Kredit Investasi, Kredit Modal Kerja, Kredit Sindikasi, pengelolaan dana konsumer bagi karyawan dalam bentuk Tabungan dan Deposito, penyediaan fasilitas kredit/pembiayaan konsumer dalam bentuk Kredit Pemilikan Rumah/Apartemen, Kredit Ringan Karyawan, Kredit Agunan Rumah dan fasilitas jasa dan layanan perbankan lainnya dalam bentuk Bank Garansi, SKBDN, LC, Cash Management System, Virtual Account, serta penyediaan Treasury Line (Treasury Product).

“Dengan kerjasama ini, kami berharap bisa mengejar target DPK yang kami patok  tahun 2019 akan tumbuh sekitar 12-15% year on year, sementara khusus DPK Lembaga/institusi kami targetkan bisa tumbuh dikisaran yang sama, terutama yang masuk ke giro dan deposito,” kata Oni.

Adapun tahun 2018 lalu, DPK total BTN  tercatat sekitar  Rp 230 Triliun, sementara DPK Lembaga yang terdiri dari giro, giro FLPP dan deposito  berkontribusi sekitar  Rp 146 Triliun.  Pertumbuhan DPK Lembaga tercatat mencapai sekitar 19,77%  dibandingkan tahun 2017. DPK Lembaga yang terkumpul di giro tumbuh dari sekitar Rp 49,9 miliar pada tahun 2017 menjadi sekitar Rp 53,6 miliar pada tahun 2018, sementara pada periode yang sama  deposito tumbuh sekitar 9,8 % yoy dari Rp 71,4 miliar menjadi Rp 92,4 miliar

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT KBI, Fajar Wibhiyadi menjelaskan terkait kerjasama ini untuk meningkatkan semangat sinergi dan persaudaraan antar BUMN. Dengan adanya sinergisitas antara KBI dengan BTN menjadi Bank Penyimpan Dana Margin (BPDM) menambah jumlah sinergis BUMN KBI dengan Bank Pemerintah, sehingga akan meningkatkan kepercayaan para stakeholder dan investor di industri Perdagangan Berjangka Komoditi.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
12/06/2019 14:31 WIB
Banjir di Sulawesi dan Kalimantan, Telkomsel Terus Jaga Kualitas Jaringan
Telkomsel terus menjaga kualitas layanan telekomunikasi di kawasan tersebut agar tetap lancar baik saat  terjadi banjir maupun paska banjir.
 
Nasional
01/06/2019 18:15 WIB
Telkomsel Berangkatkan 7.000 Pelanggan Mudik Gratis
Telkomsel memberangkatkan sekitar 7.000 pelanggan mudik secara gratis di 4 mode transportasi yaitu pesawat, bus, kapal laut dan kereta api airport railink. Para peserta dalam program Mudik Bareng Telkomsel ini kembali ke kampung halaman di 18 kota tujuan.
 
Nasional
01/06/2019 18:08 WIB
Mudik Bareng 2019 XL Axiata Berangkatkan 1.300 Mitra Penjual Pulsa Pulang Kampung
Melanjutkan program rutin yang sudah berlangsung setiap tahun, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali menggelar program Mudik Bareng bagi para mitra penjual pulsa dan produk layanan XL Axiata dari wilayah Jabodetabek.
 
Nasional
31/05/2019 11:52 WIB
Asabri Lepas 1.300 Pemudik Lewat BUMN Mudik Bareng 2019
PT Asabri (persero) memberangkatkan 1300 Pemudik, ke kampung halamannya secara gratis, dalam program BUMN Mudik Bareng 2019
 
Nasional
30/05/2019 21:57 WIB
TelkomGroup Antar 8.250 Pemudik Pulang Kampung
Menyambut Idul Fitri 1440 H dan guna memberi kemudahan kepada warga masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya masing-masing, TelkomGroup kembali menggelar mudik bersama dengan memberangkatkan tidak kurang dari 8.250 pemudik yang dilaksanakan di berbagai daerah.
 
Nasional
29/05/2019 17:16 WIB
IPC Lepas 22 Ribu Peserta Mudik Gratis Tujuan 16 Kota Di Jawa Dan Sumatera
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC memberangkatkan 22 ribu peserta Mudik Gratis bersama IPC Grup 2019. Sebanyak 410 bus berstandar pariwisata dikerahkan untuk mengantar para pemudik dengan tujuan 16 kota di Jawa dan Sumatera.
 
Nasional
27/05/2019 20:00 WIB
Safari Ramadan, Bank BTN Donasikan Rp2,24 Miliar
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) telah menyelesaikan rangkaian acara Safari Ramadan di 52 wilayah Indonesia dengan total nilai bantuan yang tersalurkan mencapai Rp 2,24 miliar.