JAT
Selasa, 13 November 2018 - 09:53 WIB

Due Diligence Meeting dan Public Expose PT Urban Jakarta Propertindo Tbk: IPO untuk hunian terintegrasi transportasi massal bagi masyarakat Urban di Jakarta

Due Diligence Meeting & Public Expose dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham kepada calon investor di Ballroom 1 Ritz Carlton Pacific Place.Foto/JAT/ECONOMICZONE
Due Diligence Meeting & Public Expose dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham kepada calon investor di Ballroom 1 Ritz Carlton Pacific Place.Foto/JAT/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 12 November 2018 - PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (Urban Jakarta atau Perseroan), pengembang hunian yang berkonsep Transit Oriented Development (TOD), mengadakan Due Diligence Meeting & Public Expose dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham kepada calon investor di Ballroom 1 Ritz Carlton Pacific Place. Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 600.000.000 (enam ratus juta) saham atau setara dengan 16,85% (enam belas koma delapan lima persen) dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham.

Selain itu pada saat pencatatan perdana saham (“listing”) Perseroan menerbitkan Saham Baru dalam rangka pelaksanaan konversi berdasarkan Convertible Loan Agreement (Perjanjian Pinjaman Konversi) tertanggal 22 November 2017 sebanyak-banyaknya 400.000.000 (empat ratus juta) saham atau setara dengan 11,23% (sebelas koma dua tiga persen), sehingga total Saham Baru adalah 1.000.000.000 (satu miliar) saham atau setara dengan 28,08% (dua puluh delapan koma delapan persen) dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Saat Listing, Perseroan juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 840.000.000 (delapan ratus empat puluh juta) Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan yang ditawarkan ke Masyarakat. Adapun periode pelaksanaan waran adalah mulai dari 12 Juni 2019 s/d 10 Desember 2021.

Penerbitan saham baru dalam rangka pelaksanaan konversi tidak disertai penerbitan Waran. Untuk aksi korporasi ini, Perseroan menunjuk PT RHB Sekuritas Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek (Joint Lead Underwriters atau JLU). Periode penawaran awal (book building) akan berlangsung pada tanggal 9 – 19 November 2018, dengan perkiraan tanggal efektif pada 30 November 2018. Adapun penawaran umum akan dilaksanakan pada 4-6 Desember 2018 dan pencatatan perdana saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditargetkan pada 12 Desember 2018. Perseroan berencana mengalokasikan sekitar 50,0% dana hasil IPO untuk akuisisi lahan di wilayah Jabodetabek, 30,0% untuk belanja modal dan pengembangan, serta sekitar 20,0% untuk modal kerja perseroan.

 Aset lancar Perseroan pada Semester I 2018 mengalami kenaikan sebesar Rp17,3 Miliar, atau sebesar 1,69% dibandingkan dengan semester sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan karena adanya peningkatan pada aset real estat sebesar Rp162,31 Miliar, atau sebesar 43,09%, sejalan dengan terlaksananya pembangunan proyek-proyek yang dimiliki oleh Perseroan. Pendapatan Urban Jakarta Semester I 2018 sebesar Rp52,4 Miliar, meningkat sebesar 44,00% dibanding pendapatan tahun 2017. Peningkatan ini terjadi karena Perseroan telah menjual apartemen Lot 1 di proyek Gateway Park di Semester I 2018, dimana pada tahun 2017 Perseroan baru menjual Ruko di proyek Gateway Park.

Marjin laba bersih Perseroan pada Semester I 2018 sebesar 33,72%, meningkat dibandingkan semester sebelumnya, yaitu 28,36%. Hal ini dikarenakan terjadi peningkatan laba bersih Perseroan yang bersumber dari kenaikan pendapatan Perseroan. Saat ini, Urban Jakarta tengah membangun empat proyek berkonsep TOD yang berada pada lintasan jaringan LRT Jabodetabek.

Total nilai keempat proyek tersebut adalah sekitar Rp 10,2 triliun selama kurang lebih lima tahun dan dua di antaranya merupakan Kerjasama Operasi (KSO) dengan PT Adhi Commuter Properti (d/h PT Adhi Karya Tbk – Divisi TOD) yaitu Gateway Park (Rp 3,7 triliun) dan Urban Signature (Rp 3,77 triliun). Sementara dua proyek lainnya yaitu Urban Sky (Rp 1,41 triliun) dan Urban Suites (Rp 1,58 triliun) dikembangkan sendiri oleh Urban Jakarta.

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
25/11/2019 19:55 WIB
Transformasi Jasa Tirta II
Perum Jasa Tirta II selama pengabdian 52 Tahun telah melakukan berbagai bentuk kegiatan antara lain pengelolaan air yang 90 persennya digunakan untuk mengairi kawasan pertanian lebih dari 240.000 hektar di Jawa Barat. Dengan hasil panen rata-rata 5,5 ton perhektar dalam dua musim…
 
Nasional
25/11/2019 17:58 WIB
Pertamina Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (persero) memutuskan melakukan perubahan di level Direksi maupun Dewan Komisaris. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditunjuk menjadi Komisaris Utama, Budi Gunadi Sadikin menjadi Wakil Komisaris Utama dan Condro Kirono sebagai Komisaris. Selain…
 
Nasional
23/11/2019 10:49 WIB
Menteri BUMN Tunjuk Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menjadi Komisaris Utama di PT Pertamina (Persero). Sebelumnya komisaris utama dipegang oleh Tanri Abeng. 
 
Nasional
22/11/2019 20:21 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir Tunjuk Pahala Jadi Dirut Bank BTN
Selain mengangkat Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga mengangkat Pahala N Mansuri menjadi Direktur Utama Bank BTN. Pahala Sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan Pertamina digantikan oleh Emma dari Dirut Telkomsel.
 
Nasional
20/11/2019 17:43 WIB
Laba IPC Naik 18,38 Persen di Triwulan III/2019
PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) mencetak laba pada kuartal III/2019 mencapai Rp2,21 triliun. Laba tersebut meningkat 18,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018. Sedangkan pendapatan usaha naik 2,41 persen menjadi Rp8,56 triliun.
 
Nasional
31/10/2019 19:25 WIB
Andalkan Ekspor, MASA Gali Terus Potensi Pasar di AS dan Asia Pasifik
Pertumbuhan kinerja yang cukup signifikan berhasil ditorehkan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) di sepanjang tahun 2018 lalu. Penjualan jenis produk Tourisme Camionnette (TC), misalnya, tercatat tumbuh 10 persen dari semula 7,61 juta unit ban pada periode sebelumnya menjadi 8,37…
 
Nasional
30/10/2019 19:09 WIB
Antisipasi Cuaca Ekstrem, AXA Group Luncurkan Asuransi Parametrik
Kondisi cuaca ekstrem yang dalam beberapa waktu terakhir melanda sejumlah daerah disikapi oleh AXA Group dengan membentuk entitas bisnis khusus yang diberi nama AXA Climate.