MF Djamal
Jumat, 04 Januari 2019 - 13:23 WIB

ASABRI Dorong Peningkatan Kesejahteraan Pensiunan

Illuatstrasi foto pelayanan ASABRI.Foto/Dok-ASABRI/ECONOMICZONE
Illuatstrasi foto pelayanan ASABRI.Foto/Dok-ASABRI/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - PT ASABRI (Persero) terus mendorong kesejahteraan bagi para pesertanya untuk menabung tambahan (top up) dalam bentuk reksadana bernama Bahana Berimbang Asabri Sejahtera (BBAS). 

"Diharapkan peserta mau menabung tambahan (top up) Rp100 ribu bulan, sehingga saat pensiun nanti, peserta mempunyai tambahan uang pensiun," kata Direktur Investasi dan Keuangan ASABRI, Hari Setianto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (4/1). 

Menurut Hari, jika peserta baru, kemudian menabung tambahan Rp100 ribu per bulan, maka sekitar 30 tahun lagi, pada akhir masa dinasnya yang bersangkutan diproyeksikan dapat mencairkan tambahan tabungan sekitar Rp200 juta.

"Angka ini adalah sekitar empat kali lebih besar dari nilai tunai santunan dari Program Tabungan Hari Tua (THT) yang menjadi program konvensional ASABRI," ujarnya. 

Sebagai insentif agar peserta mau menabung tambahan dalam reksadana Bahana Berimbang Asabri Sejahtera (BBAS) ini, maka perseroan memberikan subsidi iuran pertama senilai Rp100 ribu per peserta. 

"Kita tidak mungkin memberikan subsidi tersebut kepada seluruh peserta sekaligus. Untuk itu, subsidi diberikan bertahap, dengan anggaran Rp2,5 miliar atau untuk 25 ribu peserta per tahun," urainya.

Adapun sistem yang diberikan dengan siapa cepat, dia yang dapat. Jika alokasi subsidi tersebut habis dalam satu tahun, maka peserta yang belum dapat subsidi, bisa mengajukan untuk ikut reksadana ini tahun berikutnya. 

Hari menambahkan program reksadana tambahan ini dilatar belakangi keprihatinan perseroan terhadap kondisi umum pensiunan di Indonesia yang tidak memiliki bekal yang cukup untuk memasuki masa pensiun.

Untuk menopang biaya hidup setelah pensiun, sebagian besar pensiunan harus bekerja kembali, ikut hidup dengan anak, dan lebih dari 50 persen mengajukan hutang pada bank atau lembaga keuangan. 

"ASABRI melihat, salah satu penyebab utama dari kondisi ini adalah karena mereka "kurang menabung" pada saat aktif bekerja," terangnya. 

Dijelaskan, rasio iuran pensiun di Indonesia adalah yang terendah, jika dibandingkan dengan negara manapun di dunia. 

"Melalui reksadana BBAS dan subsidi dari ASABRI, maka perseroan ingin membantu agar terhindar dari masalah-masalah tersebut dan bisa memasuki masa pensiun dengan lebih tenang dan percaya diri," tuturnya.

Reksadana BBAS menurut Hari, mengajari disiplin menabung dengan filosofi investasi "don’t save what is left after spending, but spend what is left after saving". 

Paradigma para peserta saat ini adalah dari gaji bulanan yang ada langsung dibelanjakan, baru sisanya (kalau ada) ditabung.

Dengan BBAS mereka diminta untuk membalik paradigma, yakni dari gaji bulanan disisihkan dulu untuk nabung, baru sisanya dibelanjakan. 

"Belajar disiplin menyisihkan Rp100 ribu perbulan tentunya tidak berat, tapi hasilnya pada saat pensiun sangat dapat diandalkan," tegasnya.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
17/08/2019 19:03 WIB
Sinergi BUMN Siap Bangun Monumen Fatmawati
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bersama perusahaan BUMN lainnya siap membangun monumen pahlawan nasional Fatmawati di kota Bengkulu. 
 
Nasional
17/08/2019 15:42 WIB
Semarakkan HUT RI ke 74, Dirut BTN Bacakan Puisi di Rumah Fatmawati
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono ikut memeriahkan malam renungan suci Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun dengan membaca puisi di Rumah Fatmawati, Bengkulu.
 
Nasional
09/08/2019 11:31 WIB
Kinerja Melorot Bikin Saham BBTN Kurang Prospektif
Kinerja keuangan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) pada semester I/2019 kurang menggembirakan. Laba bersih perseroan turun 8% dari Rp1,42 pada akhir Juni 2018 menjadi hanya Rp1,3 triliun di periode yang sama tahun ini. 
 
Nasional
08/08/2019 23:17 WIB
Perluas Portfolio Bisnis, PTPP Tandatangani Dua Kerjasama
PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama terkait pembangunan pabrik peleburan (Nickel Smelter) dengan PT Macika Mineral Industri, Senin (05/08)
 
Nasional
05/08/2019 14:36 WIB
Indra Karya Dukung Optimalisasi Layanan Prima ASDP dan Jasa Tirta II
Dalam rangka sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pengelolaan air, PT Indra Karya (Persero) konsultan karya yang bergerak di sektor pengelolaan sumber daya air menjalin kerja sama dengan dua BUMN yakni PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Perum Jasa Tirta 2.
 
Nasional
03/08/2019 22:17 WIB
Resmi Luncurkan International Royal Enfield Jamboree 2019, Bali akan dibanjiri oleh Ribuan Pecinta Royal Enfield
Komunitas motor Royal Enfield terbesar di Indonesia, Royal Riders Indonesia (RoRI) secara resmi membuka rangkaian perhelatan International Royal Enfield Jamboree 2019 – Bali, Indonesia yang segera dilaksanakan pada tanggal 24 hingga 25 Agustus di Pantai Melasti, Bali.
 
Nasional
02/08/2019 15:34 WIB
Kartu Kredit Telkomsel BNI Telkomsel Diluncurkan, Dukung Gaya Hidup Digital Penuh Manfaat
Telkomsel dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meluncurkan produk co-branding berupa Kartu Kredit BNI Telkomsel yang telah dibekali banyak keuntungan, dan beragam inovasi produk serta layanan demi memenuhi kebutuhan masyarakat urban Indonesia yang semakin mobile dan…