MF Djamal
Rabu, 27 Februari 2019 - 09:48 WIB

Diskusi Strategi UMKM PNM

Agus Muharram (Komisaris Utama PNM), Arief Mulyadi (Direktur Utama PNM), Tjatur H. Priyono (Direktur Keuangan PNM), Abianti Riana (Direktur Bisnis I PNM) menyeduhkan kopi usai diskusi.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Agus Muharram (Komisaris Utama PNM), Arief Mulyadi (Direktur Utama PNM), Tjatur H. Priyono (Direktur Keuangan PNM), Abianti Riana (Direktur Bisnis I PNM) menyeduhkan kopi usai diskusi.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menggelar kegiatan Bincang Pagi PNM dengan tema Strategi UMKM Membangun Brand di ST. Ali Coffee Shop, Setiabudi, Jakarta pada Selasa (26/02).

Pada kesempatan ini, Agus Muharram (Komisaris Utama PNM), Arief Mulyadi (Direktur Utama PNM), Tjatur H. Priyono (Direktur Keuangan PNM), Abianti Riana (Direktur Bisnis I PNM) menyeduhkan kopi untuk rekan-rekan wartawan yang hadir, sembari bercerita mengenai beragam produk kopi unggulan nasabah binaan PNM. “Ini kopi Bangsu, produk kopi nasabah binaan PNM ULaMM dari Blangkejeren, Aceh Tenggara. Di PNM, seluruh nasabah menadapatkan pendampingan dan pembinaan agar usaha mereka dapat berkembang. Sebelumnya produk ini hanya dikemas dengan plastik biasa, tanpa label dan tidak memiliki izin, kami dampingi hingga kini ada merek dan izin sehingga nilai jualnya meningkat. Sekarang sudah dipasarkan di swalayan dan online”, ungkap Agus Muharram.

PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pendampingan dan pembinaan kepada nasabah binaan, baik secara reguler ataupun klaster yang berdasar pada kesamaan wilayah ataupun produk. “Diskusi hari ini, berfokus pada strategi UMKM dalam membangun Brand. Pelaku UMKM kerap merasa meciptakan Brand adalah hal yang tidak perlu dilakukan karena dianggap berbiaya tinggi. Padahal dengan membranding produk mereka dapat meningkatkan nilai jual produk dan menjadi pembeda dari produk lainnya.

Melalui diskusi ini, kami ingin memberikan strategi terbaik dan termudah branding yang dapat dipraktekan oleh pelaku UMKM”, jelas Arief Mulyadi. “Membangun brand lebih mudah jika perusahaan masih kecil, karena mudah dikelola dan dapat menentukan target pasar secara spesifik. Saya sangat mengapresiasi PNM yang berfokus pada pembiayaan dan pendampingan usaha masyarakat menengah ke bawah. Dampak pertumbuhan ekonominya akan sangat terasa karena memang di Indonesia, pengusaha kecil sangat banyak jumlahnya”, jelas Ario Soebiantoro, seorang aktivis brand lokal. Tahun 2018 menjadi tahun terbaik dalam sejarah PNM. PNM dapat mencapai rekor terbaiknya, dengan Net Lending tumbuh 136,4%, Out standing meningkat 79,1% dan NoA menanjak hingga 114,40%.

Bisnis ULaMM, dalam 6 tahun terakhir telah mencapai angka NPL terendah yaitu kurang dari 3%. Tentu hal ini tidak terlepas dari komitmen pendampingan insan PNM dalam membangun hubungan emosional dan memberikan pendampingan usaha kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Bisnis Mekaar pun telah melampaui target untuk melayani 4 juta ibu prasejahtera di 30 Provinsi di Indonesia. Per 25 Februari 2019, nasabah PNM Mekaar telah mencapai 4.258.907 dengan outstanding 5,891 Triliun.

Kerja keras insan PNM Mekaar telah mendapat apresiasi dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo dengan mengunjungi 8 lokasi, di Bogor, Tambora, Ciracas, Garut, Bekasi, Kemayoran, Muara Gembong dan Magetan. Pada tahun 2019 ini, PNM selalu melakukan pendampingan usaha dan meluaskan jejaring ultra mikro – UMKM dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat dengan berfokus pada perluasan jangkauan layanan dan pendampingan nasabah melalui program PKU. Tahun ini ditargetkan jumlah nasabah PNM Mekaar mencapai 4,75juta nasabah dengan peningkatan siklus pembiayaan. 

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
12/06/2019 14:31 WIB
Banjir di Sulawesi dan Kalimantan, Telkomsel Terus Jaga Kualitas Jaringan
Telkomsel terus menjaga kualitas layanan telekomunikasi di kawasan tersebut agar tetap lancar baik saat  terjadi banjir maupun paska banjir.
 
Nasional
01/06/2019 18:15 WIB
Telkomsel Berangkatkan 7.000 Pelanggan Mudik Gratis
Telkomsel memberangkatkan sekitar 7.000 pelanggan mudik secara gratis di 4 mode transportasi yaitu pesawat, bus, kapal laut dan kereta api airport railink. Para peserta dalam program Mudik Bareng Telkomsel ini kembali ke kampung halaman di 18 kota tujuan.
 
Nasional
01/06/2019 18:08 WIB
Mudik Bareng 2019 XL Axiata Berangkatkan 1.300 Mitra Penjual Pulsa Pulang Kampung
Melanjutkan program rutin yang sudah berlangsung setiap tahun, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali menggelar program Mudik Bareng bagi para mitra penjual pulsa dan produk layanan XL Axiata dari wilayah Jabodetabek.
 
Nasional
31/05/2019 11:52 WIB
Asabri Lepas 1.300 Pemudik Lewat BUMN Mudik Bareng 2019
PT Asabri (persero) memberangkatkan 1300 Pemudik, ke kampung halamannya secara gratis, dalam program BUMN Mudik Bareng 2019
 
Nasional
30/05/2019 21:57 WIB
TelkomGroup Antar 8.250 Pemudik Pulang Kampung
Menyambut Idul Fitri 1440 H dan guna memberi kemudahan kepada warga masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya masing-masing, TelkomGroup kembali menggelar mudik bersama dengan memberangkatkan tidak kurang dari 8.250 pemudik yang dilaksanakan di berbagai daerah.
 
Nasional
29/05/2019 17:16 WIB
IPC Lepas 22 Ribu Peserta Mudik Gratis Tujuan 16 Kota Di Jawa Dan Sumatera
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC memberangkatkan 22 ribu peserta Mudik Gratis bersama IPC Grup 2019. Sebanyak 410 bus berstandar pariwisata dikerahkan untuk mengantar para pemudik dengan tujuan 16 kota di Jawa dan Sumatera.
 
Nasional
27/05/2019 20:00 WIB
Safari Ramadan, Bank BTN Donasikan Rp2,24 Miliar
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) telah menyelesaikan rangkaian acara Safari Ramadan di 52 wilayah Indonesia dengan total nilai bantuan yang tersalurkan mencapai Rp 2,24 miliar.